'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ nasional
Rakorda KPA Riau,Tiga Daerah Dapat Penghargaan
| Sabtu, 11 Desember 2021
Editor : | Penulis : admin

Superriau.com. Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riau melaksanakan rapat koordinasi daerah bersama pengurus komisi penanggulangan AIDS kabupaten/kota di Hotel Grand Zuri Kota Pekanbaru, Sabtu (11/12/2021).

Acara dibuka Plt Sekjen Kemendagri Dr. Drs. H Suhajar Diantoro, M.Si dan dihadir oleh Sekretaris KPA Riau Sri Suryaningsih,  Asisten I Setdaprov Riau Drs. H. Masrul Kasmy, M.Si , Wakil Walikota Pekanbaru H.  Ayat Cahyadi,  M.Si, Wakil Bupati Rokan Hilir Sulaiman SS,  MH, Asisten II Pemkab Bengkalis H. Heri Indra Putra, perwakilan Pemkab Kampar Dan Siak. Dalam sambutannya, Masrul Kasmy mengatakan," kita harus tetap waspada terhadap perkembangan kasus HIV/ AIDS, walaupun kita sekarang menghadapi pandemi covid-19 di Indonesia khususnya di Provinsi Riau.

"Sebab HIV / AIDS ini merupakan penyakit yang menjadi ancaman yang perlu menjadi perhatian bagi kita semua, jangan sampai kita lengah. Adanya rapat koordinasi ini akan dapat membuat strategi dan langkah- langkah dalam penanganan HIV/ AIDS di Riau",  harapan Masrul Kasmy. 

Dari itu, tujuan kegiatan yang dilaksanakan oleh KPA ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi dari berbagai seluruh sektor untuk mencapai ending AIDS di tahun 2030 dengan melakukan percepatan program pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS melalui strategi 3 Zero, yakni Zero New HIV Infection, Zero AIDS Related Deaths, dan Zero discrimination. 

KPA Provinsi Riau memberikan penghargaan kepada Kota Pekanbaru,  Siak,  Kampar yang paling aktif melakukan kampanye dalam penanggulangan HIV/AIDS di tahun 2021. Penghargaan ini langsung diserahkan oleh Suhajar yang didampingi  Masrul Kasmy dan Sri Suryaningsih. 


Plt. Sekjen Kemendagri Suhajar menyampaikan " upaya penanggulangan AIDS merupakan salah satu komponen yang menjadi tanggung jawab daerah dan termasuk dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM), Oleh sebab itu sudah menjadi kewajiban daerah yang diukur oleh pemerintah pusat". 
Suhajar menyampaikan agar seluruh kepala daerah tetap membuat anggaran dalam penanggulangan HIV/AIDS. karena awal munculnya kasus HIV/AIDS Indonesia menerima bantuan dana dari luar negeri. Dan saat ini bantuan tersebut sudah tidak ada lagi."
Foto kedua
"Pemerintahan konkuren adalah urusan Pemerintahan yang dibagi antara Pemerintah Pusat dan Daerah provinsi dan Daerah kabupaten/kota wajib berpelayanan dasar salah satunya di bidang kesehatan termasuk ke dalamnya penanggulangan HIV/AIDS. 
Dalam penanganan HIV/AIDS, KPA daerah dapat bekerja sesuai kebutuhan tugas pokok sesuai dengan PermendagrI no 20 tahun 2007. Setiap kepala daerah gubernur dan bupati/ walikota sudah mempunyai kewenangan sendiri, khususnya dalam membuat anggaran  penanggulangan HIV/AIDS di daerah masing-masing. 
"Sesuai dengan UUD 1945, negara wajib melindungi rakyat,  dalam arti rakyat wajib mendapatkan perlindungan dan pelayanan mengenai HIV/AIDS." tutur Suhajar
Untuk Kota Pekanbaru dalam penanggulangan HIV/AIDS, Ayat Cahyadi , menyampaikan "salah satu yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru adalah dengan menyediakan layanan pemeriksaan tes HIV di seluruh puskesmas utama di Kota Pekanbaru. 
“Tercatat 21 puskesmas dapat melayani tes atau pemeriksaan HIV. Selain itu, 22 rumah sakit baik yang dikelola pemerintah maupun swasta sudah dapat melayani tes  atau pemeriksaan HIV. Namun upaya ini masih terus dilakukan termasuk pada aspek pencegahan,” kata Ayat lagi. 

Untuk itu lanjut Ayat, diharapkan juga jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru dan instansi terkait untuk tetap melaksanakan upaya penanggulangan AIDS sesuai dengan tupoksi masing-masing. Berharap dengan dilaksanakan Rakor ini mendapatkan strategi dan upaya dalam penanggulangan HIV/AIDS di provinsi riau. (gery)

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
nasional

Rakorda KPA Riau,Tiga Daerah Dapat Penghargaan
Sabtu, 11 Desember 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Superriau.com. Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riau melaksanakan rapat koordinasi daerah bersama pengurus komisi penanggulangan AIDS kabupaten/kota di Hotel Grand Zuri Kota Pekanbaru, Sabtu (11/12/2021).

Acara dibuka Plt Sekjen Kemendagri Dr. Drs. H Suhajar Diantoro, M.Si dan dihadir oleh Sekretaris KPA Riau Sri Suryaningsih,  Asisten I Setdaprov Riau Drs. H. Masrul Kasmy, M.Si , Wakil Walikota Pekanbaru H.  Ayat Cahyadi,  M.Si, Wakil Bupati Rokan Hilir Sulaiman SS,  MH, Asisten II Pemkab Bengkalis H. Heri Indra Putra, perwakilan Pemkab Kampar Dan Siak. Dalam sambutannya, Masrul Kasmy mengatakan," kita harus tetap waspada terhadap perkembangan kasus HIV/ AIDS, walaupun kita sekarang menghadapi pandemi covid-19 di Indonesia khususnya di Provinsi Riau.

"Sebab HIV / AIDS ini merupakan penyakit yang menjadi ancaman yang perlu menjadi perhatian bagi kita semua, jangan sampai kita lengah. Adanya rapat koordinasi ini akan dapat membuat strategi dan langkah- langkah dalam penanganan HIV/ AIDS di Riau",  harapan Masrul Kasmy. 

Dari itu, tujuan kegiatan yang dilaksanakan oleh KPA ini bertujuan untuk mendorong kolaborasi dari berbagai seluruh sektor untuk mencapai ending AIDS di tahun 2030 dengan melakukan percepatan program pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS melalui strategi 3 Zero, yakni Zero New HIV Infection, Zero AIDS Related Deaths, dan Zero discrimination. 

KPA Provinsi Riau memberikan penghargaan kepada Kota Pekanbaru,  Siak,  Kampar yang paling aktif melakukan kampanye dalam penanggulangan HIV/AIDS di tahun 2021. Penghargaan ini langsung diserahkan oleh Suhajar yang didampingi  Masrul Kasmy dan Sri Suryaningsih. 


Plt. Sekjen Kemendagri Suhajar menyampaikan " upaya penanggulangan AIDS merupakan salah satu komponen yang menjadi tanggung jawab daerah dan termasuk dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM), Oleh sebab itu sudah menjadi kewajiban daerah yang diukur oleh pemerintah pusat". 
Suhajar menyampaikan agar seluruh kepala daerah tetap membuat anggaran dalam penanggulangan HIV/AIDS. karena awal munculnya kasus HIV/AIDS Indonesia menerima bantuan dana dari luar negeri. Dan saat ini bantuan tersebut sudah tidak ada lagi."
Foto kedua
"Pemerintahan konkuren adalah urusan Pemerintahan yang dibagi antara Pemerintah Pusat dan Daerah provinsi dan Daerah kabupaten/kota wajib berpelayanan dasar salah satunya di bidang kesehatan termasuk ke dalamnya penanggulangan HIV/AIDS. 
Dalam penanganan HIV/AIDS, KPA daerah dapat bekerja sesuai kebutuhan tugas pokok sesuai dengan PermendagrI no 20 tahun 2007. Setiap kepala daerah gubernur dan bupati/ walikota sudah mempunyai kewenangan sendiri, khususnya dalam membuat anggaran  penanggulangan HIV/AIDS di daerah masing-masing. 
"Sesuai dengan UUD 1945, negara wajib melindungi rakyat,  dalam arti rakyat wajib mendapatkan perlindungan dan pelayanan mengenai HIV/AIDS." tutur Suhajar
Untuk Kota Pekanbaru dalam penanggulangan HIV/AIDS, Ayat Cahyadi , menyampaikan "salah satu yang dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru adalah dengan menyediakan layanan pemeriksaan tes HIV di seluruh puskesmas utama di Kota Pekanbaru. 
“Tercatat 21 puskesmas dapat melayani tes atau pemeriksaan HIV. Selain itu, 22 rumah sakit baik yang dikelola pemerintah maupun swasta sudah dapat melayani tes  atau pemeriksaan HIV. Namun upaya ini masih terus dilakukan termasuk pada aspek pencegahan,” kata Ayat lagi. 

Untuk itu lanjut Ayat, diharapkan juga jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru dan instansi terkait untuk tetap melaksanakan upaya penanggulangan AIDS sesuai dengan tupoksi masing-masing. Berharap dengan dilaksanakan Rakor ini mendapatkan strategi dan upaya dalam penanggulangan HIV/AIDS di provinsi riau. (gery)