'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ pekanbaru
Sekdaprov Riau Bahas Tindak Lanjut Hasil Evaluasi Ranperda P-APBD 2021Sekdaprov Riau Bahas Tindak La
| Rabu, 3 November 2021
Editor : | Penulis : admin

PEKANBARU , superriau.com - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau SF Hariyanto mempimpin Forum Group Discussion (FGD) tindak lanjut surat keputusan Menteri Dalam Negeri, tentang evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Provinsi Riau, terkait Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2021.

SF Hariyanto mengatakan, Pemprov Riau telah melakukan FGD tindak lanjut hasil evaluasi Ranperda pada hari ini. Juga melakukan penyempurnaan untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda) tentang P-APBD Riau Tahun 2021, sesuai dengan peraturan dalam Undang - Undang.

"Alhamdulillah Pemprov Riau telah melakukan FGD pada hari ini. Bertujuan untuk penyempurnaan agar dapat ditetapkan sebagai Perda yang sesuai dengan peraturan perundang - undangan," kata SF Hariyanto, di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Rabu (03/11/2021).

Ia juga menjelaskan, mencermati dinamika yang terjadi selama proses penyusunan P-APBD Tahun 2021 memberikan gambaran, bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki bersama. Khususnya terkait implementasi proses mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah.

"Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2012 tentang pengelolaan keuangan daerah dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020. Tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah," tambahnya.

SF Hariyanto menyampaikan, Pemprov Riau sudah memiliki semangat bersama yang tinggi, dengan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menyusun program pembangunan interpretasi kepada masyarakat.

"Salah satu hal yang menjadi catatan penting pada evaluasi Ranperda Provinsi Riau tentang P-APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2021 ini adalah, nasionalisasi belanja perjalanan dinas dengan memperhatikan aspek efektifitas, efesiensi, kepatuhan dan kewajaran serta penghematan," ujarnya, seperti yang dilansir dari mcr.

Pihaknya melanjutkan, adapun hasil rasionalisasi tersebut oleh Pemprov Riau telah dialihkan untuk mendanai sub kegiatan program prioritas sebagaimana tercantum dalam RPJMD. Baik itu perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), perubahan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang sesuai dengan kewenangan Pemprov Riau.

"Hal ini seiring dengan upaya efesiensi dan efektivitas pengalokasian anggaran yang perlu dilakukan dengan cara memberikan prioritas pada program program pemulihan ekonomi, meningkatkan pelayanan dasar pendidikan, dan kesehatan," jelasnya.

Selain itu, Sekdaprov Riau menuturkan penghematan pelayanan mutlak harus dilakukan terutama untuk program kegiatan yang sifatnya tidak mendesak.

"Untuk penghematan pelayanan ini mutlak harus dilakukan, terutama program kegiatan yang sifatnya tidaklah mendesak," tuturnya.

SF Hariyanto juga mengungkapkan, bahwa Pemprov Riau telah memenuhi alokasi anggaran mandotori sebagaimana telah diamanatkan oleh Peraturan Perundang - undangan terkait dengan alokasi fungsi pendidikan dan kesehatan.

"Namun untuk fungsi penguatan pembinaan dan pengawasan, Pemprov Riau telah berupaya secara bertahap untuk memenuhi alokasi anggaran penguatan pembinaan dan pegawasan sesuai dengan kewenangan atas efektivitas dan alokasi anggaran sebagai pelaksanaan ketentuan Perundang - undangan," tutupnya.

Turut hadir dalam FGD tersebut mendampingi Sekdaprov Riau SF Hariyanto, Asisten I Setdaprov Riau Jenri Salmon Ginting, Asisten II Setdaprov Evarefita, Kepala BPKAD Provinsi Riau Indra dan perwakilan OPD terkait lainnya.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Sekdaprov Riau Bahas Tindak Lanjut Hasil Evaluasi Ranperda P-APBD 2021Sekdaprov Riau Bahas Tindak La
Rabu, 3 November 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

PEKANBARU , superriau.com - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau SF Hariyanto mempimpin Forum Group Discussion (FGD) tindak lanjut surat keputusan Menteri Dalam Negeri, tentang evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Provinsi Riau, terkait Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2021.

SF Hariyanto mengatakan, Pemprov Riau telah melakukan FGD tindak lanjut hasil evaluasi Ranperda pada hari ini. Juga melakukan penyempurnaan untuk ditetapkan sebagai Peraturan Daerah (Perda) tentang P-APBD Riau Tahun 2021, sesuai dengan peraturan dalam Undang - Undang.

"Alhamdulillah Pemprov Riau telah melakukan FGD pada hari ini. Bertujuan untuk penyempurnaan agar dapat ditetapkan sebagai Perda yang sesuai dengan peraturan perundang - undangan," kata SF Hariyanto, di Ruang Rapat Melati Kantor Gubernur Riau, Rabu (03/11/2021).

Ia juga menjelaskan, mencermati dinamika yang terjadi selama proses penyusunan P-APBD Tahun 2021 memberikan gambaran, bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki bersama. Khususnya terkait implementasi proses mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah.

"Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2012 tentang pengelolaan keuangan daerah dan Permendagri Nomor 77 Tahun 2020. Tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah," tambahnya.

SF Hariyanto menyampaikan, Pemprov Riau sudah memiliki semangat bersama yang tinggi, dengan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menyusun program pembangunan interpretasi kepada masyarakat.

"Salah satu hal yang menjadi catatan penting pada evaluasi Ranperda Provinsi Riau tentang P-APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2021 ini adalah, nasionalisasi belanja perjalanan dinas dengan memperhatikan aspek efektifitas, efesiensi, kepatuhan dan kewajaran serta penghematan," ujarnya, seperti yang dilansir dari mcr.

Pihaknya melanjutkan, adapun hasil rasionalisasi tersebut oleh Pemprov Riau telah dialihkan untuk mendanai sub kegiatan program prioritas sebagaimana tercantum dalam RPJMD. Baik itu perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), perubahan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) yang sesuai dengan kewenangan Pemprov Riau.

"Hal ini seiring dengan upaya efesiensi dan efektivitas pengalokasian anggaran yang perlu dilakukan dengan cara memberikan prioritas pada program program pemulihan ekonomi, meningkatkan pelayanan dasar pendidikan, dan kesehatan," jelasnya.

Selain itu, Sekdaprov Riau menuturkan penghematan pelayanan mutlak harus dilakukan terutama untuk program kegiatan yang sifatnya tidak mendesak.

"Untuk penghematan pelayanan ini mutlak harus dilakukan, terutama program kegiatan yang sifatnya tidaklah mendesak," tuturnya.

SF Hariyanto juga mengungkapkan, bahwa Pemprov Riau telah memenuhi alokasi anggaran mandotori sebagaimana telah diamanatkan oleh Peraturan Perundang - undangan terkait dengan alokasi fungsi pendidikan dan kesehatan.

"Namun untuk fungsi penguatan pembinaan dan pengawasan, Pemprov Riau telah berupaya secara bertahap untuk memenuhi alokasi anggaran penguatan pembinaan dan pegawasan sesuai dengan kewenangan atas efektivitas dan alokasi anggaran sebagai pelaksanaan ketentuan Perundang - undangan," tutupnya.

Turut hadir dalam FGD tersebut mendampingi Sekdaprov Riau SF Hariyanto, Asisten I Setdaprov Riau Jenri Salmon Ginting, Asisten II Setdaprov Evarefita, Kepala BPKAD Provinsi Riau Indra dan perwakilan OPD terkait lainnya.