'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pekanbaru
Disdik Riau Keluarkan Kebijakan Sekolah Tatap Muka 100 Persen
| Selasa, 4 Januari 2022
Editor : | Penulis : admin

PEKANBARU, superriau.com  - Pemprov Riau, melalui Dinas Pendidikan provinsi Riau, mengeluarkan kebijakan pelaksanaan Sekolah Tatap Muka (STM) 100 persen di masa pandemi COVID-19. Kebijakan tersebut mulai dijalankan diawal masuk sekolah semester dua, atau diawal tahun 2022. Setelah melihat kondisi COVID-19 di Provinsi Riau sudah melandai.

Kepala Dinas Pendidikan Provisi Riau, Kamsol, mengatakan, keputusan STM 100 persen diambil berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tertanggal 21 Desember Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19.

“Sekolah tatap muka 100 persen sudah mulai hari ini (kemarin red). Jadi jumlah siswa yang masuk itu 100 persen, tapi dibagi sif. Setiap harinya dilakukan sekolah pagi dan sore, untuk sif pertama masuknya 6 jam, dan sif kedua itu 5 jam. Seminggu ke depannya diputar kembali yang siswanya masuk sore atau sif kedua, masuk sif pertama,” ujar Kamsol, Senin (3/1).

“Kebijakan ini sesuai dengan SKB empat mentri, dan disesuaikan juga dengan kondisi sekolah di Kabupaten Kota. Seluruh siswa juga diwajibkan menjalankan protokol kesehatan selama proses belajar mengajar, dengan memakai masker, dan tersedianya tempat cuci tangan,” tambahnya.

Dijelaskan Kamsol, saat ini Pemerintah pusat masih memperpanjang status pandemi COVID-19. Untuk di Provinsi Riau juga masih menerapkan PPKM level 2 dan level 1, sesuai dengan kondisi COVID-19 di Kabupaten Kota. Dengan status tersebut maka di Provinsi Riau, bisa menerapkan STM 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Kabupaten Kota menyesuaikan dengan kondisi COVID-19 sekarang. Ada yang level dua dan ada yang level satu di Riau, ada juga yang menetapkan sekolah tatap muka 100 persen tanpa sif. Tapi dengan kondisi PPKM level satu, dan siswanya sudah vaksin 100 persen, begitu juga dengan kondisi di sekitar sekolah,” jelasnya.

Untuk vaksinasi bagi peserta didik di Provinsi Riau, kata Kamsol, untuk tenaga pendidik dan peserta didik baru mencapai 70 persen. Untuk itu pihaknya dalam beberapa hari ke depan akan memberikan himbauan kepada seluruh sekolah mengadakan vaksinasi.

“Sekarang ini vaksinasi vagi tenaga pendidik dan peserat didik baru mencapai sekitar 70 persen. Nah, inilah yang kita kejar agar seluruh guru dan siswa bisa di vaksin selama masa sekolah ini, untuk mencapai target 100 persen vaksinasi. Agar terberuk herd immunity atau kekebalan tubuh bagi seluruh siswa dan guru,” kata Kamsol.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Disdik Riau Keluarkan Kebijakan Sekolah Tatap Muka 100 Persen
Selasa, 4 Januari 2022
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

PEKANBARU, superriau.com  - Pemprov Riau, melalui Dinas Pendidikan provinsi Riau, mengeluarkan kebijakan pelaksanaan Sekolah Tatap Muka (STM) 100 persen di masa pandemi COVID-19. Kebijakan tersebut mulai dijalankan diawal masuk sekolah semester dua, atau diawal tahun 2022. Setelah melihat kondisi COVID-19 di Provinsi Riau sudah melandai.

Kepala Dinas Pendidikan Provisi Riau, Kamsol, mengatakan, keputusan STM 100 persen diambil berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tertanggal 21 Desember Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19.

“Sekolah tatap muka 100 persen sudah mulai hari ini (kemarin red). Jadi jumlah siswa yang masuk itu 100 persen, tapi dibagi sif. Setiap harinya dilakukan sekolah pagi dan sore, untuk sif pertama masuknya 6 jam, dan sif kedua itu 5 jam. Seminggu ke depannya diputar kembali yang siswanya masuk sore atau sif kedua, masuk sif pertama,” ujar Kamsol, Senin (3/1).

“Kebijakan ini sesuai dengan SKB empat mentri, dan disesuaikan juga dengan kondisi sekolah di Kabupaten Kota. Seluruh siswa juga diwajibkan menjalankan protokol kesehatan selama proses belajar mengajar, dengan memakai masker, dan tersedianya tempat cuci tangan,” tambahnya.

Dijelaskan Kamsol, saat ini Pemerintah pusat masih memperpanjang status pandemi COVID-19. Untuk di Provinsi Riau juga masih menerapkan PPKM level 2 dan level 1, sesuai dengan kondisi COVID-19 di Kabupaten Kota. Dengan status tersebut maka di Provinsi Riau, bisa menerapkan STM 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Kabupaten Kota menyesuaikan dengan kondisi COVID-19 sekarang. Ada yang level dua dan ada yang level satu di Riau, ada juga yang menetapkan sekolah tatap muka 100 persen tanpa sif. Tapi dengan kondisi PPKM level satu, dan siswanya sudah vaksin 100 persen, begitu juga dengan kondisi di sekitar sekolah,” jelasnya.

Untuk vaksinasi bagi peserta didik di Provinsi Riau, kata Kamsol, untuk tenaga pendidik dan peserta didik baru mencapai 70 persen. Untuk itu pihaknya dalam beberapa hari ke depan akan memberikan himbauan kepada seluruh sekolah mengadakan vaksinasi.

“Sekarang ini vaksinasi vagi tenaga pendidik dan peserat didik baru mencapai sekitar 70 persen. Nah, inilah yang kita kejar agar seluruh guru dan siswa bisa di vaksin selama masa sekolah ini, untuk mencapai target 100 persen vaksinasi. Agar terberuk herd immunity atau kekebalan tubuh bagi seluruh siswa dan guru,” kata Kamsol.