'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pelalawan
Tahun Depan, Pemkab Pelalawan Gelontorkan Rp30 Miliar untuk Pengadaan Pupuk Gratis
| Senin, 29 November 2021
Editor : | Penulis : admin

PELALAWAN ,superriau.com - APBD Kabupaten Pelalawan Tahun Anggaran 2022 mendatang pemkab setempat mengalokasikan dana senilai Rp30 miliar untuk pengadaan pupuk gratis. Bantuan pupuk gratis ini disalurkan kepada petani sawit serta petani sub sektor tanaman pangan dan hortikultura.

Demikian diungkapkan Bupati Pelalawan H Zukri Misran, Ahad (28/11/2021). Menurutnya, bantuan pupuk gratis di bidang perkebunan, bahwa Petani yang mendapat bantuan pupuk gratis pada sub sektor perkebunan adalah petani sawit, yang merupakan komoditas penting dan menjadi sumber penghasilan utama petani di Pelalawan.

Dikatakan Bupati Zukri sesungguhnya, bantuan pupuk ini sebagai pelaksanaan kebijakan yang sudah dituangkan di dalam RPJMD, dimana bantuan ini bersifat stimulasi dan edukasi bagi petani sawit sehingga terdorong untuk melakukan praktek budidaya yang baik, dimana selama ini seakan terabaikan.

Menurutnya, bantuan pupuk tentu saja akan dapat meningkatkan produktivitas lahan dan meningkatkan produksi dan kualitas TBS yang pada akhirnya, dapat lebih meningkatkan kesejahteraan petani.

"Adapun jenis pupuk yang akan dibantu adalah pupuk majemuk (NPK) dan pupuk organik cair, dengan nilai maksimum Rp1 juta per petani," ungkapnya.

Disebutkannya, petani penerima bantuan pupuk, kriteria umumnya yakni petani yang penghasilan utamanya dari kebun kelapa sawit, penduduk Pelalawan, tergabung dalam kelompok, produksi rendah, dan kepemilikan yang jelas, serta beberapa kriteria khusus. Kriteria ini akan ditetapkan di dalam Peraturan Bupati, yang nanti pada saatnya akan disampaikan dan didiskusi dengan DPRD.

Sementara itu jelasnya, bantuan pupuk pada sub sektor tanaman pangan dan hortikultura, kriteria petaninya, juga demikian, bahwa yang akan diberikan bantuan tersebut adalah petani yang sumber penghasilan utamanya dari aktivitas bercocok tanam komoditas pangan dan hortikultur, produksi rendah karena tidak mampu menerapkan budidaya yang baik (Good Agriculture Practice), kepemilikan lahan yang jelas dan tergabung dalam kelompok.

"Terkait dengan data calon penerima Program pupuk gratis baik di sektor perkebunan maupun sektor tanaman pangan, saat ini masih dalam proses pendataan," tandasnya.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pelalawan

Tahun Depan, Pemkab Pelalawan Gelontorkan Rp30 Miliar untuk Pengadaan Pupuk Gratis
Senin, 29 November 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

PELALAWAN ,superriau.com - APBD Kabupaten Pelalawan Tahun Anggaran 2022 mendatang pemkab setempat mengalokasikan dana senilai Rp30 miliar untuk pengadaan pupuk gratis. Bantuan pupuk gratis ini disalurkan kepada petani sawit serta petani sub sektor tanaman pangan dan hortikultura.

Demikian diungkapkan Bupati Pelalawan H Zukri Misran, Ahad (28/11/2021). Menurutnya, bantuan pupuk gratis di bidang perkebunan, bahwa Petani yang mendapat bantuan pupuk gratis pada sub sektor perkebunan adalah petani sawit, yang merupakan komoditas penting dan menjadi sumber penghasilan utama petani di Pelalawan.

Dikatakan Bupati Zukri sesungguhnya, bantuan pupuk ini sebagai pelaksanaan kebijakan yang sudah dituangkan di dalam RPJMD, dimana bantuan ini bersifat stimulasi dan edukasi bagi petani sawit sehingga terdorong untuk melakukan praktek budidaya yang baik, dimana selama ini seakan terabaikan.

Menurutnya, bantuan pupuk tentu saja akan dapat meningkatkan produktivitas lahan dan meningkatkan produksi dan kualitas TBS yang pada akhirnya, dapat lebih meningkatkan kesejahteraan petani.

"Adapun jenis pupuk yang akan dibantu adalah pupuk majemuk (NPK) dan pupuk organik cair, dengan nilai maksimum Rp1 juta per petani," ungkapnya.

Disebutkannya, petani penerima bantuan pupuk, kriteria umumnya yakni petani yang penghasilan utamanya dari kebun kelapa sawit, penduduk Pelalawan, tergabung dalam kelompok, produksi rendah, dan kepemilikan yang jelas, serta beberapa kriteria khusus. Kriteria ini akan ditetapkan di dalam Peraturan Bupati, yang nanti pada saatnya akan disampaikan dan didiskusi dengan DPRD.

Sementara itu jelasnya, bantuan pupuk pada sub sektor tanaman pangan dan hortikultura, kriteria petaninya, juga demikian, bahwa yang akan diberikan bantuan tersebut adalah petani yang sumber penghasilan utamanya dari aktivitas bercocok tanam komoditas pangan dan hortikultur, produksi rendah karena tidak mampu menerapkan budidaya yang baik (Good Agriculture Practice), kepemilikan lahan yang jelas dan tergabung dalam kelompok.

"Terkait dengan data calon penerima Program pupuk gratis baik di sektor perkebunan maupun sektor tanaman pangan, saat ini masih dalam proses pendataan," tandasnya.