'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ kuansing
BPDASHL,Keberhasilan Rehabilitasi Hutan Perlu Jaminan Keberlanjutan
| Selasa, 18 Januari 2022
Editor : | Penulis : admin

Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) mengadakan Seminar dan pemaparan pembahasan serta serah terima hasil pekerjaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) untuk wilayah KPH Singingi. Kamis,(13/1/2022),bertempat di Aula pertemuan Kantor BPDASHL Singingi. Pemaparan dilakukan oleh Konsultan Pengawas dan Penilai, Pelaksana RHL dan dibahas bersama dengan pemangku kawasan dan pihak BPDASHL Indragiri Rokan.

 

 

Dalam sambutan dan arahannya Kepala BPDASHL Indragiri Rokan, Irpana Nur, S.Hut., M.Sc. atau yang lebih akrab dipanggil Irpan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat aktif dalam pelaksanaan RHL. “Kepada KPH Singingi, Kelompok Pelaksana Swakelola, Pihak Penyedia, Konsultan Pengawas Penilai, Yayasan Hutanriau selaku LSM Pendamping, Pengaman RHL dari TNI dan Polri, serta rekan-rekan media yang telah bekerjasama dan mendukung pelaksanaan RHL di wilayah Hutan Lindung Bukit Betabuh dan Hutan Lindung Sentajo kami sampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya” ucap Irpan.

Irpan mengatakan bahwa RHL itu adalah pekerjaan mulia, karena memberikan manfaat bagi alam semesta beserta makhluk hidup yang ada di dalamnya. “Setiap batang tanaman RHL perlu dirawat dan dijaga agar bisa dimanfaatkan hasilnya. Penyerahan hasil penanaman dan pemeliharaan ini hakikatnya adalah menyerahkan asset kepada Pemangku Kawasan untuk dapat dikelola dan dimanfaatkan. Untuk itu perlu ada keberlanjutan dalam pemeliharaan” lanjut Irpan.

Kepala KPH Singingi, Abriman, S.Hut., M.M. yang hadir langsung dalam pertemuan menyampaikan terima kasih atas fasilitasi dan bantuan yang telah diberikan BPDASHL Indragiri Rokan selama ini dalam pengelolaan KPH Singingi. Abriman menyampaikan bahwa apabila Kelompok-Kelompok Masyarakat dan Kelompok-Kelompok Tani Hutan yang selama ini berperan aktif sebagai pelaksana swakelola tidak bersedia untuk melakukan pemeliharaan lanjutan, maka tentu berat baginya untuk menerima hasil pekerjaan RHL tersebut. “KPH Singingi ini sangat terbatas sumberdayanya, baik personil, fasilitas, apalagi pembiayaan, sehingga kalua tidak dibantu maka pengelolaan dan pemeliharaan lanjutan akan sulit terlaksana”.

Syukri, salah seorang Ketua Kelompok Pelaksana Swakelola menyampaikan tanggapan “Kami mewakili semua kelompok pelaksana swakelola menyampaikan bahwa kami sangat berharap agar hasil pekerjaan RHL yang telah kami upayakan selama 3 tahun ini dapat diserahkan Kembali kepada kami agar dapat dipelihara dan dimanfaatkan hasilnya. Masyarakat siap berkolaborasi sepanjang diberikan mandat dan kepercayaan oleh pemangku Kawasan”. Dalam kesempatan itu juga Syukri menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas segala bantuan dan dukungan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas semua kesalahan dan kehilafan yang mungkin terjadi selama proses RHL berlangsung.

Secara keseluruhan kelompok pelaksana RHL berharap keberlanjutan program. Artinya jangan hanya terhenti di Tahun 2021 saja, karena ancaman dan gangguan terhadap kelestarian Hutan Lindung Bukit Betabuh dan Hutan Lindung Sentajo masih massif terjadi dan memerlukan sinergi serta kolaborasi semua pihak yang peduli. Fasilitasi program-program pengelolaan hutan dalam bentuk perhutanan social mungkin bisa menjadi salah satu bentuk solusi. Tanpa keberlanjutan pengelolaan, maka harapan keberhasilan manfaat rehabilitasi hutan seperti mimpi yang tak akan menjadi kenyataan.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
kuansing

BPDASHL,Keberhasilan Rehabilitasi Hutan Perlu Jaminan Keberlanjutan
Selasa, 18 Januari 2022
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) mengadakan Seminar dan pemaparan pembahasan serta serah terima hasil pekerjaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) untuk wilayah KPH Singingi. Kamis,(13/1/2022),bertempat di Aula pertemuan Kantor BPDASHL Singingi. Pemaparan dilakukan oleh Konsultan Pengawas dan Penilai, Pelaksana RHL dan dibahas bersama dengan pemangku kawasan dan pihak BPDASHL Indragiri Rokan.

 

 

Dalam sambutan dan arahannya Kepala BPDASHL Indragiri Rokan, Irpana Nur, S.Hut., M.Sc. atau yang lebih akrab dipanggil Irpan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat aktif dalam pelaksanaan RHL. “Kepada KPH Singingi, Kelompok Pelaksana Swakelola, Pihak Penyedia, Konsultan Pengawas Penilai, Yayasan Hutanriau selaku LSM Pendamping, Pengaman RHL dari TNI dan Polri, serta rekan-rekan media yang telah bekerjasama dan mendukung pelaksanaan RHL di wilayah Hutan Lindung Bukit Betabuh dan Hutan Lindung Sentajo kami sampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya” ucap Irpan.

Irpan mengatakan bahwa RHL itu adalah pekerjaan mulia, karena memberikan manfaat bagi alam semesta beserta makhluk hidup yang ada di dalamnya. “Setiap batang tanaman RHL perlu dirawat dan dijaga agar bisa dimanfaatkan hasilnya. Penyerahan hasil penanaman dan pemeliharaan ini hakikatnya adalah menyerahkan asset kepada Pemangku Kawasan untuk dapat dikelola dan dimanfaatkan. Untuk itu perlu ada keberlanjutan dalam pemeliharaan” lanjut Irpan.

Kepala KPH Singingi, Abriman, S.Hut., M.M. yang hadir langsung dalam pertemuan menyampaikan terima kasih atas fasilitasi dan bantuan yang telah diberikan BPDASHL Indragiri Rokan selama ini dalam pengelolaan KPH Singingi. Abriman menyampaikan bahwa apabila Kelompok-Kelompok Masyarakat dan Kelompok-Kelompok Tani Hutan yang selama ini berperan aktif sebagai pelaksana swakelola tidak bersedia untuk melakukan pemeliharaan lanjutan, maka tentu berat baginya untuk menerima hasil pekerjaan RHL tersebut. “KPH Singingi ini sangat terbatas sumberdayanya, baik personil, fasilitas, apalagi pembiayaan, sehingga kalua tidak dibantu maka pengelolaan dan pemeliharaan lanjutan akan sulit terlaksana”.

Syukri, salah seorang Ketua Kelompok Pelaksana Swakelola menyampaikan tanggapan “Kami mewakili semua kelompok pelaksana swakelola menyampaikan bahwa kami sangat berharap agar hasil pekerjaan RHL yang telah kami upayakan selama 3 tahun ini dapat diserahkan Kembali kepada kami agar dapat dipelihara dan dimanfaatkan hasilnya. Masyarakat siap berkolaborasi sepanjang diberikan mandat dan kepercayaan oleh pemangku Kawasan”. Dalam kesempatan itu juga Syukri menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas segala bantuan dan dukungan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas semua kesalahan dan kehilafan yang mungkin terjadi selama proses RHL berlangsung.

Secara keseluruhan kelompok pelaksana RHL berharap keberlanjutan program. Artinya jangan hanya terhenti di Tahun 2021 saja, karena ancaman dan gangguan terhadap kelestarian Hutan Lindung Bukit Betabuh dan Hutan Lindung Sentajo masih massif terjadi dan memerlukan sinergi serta kolaborasi semua pihak yang peduli. Fasilitasi program-program pengelolaan hutan dalam bentuk perhutanan social mungkin bisa menjadi salah satu bentuk solusi. Tanpa keberlanjutan pengelolaan, maka harapan keberhasilan manfaat rehabilitasi hutan seperti mimpi yang tak akan menjadi kenyataan.