'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pekanbaru
APBD Perubahan 2021 Pekanbaru Disahkan Sebesar Rp2,649 Triliun
| Kamis, 30 September 2021
Editor : | Penulis : admin

Walikota Pekanbaru Firdaus,Sekdako Muhammad Jamil,Didampingi Oleh Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama,Dua Wakil Ketua lainnya Tengku Azwendi Fajri, SE dan Ir. Nofrizal, MM. Usai Menandatangani Naskah APBD-P 2021

DPRD bersama Pemerintah Kota Pekanbaru menggelar rapat paripurna pengesahan APBD Perubahan 2021 Kota Pekanbaru sebesar Rp2,649 triliun. Angka itu termasuk Dana BOS dari Pemerintah Pusat sebesar Rp108 miliar dan Dana dari Provinsi sebesar Rp12 miliar.

Pengesahan APBD Perubahan itu berlangsung dalam rapat paripurna ke-5 masa sidang kesatu tahun 2021/2022 di Ruang Paripurna Gedung Balai Payung Sekaki, Rabu (29/9). Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama didampingi Dua Wakil Ketua lainnya Tengku Azwendi Fajri, SE dan Ir. Nofrizal, MM.

Rapat paripurna ini dihadiri langsung oleh Walikota Pekanbaru Firdaus beserta Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Muhammad Jamil, Kepala OPD hingga Camat.

Walikota Pekanbaru Firdaus beserta Sekdako Muhammad Jamil,Didampingi Oleh Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama,Dua Wakil Ketua lainnya Tengku Azwendi Fajri, SE dan Ir. Nofrizal, MM. Menandatangani Naskah APBD-P 2021.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama,Dua Wakil Ketua lainnya Tengku Azwendi Fajri, SE dan Ir. Nofrizal, MM. Disaksiakan Walikota Pekanbaru Firdaus beserta Sekdako Muhammad Jamil Menandatangani Naskah APBD-P 2021.

Ginda Burnama mengatakan, APBD Perubahan tahun 2021 disahkan sebesar Rp2,649 Triliun. Hal ini sesuai dengan draf MoU KUA-PPAS APBD Perubahan tahun 2021 yang telah ditandatangani bersama pada tanggal 22 September lalu. 

"Sesuai dengan apa yang telah disampaikan Pemko kepada DPRD bahwa agenda dalam tiga bulan ke depan ini memang difokuskan untuk tunda bayar," kata Ginda.

Ginda mengungkapkan Pemko Pekanbaru optimis menuntaskan masalah pembayaran tunda bayar didalam APBD Perubahan 2021. Lanjutnya, DPRD melihat akan ada sisa tunda bayar. 

"Namun, berapa sisanya itu belum kelihatan. Tetapi menurut saya pribadi, melihat PAD kita belum berdampak besar, sepertinya ini masih ada tunda bayar sedikit lagi," jelasnya.

Walikota Pekanbaru Firdaus menjelaskan APBD Perubahan tahun 2021 senilai Rp2,649 Triliun mengalami penurunan sebesar Rp68 Miliar. Hal ini dikarenakan pendapatan daerah yang menurun drastis dan juga transfer pusat ke daerah belum dilakukan.

"Di APBD Perubahan ini Pemko juga menerima penyaluran BOS. Ada honor guru bantu yang dibiayai pemerintah provinsi. Itu mesti dimasukkan di perubahan anggaran ini. Jadi APBD ada perubahan angka, tapi tidak dengan nilainya," jelasnya.

 

Ia menambahkan, penyaluran BOS dari pemerintah pusat ke daerah sekitar Rp108 miliar. Kemudian, ada honor guru bantu yang dibiayai pemerintah provinsi mendapatkan titipan sekitar Rp12 miliar. Sehingga totalnya sebesar Rp120 miliar.

Selain fokus melunasi tunda bayar, Firdaus mengatakan perubahan yang signifikan dari APBD Perubahan tahun 2021 tersebut adalah semua kegiatan digeser untuk biaya penanganan Covid-19. "Kita fokuskan untuk penanganan Covid-19, kemudian pembiayaan kegiatan rutin serta pelayanan publik di bidang transportasi seperti Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU)," katanya.

Walikota juga mengapresiasi DPRD Pekanbaru yang telah membahas dan mengesahkan APBD Perubahan tahun 2021. Hal ini dinilai sebagai langkah untuk percepatan pemulihan ekonomi dan sosial akibat dampak pandemi Covid-19.

"Pemerintah sekarang diminta cepat bergerak dalam rangka percepatan ekonomi ini. Semoga anggaran perubahan ini bermanfaat bagi masyarakat Pekanbaru," jelasnya.

 

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

APBD Perubahan 2021 Pekanbaru Disahkan Sebesar Rp2,649 Triliun
Kamis, 30 September 2021
Editor : | Penulis : admin
Walikota Pekanbaru Firdaus,Sekdako Muhammad Jamil,Didampingi Oleh Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama,Dua Wakil Ketua lainnya Tengku Azwendi Fajri, SE dan Ir. Nofrizal, MM. Usai Menandatangani Naskah APBD-P 2021
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

DPRD bersama Pemerintah Kota Pekanbaru menggelar rapat paripurna pengesahan APBD Perubahan 2021 Kota Pekanbaru sebesar Rp2,649 triliun. Angka itu termasuk Dana BOS dari Pemerintah Pusat sebesar Rp108 miliar dan Dana dari Provinsi sebesar Rp12 miliar.

Pengesahan APBD Perubahan itu berlangsung dalam rapat paripurna ke-5 masa sidang kesatu tahun 2021/2022 di Ruang Paripurna Gedung Balai Payung Sekaki, Rabu (29/9). Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama didampingi Dua Wakil Ketua lainnya Tengku Azwendi Fajri, SE dan Ir. Nofrizal, MM.

Rapat paripurna ini dihadiri langsung oleh Walikota Pekanbaru Firdaus beserta Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Muhammad Jamil, Kepala OPD hingga Camat.

Walikota Pekanbaru Firdaus beserta Sekdako Muhammad Jamil,Didampingi Oleh Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama,Dua Wakil Ketua lainnya Tengku Azwendi Fajri, SE dan Ir. Nofrizal, MM. Menandatangani Naskah APBD-P 2021.

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama,Dua Wakil Ketua lainnya Tengku Azwendi Fajri, SE dan Ir. Nofrizal, MM. Disaksiakan Walikota Pekanbaru Firdaus beserta Sekdako Muhammad Jamil Menandatangani Naskah APBD-P 2021.

Ginda Burnama mengatakan, APBD Perubahan tahun 2021 disahkan sebesar Rp2,649 Triliun. Hal ini sesuai dengan draf MoU KUA-PPAS APBD Perubahan tahun 2021 yang telah ditandatangani bersama pada tanggal 22 September lalu. 

"Sesuai dengan apa yang telah disampaikan Pemko kepada DPRD bahwa agenda dalam tiga bulan ke depan ini memang difokuskan untuk tunda bayar," kata Ginda.

Ginda mengungkapkan Pemko Pekanbaru optimis menuntaskan masalah pembayaran tunda bayar didalam APBD Perubahan 2021. Lanjutnya, DPRD melihat akan ada sisa tunda bayar. 

"Namun, berapa sisanya itu belum kelihatan. Tetapi menurut saya pribadi, melihat PAD kita belum berdampak besar, sepertinya ini masih ada tunda bayar sedikit lagi," jelasnya.

Walikota Pekanbaru Firdaus menjelaskan APBD Perubahan tahun 2021 senilai Rp2,649 Triliun mengalami penurunan sebesar Rp68 Miliar. Hal ini dikarenakan pendapatan daerah yang menurun drastis dan juga transfer pusat ke daerah belum dilakukan.

"Di APBD Perubahan ini Pemko juga menerima penyaluran BOS. Ada honor guru bantu yang dibiayai pemerintah provinsi. Itu mesti dimasukkan di perubahan anggaran ini. Jadi APBD ada perubahan angka, tapi tidak dengan nilainya," jelasnya.

 

Ia menambahkan, penyaluran BOS dari pemerintah pusat ke daerah sekitar Rp108 miliar. Kemudian, ada honor guru bantu yang dibiayai pemerintah provinsi mendapatkan titipan sekitar Rp12 miliar. Sehingga totalnya sebesar Rp120 miliar.

Selain fokus melunasi tunda bayar, Firdaus mengatakan perubahan yang signifikan dari APBD Perubahan tahun 2021 tersebut adalah semua kegiatan digeser untuk biaya penanganan Covid-19. "Kita fokuskan untuk penanganan Covid-19, kemudian pembiayaan kegiatan rutin serta pelayanan publik di bidang transportasi seperti Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU)," katanya.

Walikota juga mengapresiasi DPRD Pekanbaru yang telah membahas dan mengesahkan APBD Perubahan tahun 2021. Hal ini dinilai sebagai langkah untuk percepatan pemulihan ekonomi dan sosial akibat dampak pandemi Covid-19.

"Pemerintah sekarang diminta cepat bergerak dalam rangka percepatan ekonomi ini. Semoga anggaran perubahan ini bermanfaat bagi masyarakat Pekanbaru," jelasnya.