'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pekanbaru
21 SMK di Riau Jadi Percontohan Program Pusat Keunggulan Kemendikbud-Ristek
| Kamis, 23 September 2021
Editor : | Penulis : admin

Sebanyak 21 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri dan swasta di Provinsi Riau menjadi role model (percontohan) sekolah program Pusat Keunggulan (PK) Direktorat Jenderal Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) RI. 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Zul Ikram didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMK, Edi Rusma Dinata, Kamis (23/9/2021). 

"Iya di Provinsi Riau itu ada 21 SMK negeri dan swasra terpilih menjadi percontohan program pusat keunggulan dari Dirjen Vokasi Kemendikbud," katanya. 

Zul Ikram mengatakan, 21 SMK tersebut mendapatkan bantuan sarana prasarana dan peningkatan kompetensi guru dengan pelatihan dan pemagangan di industri. Selain itu penyelarasan kurikulum untuk disesuai dengan kurikulum yang ada di industri.

Tak hanya itu, lanjut Zul Ikram, kemudian 21 SMK tersebut nantinya akan diberikan pendampingan oleh perguruan tinggi vokasi. Seperti Politeknik Caltex Riau (PCR), Politeknik Bengkalis, Politeknik Payung Negeri dan Universitas Muhammadiyah khususnya bidang vokasinya. 

"Jadi 21 SMK ini persiapkan menjadi sekolah unggul, supaya sekolah ini bisa menjadi rujukan bagi sekolah lain. Makanya apa yang diterapkan di 21 sekolah ini berbasis industri. Jadi sekolah disiapkan apa yang menjadi kebutuhan industri. Karena itu kurikulum 21 SMK ini perlu diselaraskan," terangnya.

Hal itu sesuai dengan implementasi Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK. 

Dimana dalam Inpres itu Presiden mengintruksi kepada Gubernur seluruh Indonesia, untuk memberi kemudahan kepada masyarakat mendapatkan layanan SMK bermutu dan berdaya saing. 

Kemudian, dalam Inpres tersebut ditugaskan harus menyediakan tenaga pendidik dan kependidikan serta sarana prasarana yang berkualitas dan kompetensi. 

"Jadi revitalisasi SMK ini semua direvital, baik itu jurusan, kurikulum, tenaga pendidik dan sarana prasarananya. Semua harus berbasis industri, harus terverifikasi kompetensi berbasis industri. Tujuannya agar semua siswa lulusan SMK sesuai dengan harapan industri," jelasnya. 

"Dan kita telah memiliki peta jalan atau arah kebijakan SMK kedepan sesuai visi misi pak Gubernur. Termasuk rencana strategis (Renstra) SMK kedepan. 

Kemudian kita juga melakukan pemetaan pendidikan SMK, dalam hal ini pemetaan jurusan. Misalnya di Rokan Hulu jurusan otomotif yang bagus dikembangkan," tutupnya.

Berikut 21 SMK negeri dan swasta di Riau yang menjadi percontohan program PK Kemendikbud RI: 

1. SMKN Pertanian Provinsi Riau

2. SMKN 3 Pekanbaru

3. SMKN 7 Pekanbaru

4. SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru

5. SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru

6.  SMK Perbankan Riau

7. SMKN 1 Bangkinang

8. SMKN Kesehatan dan Pariwisata              Bangkinang

9. SMKN 1 Tapung Hulu

10. SMKN 1 Tembilahan

11. SMKN 1 Tembilahan Hulu

12. SMKN 1 Kempas

13. SMKN 1 Dumai

14. SMKN 2 Dumai

15. SMK Taruna Persada Dumai

16. SMKN 3 Mandau

17. SMK Muhammad Yunus Rohil

18. SMKN 1 Pangkalan Kerinci

19. SMKN 1 Minas

20. SMKN 1 Tandun

21. SMKN 1 Tambusai

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

21 SMK di Riau Jadi Percontohan Program Pusat Keunggulan Kemendikbud-Ristek
Kamis, 23 September 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Sebanyak 21 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri dan swasta di Provinsi Riau menjadi role model (percontohan) sekolah program Pusat Keunggulan (PK) Direktorat Jenderal Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) RI. 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Zul Ikram didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMK, Edi Rusma Dinata, Kamis (23/9/2021). 

"Iya di Provinsi Riau itu ada 21 SMK negeri dan swasra terpilih menjadi percontohan program pusat keunggulan dari Dirjen Vokasi Kemendikbud," katanya. 

Zul Ikram mengatakan, 21 SMK tersebut mendapatkan bantuan sarana prasarana dan peningkatan kompetensi guru dengan pelatihan dan pemagangan di industri. Selain itu penyelarasan kurikulum untuk disesuai dengan kurikulum yang ada di industri.

Tak hanya itu, lanjut Zul Ikram, kemudian 21 SMK tersebut nantinya akan diberikan pendampingan oleh perguruan tinggi vokasi. Seperti Politeknik Caltex Riau (PCR), Politeknik Bengkalis, Politeknik Payung Negeri dan Universitas Muhammadiyah khususnya bidang vokasinya. 

"Jadi 21 SMK ini persiapkan menjadi sekolah unggul, supaya sekolah ini bisa menjadi rujukan bagi sekolah lain. Makanya apa yang diterapkan di 21 sekolah ini berbasis industri. Jadi sekolah disiapkan apa yang menjadi kebutuhan industri. Karena itu kurikulum 21 SMK ini perlu diselaraskan," terangnya.

Hal itu sesuai dengan implementasi Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK. 

Dimana dalam Inpres itu Presiden mengintruksi kepada Gubernur seluruh Indonesia, untuk memberi kemudahan kepada masyarakat mendapatkan layanan SMK bermutu dan berdaya saing. 

Kemudian, dalam Inpres tersebut ditugaskan harus menyediakan tenaga pendidik dan kependidikan serta sarana prasarana yang berkualitas dan kompetensi. 

"Jadi revitalisasi SMK ini semua direvital, baik itu jurusan, kurikulum, tenaga pendidik dan sarana prasarananya. Semua harus berbasis industri, harus terverifikasi kompetensi berbasis industri. Tujuannya agar semua siswa lulusan SMK sesuai dengan harapan industri," jelasnya. 

"Dan kita telah memiliki peta jalan atau arah kebijakan SMK kedepan sesuai visi misi pak Gubernur. Termasuk rencana strategis (Renstra) SMK kedepan. 

Kemudian kita juga melakukan pemetaan pendidikan SMK, dalam hal ini pemetaan jurusan. Misalnya di Rokan Hulu jurusan otomotif yang bagus dikembangkan," tutupnya.

Berikut 21 SMK negeri dan swasta di Riau yang menjadi percontohan program PK Kemendikbud RI: 

1. SMKN Pertanian Provinsi Riau

2. SMKN 3 Pekanbaru

3. SMKN 7 Pekanbaru

4. SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru

5. SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru

6.  SMK Perbankan Riau

7. SMKN 1 Bangkinang

8. SMKN Kesehatan dan Pariwisata              Bangkinang

9. SMKN 1 Tapung Hulu

10. SMKN 1 Tembilahan

11. SMKN 1 Tembilahan Hulu

12. SMKN 1 Kempas

13. SMKN 1 Dumai

14. SMKN 2 Dumai

15. SMK Taruna Persada Dumai

16. SMKN 3 Mandau

17. SMK Muhammad Yunus Rohil

18. SMKN 1 Pangkalan Kerinci

19. SMKN 1 Minas

20. SMKN 1 Tandun

21. SMKN 1 Tambusai