'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pekanbaru
APBD Kota Pekanbaru tahun 2022 Disyahkan Sebesar Rp 2,56 Triliun, Alami Defisit Anggran Rp 30 Miliar
| Selasa, 30 November 2021
Editor : | Penulis : admin

DPRD Bersama Pemko Pekanbaru menggelar Rapat Paripurna Pengesahan R-APBD Murni 2022, Senin malam (29/11/2021).

Rapat Paripurna ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM, di dampingi Wakil Ketua DPRD lainnya Ginda Burnama ST, T Azwendi Fajri SE, dan Hamdani SIP.

Hadir dari Pemko, Walikota Pekanbaru Firdaus MT, Sekko HM Jamil, Asisten I Syoffaizal, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pria Budi, para Kepala OPD, serta unsur Forkompimda Pekanbaru lainnya.

 Dalam Paripurna tersebut,Juru bicara Banggar DPRD, Ruslan Tarigan SPd MH menyampaikan, padaAPBD 2022 harus bersentuhan dengan aspirasi masyarakat. Termasuk infrastruktur, ekonomi, kesehatan pendidikan UMKM.

Banggar meminta Pemko Pekanbaru, dari nilai APBD 2022 yang sudah disepakati Rp 2,560 triliun, yang berarti turun Rp 30,231 miliar atau 1,17 persen agar harus bersentuhan dengan aspirasi masyarakat. Termasuk infrastruktur, ekonomi, kesehatan pendidikan UMKM.

"PAD pada APBD 2022 ini diproyeksikan sebesar Rp 928,999 miliar. Sementara belanja daerah secara keseluruhan Rp 2,552 triliun. Sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah direncanakan Rp 7,850 miliar," terangnya.

“APBD Tahun 2022, secara keseluruhan mengalami penurunan sebesar Rp 30,231 miliar atau 1,18 persen dari APBD Murni 2021 sebesar Rp 2,590 triliun menjadi sebesar Rp 2,560 triliun.

 

Sementara itu, Walikota Pekanbaru Firdaus MT menyampaikan rasa terima kasih Pemko Pekanbaru, yang sudah mengesahkan Perda APBD 2022, ini demi mewujudkan visi misi Smart City Madani.


“Angka Rp 2,560 triliun untuk tahun 2022, turun dari APBD 2021 yakni Rp 2,597. Penurunannya akibat serapan PAD rendah, karena hantaman pandemi Covid-19," sebut Walikota Pekanbaru.

Dijelaskan Walikota Pekanbaru lagi, fokus anggaran tahun 2022 masih untuk penanganan covid-19. Karena kondisi saat ini, Kota Pekanbaru masih perlu penanganan serius Covid-19.

Perlu kerjasama dengan semua pihak, terutama masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

"Tapi untuk sektor lainnya, Pemko juga menganggarkannya. Terutama pendidikan, UMKM, dan sektor lainnya. Sekali lagi, kami ucapkan ribuan terima kasih kepada semua anggota DPRD Pekanbaru, yang sudah mengesahkan APBD 2022, sehingga bisa dilaksanakan untuk kemaslahatan masyarakat Kota Pekanbaru," sebutnya.



 

"Memang angka Rp 2,560 triliun untuk tahun 2022, turun dari APBD 2021 yakni Rp 2,597. Penurunannya akibat serapan PAD rendah, karena hantaman pandemi Covid-19," sebut Walikota Pekanbaru.

Dijelaskan Walikota Pekanbaru lagi, fokus anggaran tahun 2022 masih untuk penanganan covid-19. Karena kondisi saat ini, Kota Pekanbaru masih perlu penanganan serius Covid-19.

Perlu kerjasama dengan semua pihak, terutama masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

"Tapi untuk sektor lainnya, Pemko juga menganggarkannya. Terutama pendidikan, UMKM, dan sektor lainnya. Sekali lagi, kami ucapkan ribuan terima kasih kepada semua anggota DPRD Pekanbaru, yang sudah mengesahkan APBD 2022, sehingga bisa dilaksanakan untuk kemaslahatan masyarakat Kota Pekanbaru," sebutnya.



 

 

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

APBD Kota Pekanbaru tahun 2022 Disyahkan Sebesar Rp 2,56 Triliun, Alami Defisit Anggran Rp 30 Miliar
Selasa, 30 November 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

DPRD Bersama Pemko Pekanbaru menggelar Rapat Paripurna Pengesahan R-APBD Murni 2022, Senin malam (29/11/2021).

Rapat Paripurna ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM, di dampingi Wakil Ketua DPRD lainnya Ginda Burnama ST, T Azwendi Fajri SE, dan Hamdani SIP.

Hadir dari Pemko, Walikota Pekanbaru Firdaus MT, Sekko HM Jamil, Asisten I Syoffaizal, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pria Budi, para Kepala OPD, serta unsur Forkompimda Pekanbaru lainnya.

 Dalam Paripurna tersebut,Juru bicara Banggar DPRD, Ruslan Tarigan SPd MH menyampaikan, padaAPBD 2022 harus bersentuhan dengan aspirasi masyarakat. Termasuk infrastruktur, ekonomi, kesehatan pendidikan UMKM.

Banggar meminta Pemko Pekanbaru, dari nilai APBD 2022 yang sudah disepakati Rp 2,560 triliun, yang berarti turun Rp 30,231 miliar atau 1,17 persen agar harus bersentuhan dengan aspirasi masyarakat. Termasuk infrastruktur, ekonomi, kesehatan pendidikan UMKM.

"PAD pada APBD 2022 ini diproyeksikan sebesar Rp 928,999 miliar. Sementara belanja daerah secara keseluruhan Rp 2,552 triliun. Sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah direncanakan Rp 7,850 miliar," terangnya.

“APBD Tahun 2022, secara keseluruhan mengalami penurunan sebesar Rp 30,231 miliar atau 1,18 persen dari APBD Murni 2021 sebesar Rp 2,590 triliun menjadi sebesar Rp 2,560 triliun.

 

Sementara itu, Walikota Pekanbaru Firdaus MT menyampaikan rasa terima kasih Pemko Pekanbaru, yang sudah mengesahkan Perda APBD 2022, ini demi mewujudkan visi misi Smart City Madani.


“Angka Rp 2,560 triliun untuk tahun 2022, turun dari APBD 2021 yakni Rp 2,597. Penurunannya akibat serapan PAD rendah, karena hantaman pandemi Covid-19," sebut Walikota Pekanbaru.

Dijelaskan Walikota Pekanbaru lagi, fokus anggaran tahun 2022 masih untuk penanganan covid-19. Karena kondisi saat ini, Kota Pekanbaru masih perlu penanganan serius Covid-19.

Perlu kerjasama dengan semua pihak, terutama masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

"Tapi untuk sektor lainnya, Pemko juga menganggarkannya. Terutama pendidikan, UMKM, dan sektor lainnya. Sekali lagi, kami ucapkan ribuan terima kasih kepada semua anggota DPRD Pekanbaru, yang sudah mengesahkan APBD 2022, sehingga bisa dilaksanakan untuk kemaslahatan masyarakat Kota Pekanbaru," sebutnya.



 

"Memang angka Rp 2,560 triliun untuk tahun 2022, turun dari APBD 2021 yakni Rp 2,597. Penurunannya akibat serapan PAD rendah, karena hantaman pandemi Covid-19," sebut Walikota Pekanbaru.

Dijelaskan Walikota Pekanbaru lagi, fokus anggaran tahun 2022 masih untuk penanganan covid-19. Karena kondisi saat ini, Kota Pekanbaru masih perlu penanganan serius Covid-19.

Perlu kerjasama dengan semua pihak, terutama masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

"Tapi untuk sektor lainnya, Pemko juga menganggarkannya. Terutama pendidikan, UMKM, dan sektor lainnya. Sekali lagi, kami ucapkan ribuan terima kasih kepada semua anggota DPRD Pekanbaru, yang sudah mengesahkan APBD 2022, sehingga bisa dilaksanakan untuk kemaslahatan masyarakat Kota Pekanbaru," sebutnya.