'
25 Rabiul Akhir 1448 H | Kamis, 8 Oktober 2026
×
/ nasional
Ribuan Buruh dan Mahasiswa Akan Demo di Istana Besok
| Rabu, 27 Oktober 2021
Editor : | Penulis : admin

Ilustrasi massa aksi mahasiswa dan buruh demonstasi. (CNN Indonesia/ Ryan Hadi) Baca artikel CNN Indonesia "Evaluasi Jokowi, Ribuan Buruh dan Mahasiswa Geruduk Istana Besok" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211027155538-20-713173/evaluasi-jokowi-ribuan-buruh-dan-mahasiswa-geruduk-istana-besok. Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Jakarta, Ribuan massa dari sejumlah organisasi buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) akan menggelar aksi unjuk rasa mengevaluasi dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo di periode kedua, Kamis (28/10) besok.
Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) Nining Elitos mengatakan, aksi rencananya akan digelar sekitar pukul 11.00 WIB. Aksi akan dilakukan di depan Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Iya besok aksi. Rencana titik kumpul depan Kedutaan Amerika, terus nanti longmarch ke Istana," kata Nining saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Rabu (27/10).


Dia berujar, aksi masih akan menuntut dan mengevaluasi kinerja Presiden Jokowi di tahun kedua pada periode keduanya. Nining menilai Jokowi masih gagal dalam mensejahterakan rakyat.

 

Selain buruh, Nining menyebut aksi juga akan bergabung dengan kelompok mahasiswa. Dia mengaku telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan beberapa kelompok mahasiswa yang rencananya akan melakukan aksi yang sama.

"Beberapa kelompok mahasiswa kita sudah ada koordinasi, komunikasi, mereka juga akan rencana aksi hal yang sama," kata Nining.

Rencana aksi tersebut sebelumnya telah disampaikan Nining. Massa akan membawa 10 tuntutan yang akan disampaikan ke pemerintah. Pertama, tuntutan mencabut UU Nomor 11 Tahun 2019 tentang Cipta Kerja dan berbagai aturan turunannya.

Kemudian, pihaknya mendesak penghentian pemutusan hubungan kerja (PHK), setop kriminalisasi dan penangkapan aktivis, hingga tuntutan atas jaminan persamaan hak dan perlindungan bagi pekerja rumah tangga dan buruh migran.
Selain Kasbi, beberapa elemen masyarakat yang berencana ikut aksi di Istana antara lain, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Sentral Gerakan Buruh Nasional (SGBN), Konfederasi Serikat Nasional (KSN), Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI).

"Kami tegas sampaikan kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin gagal menyejahterakan rakyat. Berbagai regulasi, melalui surat edaran, keputusan menteri, keputusan presiden dikeluarkan merugikan kepentingan rakyat dan lebih kedepankan investasi dan oligarki," ujarnya.



 

Index
Bupati Kasmarni Bersama DPRD Bengkalis Teken Perubahan APBD 2026 Sebesar Rp3,578 Triliun
Puan LAM-R Bengkalis Resmi Dilantik, Bupati Hj. Kasmarni Ucapkan Tahniah dan Ajak Perkuat Peran Pere
Cakupan Konektivitas Tembus 90 Persen, Pemerintah Kejar Kualitas 5G
Wamenkomdigi: Kedaulatan Digital Dimulai dari Konektivitas yang Bermanfaat
Perkuat Sinergi Ekonomi Daerah, Pemkab Bengkalis Hadiri RUPSLB BRK Syariah
Diskominfotik Sambangi SDN 04 Bengkalis, Edukasi Siswa tentang Bahaya Gadget dan Cyber Bullying
Silaturahmi Ketua Harian LPTQ Baru, Bahas Persiapan MTQ ke-51 di Bantan
Turnamen Domino dan Tenis Meja SIWO PWI Bengkalis Dibuka, Bupati Apresiasi Peran Pers
Menkomdigi Tegaskan Kewajiban Pelindungan Anak ke CEO Roblox di Amerika Serikat
Salurkan Bantuan Logistik, Wabup Bengkalis Tinjau Korban Kebakaran Rumah di Deluk
Index
Jawaban Bupati Bengkalis Terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD: Perubahan APBD 2026 Harus Bermanfaat u
Tampung Aspirasi Masyarakat, Wabup Bagus Santoso Terima Laporan Hasil Reses Anggota DPRD Bengkalis
Meski Padat Agenda Safari Dakwah, UAS Sempatkan Tabligh Akbar Bersama Bupati Bengkalis di Muara Basu
Wali Kota Pekanbaru: Rumah Dinas Terbuka Bagi Siapa Saja
Pemkab Bengkalis Perkuat Sinergi Bersama RRI, Siap Hadirkan Informasi Edukatif dan Manfaat
Optimalkan PAD dan Kelestarian Lingkungan, Pemkab Bengkalis Jajaki Kerja Sama Bidang AMDAL
Bupati Bengkalis Sampaikan Ranperda dan Nota Keuangan Perubahan APBD 2026, Fokus Perkuat Pembangunan
UMKM Jadi Bantalan Ekonomi Perbatasan, Pemkab Bengkalis Dorong Reaktivasi Perdagangan Lintas Batas S
Dorong Inovasi Digital, HMTI Polbeng Sukses Gelar KOMTIK XII Tahun 2026
Berikan Semangat Kontes Kapal Indonesia 2026, Bupati Kasmarni Saksikan Langsung Penampilan Tim Polbe
pemerintahan
Wali Kota Pekanbaru: Rumah Dinas Terbuka Bagi Siapa Saja
Pekanbaru Bersujud, Wako Agung dan Ratusan Warga Mohon Hujan di Tengah Kepungan Asap
Sekolah di Pekanbaru Dialihkan ke Daring, MBG Tetap Disalurkan
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
daerah
Bupati Kasmarni Bersama DPRD Bengkalis Teken Perubahan APBD 2026 Sebesar Rp3,578 Triliun
Puan LAM-R Bengkalis Resmi Dilantik, Bupati Hj. Kasmarni Ucapkan Tahniah dan Ajak Perkuat Peran Pere
Cakupan Konektivitas Tembus 90 Persen, Pemerintah Kejar Kualitas 5G
Wamenkomdigi: Kedaulatan Digital Dimulai dari Konektivitas yang Bermanfaat
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
nasional

Ribuan Buruh dan Mahasiswa Akan Demo di Istana Besok
Rabu, 27 Oktober 2021
Editor : | Penulis : admin
Ilustrasi massa aksi mahasiswa dan buruh demonstasi. (CNN Indonesia/ Ryan Hadi) Baca artikel CNN Indonesia "Evaluasi Jokowi, Ribuan Buruh dan Mahasiswa Geruduk Istana Besok" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211027155538-20-713173/evaluasi-jokowi-ribuan-buruh-dan-mahasiswa-geruduk-istana-besok. Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Jakarta, Ribuan massa dari sejumlah organisasi buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) akan menggelar aksi unjuk rasa mengevaluasi dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo di periode kedua, Kamis (28/10) besok.
Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) Nining Elitos mengatakan, aksi rencananya akan digelar sekitar pukul 11.00 WIB. Aksi akan dilakukan di depan Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Iya besok aksi. Rencana titik kumpul depan Kedutaan Amerika, terus nanti longmarch ke Istana," kata Nining saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Rabu (27/10).


Dia berujar, aksi masih akan menuntut dan mengevaluasi kinerja Presiden Jokowi di tahun kedua pada periode keduanya. Nining menilai Jokowi masih gagal dalam mensejahterakan rakyat.

 

Selain buruh, Nining menyebut aksi juga akan bergabung dengan kelompok mahasiswa. Dia mengaku telah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan beberapa kelompok mahasiswa yang rencananya akan melakukan aksi yang sama.

"Beberapa kelompok mahasiswa kita sudah ada koordinasi, komunikasi, mereka juga akan rencana aksi hal yang sama," kata Nining.

Rencana aksi tersebut sebelumnya telah disampaikan Nining. Massa akan membawa 10 tuntutan yang akan disampaikan ke pemerintah. Pertama, tuntutan mencabut UU Nomor 11 Tahun 2019 tentang Cipta Kerja dan berbagai aturan turunannya.

Kemudian, pihaknya mendesak penghentian pemutusan hubungan kerja (PHK), setop kriminalisasi dan penangkapan aktivis, hingga tuntutan atas jaminan persamaan hak dan perlindungan bagi pekerja rumah tangga dan buruh migran.
Selain Kasbi, beberapa elemen masyarakat yang berencana ikut aksi di Istana antara lain, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Sentral Gerakan Buruh Nasional (SGBN), Konfederasi Serikat Nasional (KSN), Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI).

"Kami tegas sampaikan kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin gagal menyejahterakan rakyat. Berbagai regulasi, melalui surat edaran, keputusan menteri, keputusan presiden dikeluarkan merugikan kepentingan rakyat dan lebih kedepankan investasi dan oligarki," ujarnya.