'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ pekanbaru
Cuaca di Pekanbaru Panas Menyengat,Ini kata BMKG
| Senin, 18 Oktober 2021
Editor : | Penulis : admin

Ilustrasi panas

Sejak beberapa hari terakhir warga Kota Pekanbaru mengaku merasakan cuaca panas tak seperti biasanya. 

Seorang warga, Aidil mengaku cuaca panas terjadi sejak sepekan terakhir.  Panas sangat menyengat dan terasa di kulit.

"Sudah sejak minggu lalu panas terik. Ini kalau tidak pakai jaket terasa menyengat menusuk kulit," kata Aidil saat ditemui di Pekanbaru, Senin (18/10/2021).

Ia mengaku, akibat panasnya cuaca membuat masyarakat pilih mengurangi aktivitas di luar rumah. Termasuk wajib pakai jaket saat keluar rumah agar tidak terasa menyengat.

"Jarang keluar, kalau keluar pakai jaket. Kalau tidak aduh, panas terasa di kulit," katanya.

Kondisi yang sama juga diakui Widi warga Kulim, Pekanbaru. Ia mengatakan, meski di rumah pakai kipas angin, namun hawa panas tetap terasa masuk ke dalam ruangan di rumahnya. 

"Iya sudah beberapa hari ini cuaca di Pekanbaru panas. Saya hidupkan kipas angin masih terasa panasnya. Kalau jalan kaki ke luar rumah musti pakai payung dan perbanyak minum air mineral," ujar Widi. 

BMKG Pekanbaru membenarkan cuaca panas akhir-akhir ini akibat ada pusat tekanan rendah di laut china selatan. Bahkan cuaca panas mencapai 33 hingga 35,5 derajat celcius.

"Secara umum, cuaca di Riau beberapa hari yang lalu memang cukup panas terik. Suhu berkisar 33-35,5 derajat celcius," ujar Analis BMKG Pekanbaru, Ahmad Agus Widodo.

Agus mengatakan penyebab utama cuaca terik akibat ada pusat tekanan rendah dari laut china selatan. Hal ini memarik massa udara di wilayah Riau menuju titik tersebut.

"Penyebab utamanya adalah ada pusat tekanan rendah di laut china selatan. Sehingga menarik massa udara di wilayah Riau menuju ke titik tersebut," kata Agus.

Akibat tekanan rendah tersebut, uap air pembentukan awan hujan berkurang. Meskipun saat ini sudah mulai melemah.

"Namun untuk akhir-akhir ini pusat tekanan rendah sudah melemah dan hari ini potensi hujan juga cukup baik. Fenomena anomali cuaca seperti ini masih dikategorikan wajar dan normal," katanya.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Cuaca di Pekanbaru Panas Menyengat,Ini kata BMKG
Senin, 18 Oktober 2021
Editor : | Penulis : admin
Ilustrasi panas
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Sejak beberapa hari terakhir warga Kota Pekanbaru mengaku merasakan cuaca panas tak seperti biasanya. 

Seorang warga, Aidil mengaku cuaca panas terjadi sejak sepekan terakhir.  Panas sangat menyengat dan terasa di kulit.

"Sudah sejak minggu lalu panas terik. Ini kalau tidak pakai jaket terasa menyengat menusuk kulit," kata Aidil saat ditemui di Pekanbaru, Senin (18/10/2021).

Ia mengaku, akibat panasnya cuaca membuat masyarakat pilih mengurangi aktivitas di luar rumah. Termasuk wajib pakai jaket saat keluar rumah agar tidak terasa menyengat.

"Jarang keluar, kalau keluar pakai jaket. Kalau tidak aduh, panas terasa di kulit," katanya.

Kondisi yang sama juga diakui Widi warga Kulim, Pekanbaru. Ia mengatakan, meski di rumah pakai kipas angin, namun hawa panas tetap terasa masuk ke dalam ruangan di rumahnya. 

"Iya sudah beberapa hari ini cuaca di Pekanbaru panas. Saya hidupkan kipas angin masih terasa panasnya. Kalau jalan kaki ke luar rumah musti pakai payung dan perbanyak minum air mineral," ujar Widi. 

BMKG Pekanbaru membenarkan cuaca panas akhir-akhir ini akibat ada pusat tekanan rendah di laut china selatan. Bahkan cuaca panas mencapai 33 hingga 35,5 derajat celcius.

"Secara umum, cuaca di Riau beberapa hari yang lalu memang cukup panas terik. Suhu berkisar 33-35,5 derajat celcius," ujar Analis BMKG Pekanbaru, Ahmad Agus Widodo.

Agus mengatakan penyebab utama cuaca terik akibat ada pusat tekanan rendah dari laut china selatan. Hal ini memarik massa udara di wilayah Riau menuju titik tersebut.

"Penyebab utamanya adalah ada pusat tekanan rendah di laut china selatan. Sehingga menarik massa udara di wilayah Riau menuju ke titik tersebut," kata Agus.

Akibat tekanan rendah tersebut, uap air pembentukan awan hujan berkurang. Meskipun saat ini sudah mulai melemah.

"Namun untuk akhir-akhir ini pusat tekanan rendah sudah melemah dan hari ini potensi hujan juga cukup baik. Fenomena anomali cuaca seperti ini masih dikategorikan wajar dan normal," katanya.