'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ bengkalis
Agenda Pariwisata Riau Bergeliat, Festival Mandi Safar Digelar di Pulau Rupat
| Kamis, 7 Oktober 2021
Editor : | Penulis : admin

Sektor Pariwisata di Riau mulai bangkit. Sejak status PPKM level 2, sejumlah destinasi dan agenda pariwisata mulai bergeliat di daerah yang dijuluki Bumi Melayu Lancang Kuning itu. 

Satu diantara agenda pariwisata yang digelar adalah Festival Mandi Safar di Pantai Lapin, Kecamatan Rupat utara, Kabupaten Bengkalis, Rabu (6/10/21).

Festival Mandi Safar merupakan gelaran tradisi budaya masyarakat melayu khususnya daerah pesisir. Telah dilaksanakan sejak puluhan tahun silam. Hingga kini terus dikembangkan. 

Mandi Safar tradisi masyarakat mandi bersama-sama, sebagai simbol dan sekaligus harapan membersihkan diri dari hal-hal yang tidak baik.

Acara Tradisi Mandi Safar didahului dengan doa dilanjutkan tepuk tepung tawar oleh Bupati Bengkalis, Kasmarni, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat, Forkopimda Bengkalis, Camat Rupat utara, Agus Sofyan serta tamu undangan lainnya. 

Tradisi Mandi Safar dianggap mampu menumbuhkan nilai-nilai kesetiakawanan, nasionalisme, cinta terhadap budaya, bertoleransi tinggi, dan mampu mempererat tali silaturahmi. 

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) provinsi Riau, Roni Rakhmat ketika hadir mewakili Gubernur Riau di acara itu mengatakan, Festival Mandi Safar sebagai upaya untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di Kabupaten Bengkalis dan sebagai sarana meningkatkan kreativitas yang bernilai ekonomis.

"Tradisi mandi safar ini kedepannya dapat dijadikan salah satu event untuk menarik wisatawan ke Rupat utara. Khususnya wisatawan dari Malaysia karena memiliki kesamaan budaya dan jarak tempuh yang dekat [45 menit, red]," kata Roni. 

Ia menjelaskan, bahwa Pulau Rupat utara adalah sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Untuk itu pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno untuk menjadikan kawasan Rupat sebagai beranda pariwisata Indonesia.

"Menparekraf akan menjadikan Pulau Rupat utara sebagai beranda pariwisata Indonesia. Rencana ini sedang dibahas secara khusus untuk pengembangannya di tingkat nasional," ucap Roni. 

"Pemerintah provinsi Riau juga telah menetapkan Pulau Rupat sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Provinsi dan menjadi fokus untuk pembangunan sektor pariwisata Riau kedepannya," tandas Roni. 

Selain agenda pariwisata Festival Mandi Safar, Pulau Rupat utara memiliki nilai sangat strategis, baik bagi Bengkalis maupun Riau. Memiliki pasir putih sepanjang 17 kilo meter. Berhadapan ke Selat Malaka, dan berbatasan langsung dengan Port Dickson Malaysia. 

Masih ada sejumlah objek wisata selain pantai lapin di pulau ini, diantaranya Pantai Pesona Teluk Rhu, Menara Mercusuar, dan Pulau Beting Aceh. 

Dikawasan wisata bahari ini sudah tersedia sejumlah wisma dan homestay. Wisatawan disajikan santapan kuliner khas laut, seperti ikan parang dan udang bakar yang akan menggugah selera makan. 

Untuk membangun kawasan pariwisata ini Bupati Bengkalis, Kasmarni, menuturkan, pihaknya terus berkomitmen dalam menunjang potensi wisata di Pulau Rupat. Hal itu ditunjukkan dengan digesanya pembangunan infrastruktur di Pulau Rupat secara bertahap.

"Selain minyak dan gas, salah satu harapan kita adalah sektor pariwisata. Dalam membangunnya tidak bisa sendiri, kita harus bersama-sama mengembangkan dan memajukannya," ujar Bupati.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
bengkalis

Agenda Pariwisata Riau Bergeliat, Festival Mandi Safar Digelar di Pulau Rupat
Kamis, 7 Oktober 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Sektor Pariwisata di Riau mulai bangkit. Sejak status PPKM level 2, sejumlah destinasi dan agenda pariwisata mulai bergeliat di daerah yang dijuluki Bumi Melayu Lancang Kuning itu. 

Satu diantara agenda pariwisata yang digelar adalah Festival Mandi Safar di Pantai Lapin, Kecamatan Rupat utara, Kabupaten Bengkalis, Rabu (6/10/21).

Festival Mandi Safar merupakan gelaran tradisi budaya masyarakat melayu khususnya daerah pesisir. Telah dilaksanakan sejak puluhan tahun silam. Hingga kini terus dikembangkan. 

Mandi Safar tradisi masyarakat mandi bersama-sama, sebagai simbol dan sekaligus harapan membersihkan diri dari hal-hal yang tidak baik.

Acara Tradisi Mandi Safar didahului dengan doa dilanjutkan tepuk tepung tawar oleh Bupati Bengkalis, Kasmarni, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat, Forkopimda Bengkalis, Camat Rupat utara, Agus Sofyan serta tamu undangan lainnya. 

Tradisi Mandi Safar dianggap mampu menumbuhkan nilai-nilai kesetiakawanan, nasionalisme, cinta terhadap budaya, bertoleransi tinggi, dan mampu mempererat tali silaturahmi. 

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) provinsi Riau, Roni Rakhmat ketika hadir mewakili Gubernur Riau di acara itu mengatakan, Festival Mandi Safar sebagai upaya untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di Kabupaten Bengkalis dan sebagai sarana meningkatkan kreativitas yang bernilai ekonomis.

"Tradisi mandi safar ini kedepannya dapat dijadikan salah satu event untuk menarik wisatawan ke Rupat utara. Khususnya wisatawan dari Malaysia karena memiliki kesamaan budaya dan jarak tempuh yang dekat [45 menit, red]," kata Roni. 

Ia menjelaskan, bahwa Pulau Rupat utara adalah sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Untuk itu pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno untuk menjadikan kawasan Rupat sebagai beranda pariwisata Indonesia.

"Menparekraf akan menjadikan Pulau Rupat utara sebagai beranda pariwisata Indonesia. Rencana ini sedang dibahas secara khusus untuk pengembangannya di tingkat nasional," ucap Roni. 

"Pemerintah provinsi Riau juga telah menetapkan Pulau Rupat sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Provinsi dan menjadi fokus untuk pembangunan sektor pariwisata Riau kedepannya," tandas Roni. 

Selain agenda pariwisata Festival Mandi Safar, Pulau Rupat utara memiliki nilai sangat strategis, baik bagi Bengkalis maupun Riau. Memiliki pasir putih sepanjang 17 kilo meter. Berhadapan ke Selat Malaka, dan berbatasan langsung dengan Port Dickson Malaysia. 

Masih ada sejumlah objek wisata selain pantai lapin di pulau ini, diantaranya Pantai Pesona Teluk Rhu, Menara Mercusuar, dan Pulau Beting Aceh. 

Dikawasan wisata bahari ini sudah tersedia sejumlah wisma dan homestay. Wisatawan disajikan santapan kuliner khas laut, seperti ikan parang dan udang bakar yang akan menggugah selera makan. 

Untuk membangun kawasan pariwisata ini Bupati Bengkalis, Kasmarni, menuturkan, pihaknya terus berkomitmen dalam menunjang potensi wisata di Pulau Rupat. Hal itu ditunjukkan dengan digesanya pembangunan infrastruktur di Pulau Rupat secara bertahap.

"Selain minyak dan gas, salah satu harapan kita adalah sektor pariwisata. Dalam membangunnya tidak bisa sendiri, kita harus bersama-sama mengembangkan dan memajukannya," ujar Bupati.