'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pekanbaru
Mata Kiri Darmas Silaban Kecelakaan Kerja,Pengusaha Tutup Mata,Ketua FPII Riau Angkat Bicara
| Kamis, 23 September 2021
Editor : | Penulis : admin

Pekanbaru - Demo Sumarak Sigalingging Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau angkat bicara terkait penderitaan yang dialami Bapak Darmas Silaban, dimana 3 bulan silam Bapak Darmas Silaban mengalami kecelakaan kerja ditempat ia bekerja yaitu di kolam renang " Water Park ' yang beralamat di jalan HR Soebrantas Panam kota Pekanbaru .

Menurut keterangan Bapak Darmas Silaban kepada Sigalingging yang biasa di sapa, berbagai upaya telah dilakukan oleh Darmas Silaban kepada pengusaha " Water Park " tersebut, terdahulu Darmas Silaban telah memohon lewat pengawas dan manager ditempat Ia bekerja agar Ia mendapatkan biaya perobatan atau Dibawa berobat kerumah sakit khusus mata, namun sampai saat ini belum ada tindakan pihak perusahaan untuk melakukan pengobatan terhadap Bapak Darmas Silaban. 

Bagi saya ini sudah persoalan yang serius dimana kecelakaan kerja yang dialami Darmas Silaban saat Ia melakukan pekerjaan memotong rumput di lokasi kerja dengan menggunakan mesin, yang mana saat itu pasir mengenai mata sebelah kiri Bapak Darmas Silaban, itu jelas kecelakaan kerja dan pengusaha atau sipemberi kerja wajib hukumnya bertanggung jawab atas kecelakaan kerja yang telah di alami pekerjanya, ucap Sigalingging.

Lanjut Sigalingging, terlepas dari status buruh atau pekerja , seyogyanya pemberi kerja atau pengusaha harus tertib dengan aturan dan peraturan yang berlaku. Sesuai keterangan Darmas Silaban, kurang lebih selama 6 tahun ditempatnya bekerja , Ia hanya diberi upah jauh dari standar upah kota Pekanbaru. Bahkan selama bekerja di tempatnya bekerja,Ia tidak pernah mendapatkan kartu BPJS kesehatan dan kartu BPJS ketenagakerjaan, yang mana itu sudah menjadi amanat Undang - undang ketenagakerjaan.

Bapak Darmas Silaban menambah keterangannya yang mana saat ini rumah atau mess yang selama ini menjadi tempat tinggal Keluarga Bapak Darmas Silaban telah di gembok oleh perusahaan tersebut, sehingga sampai saat ini Bapak Darmas Silaban tidur dihalaman mess tersebut dengan beralaskan tanah dan beratapkan langit, dengan menahan dingin. Untuk masak dan berganti bajupun Bapak Darmas Silaban tidak bisa, karna segala barang-barang didalam mess yang telah digembok oleh perusahaan tersebut.

Bahkan lebih miris lagi, anak Bapak Darmas Silaban tidak bisa kesekolah dikarenakan pakaian dan peralatan sekolah semua ada di dalam mess tersebut. Saat ini makan keluarga Bapak Darmas Silaban hanya dari bantuan Sauadara Bapak Darmas. Oleh karna itu ini saya sebut sudah menjadi persoalan serius, jadi saya harap penanganan masalah ini harus segera di selesaikan, agar keluarga Bapak Darmas Silaban bisa hidup layak dan nyaman, dan mata Bapak Darmas bisa segera terobati, begitu juga dengan anak Bapak Darmas agar bisa mengikuti pelajaran disekolah. 

Saya berharap kepada Bapak Kepala Dinas Tenaga Kerja kota Pekanbaru dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau, agar serius dalam menangani kasus kecelakaan kerja yang di alami Bapak Darmas Silaban, kecelakaan kerja yang di alami Bapak Darmas Silaban ini bisa mengakibatkan mata kiri Bapak Darmas Silaban menjadi buta. Disini juga saya sampaikan kepada Bapak Ketua DPRD Kota Pekanbaru agar dapat memberikan perhatian yang maksimal dalam membela masyarakat nya yang tertindas, dan berharap semoga kedepannya wakil rakyat kita dapat membantu Bapak Darmas Silaban dan menyelesaikan hak - hak nya sesuai dengan aturan undang - undang yang berlaku. Saat ini kita serahkan dan kita percayakan masalah ini kepada instansi2 yang terkait untuk melakukan penyelesaian dengan hasil yang baik. 

Tak luput juga saya sampaikan kepada Bapak Walikota Pekanbaru Bapak ' Dr H Firdaus ST MT ' agar memanggil pengusaha kolam renang " Water Park " tersebut, dan bila pengusaha tersebut membandel dan tidak memberikan kewajibannya kepada orang yang ia pekerjakan, silahkan kaji kembali izin-izin nya, kalo emang tidak lengkap dan dianggap tidak siap untuk mengikuti aturan ketenegakerjaan yang berlaku, silahkan dicabut izin usahanya, karna hal seperti ini sangat merugikan si pekerja, agar kedepannya tidak adalagi kejadian hal seperti ini.

Diakhir penyampaiannya Demo Sumarak menyampaikan atas nama keluarga besar Forum Pers independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau turut prihatin kepada Bapak Darmas Silaban , semoga kejadian yang Ia alami saat ini cepat terselesaikan dengan hasil yang baik. Saya juga berjanji atas nama  Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau siap mendampingi dan mengawal kasus Bapak Darmas Silaban dalam bentuk pemberitaan yang bijak dan cerdas sampai ke hasil penyelesaian yang terbaik bagi Bapak Darmas Silaban, dan juga siap membantu bergerak turun langsung dalam mencari kebenaran dan keadilan bagi Bapak Darmas Silaban. Semoga Allah menguatkan bapak Darmas Silaban agar tetap semangat, selalulah berdoa dan andalkan Tuhan / Allah selalu, tutup nya .

 

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Mata Kiri Darmas Silaban Kecelakaan Kerja,Pengusaha Tutup Mata,Ketua FPII Riau Angkat Bicara
Kamis, 23 September 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Pekanbaru - Demo Sumarak Sigalingging Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau angkat bicara terkait penderitaan yang dialami Bapak Darmas Silaban, dimana 3 bulan silam Bapak Darmas Silaban mengalami kecelakaan kerja ditempat ia bekerja yaitu di kolam renang " Water Park ' yang beralamat di jalan HR Soebrantas Panam kota Pekanbaru .

Menurut keterangan Bapak Darmas Silaban kepada Sigalingging yang biasa di sapa, berbagai upaya telah dilakukan oleh Darmas Silaban kepada pengusaha " Water Park " tersebut, terdahulu Darmas Silaban telah memohon lewat pengawas dan manager ditempat Ia bekerja agar Ia mendapatkan biaya perobatan atau Dibawa berobat kerumah sakit khusus mata, namun sampai saat ini belum ada tindakan pihak perusahaan untuk melakukan pengobatan terhadap Bapak Darmas Silaban. 

Bagi saya ini sudah persoalan yang serius dimana kecelakaan kerja yang dialami Darmas Silaban saat Ia melakukan pekerjaan memotong rumput di lokasi kerja dengan menggunakan mesin, yang mana saat itu pasir mengenai mata sebelah kiri Bapak Darmas Silaban, itu jelas kecelakaan kerja dan pengusaha atau sipemberi kerja wajib hukumnya bertanggung jawab atas kecelakaan kerja yang telah di alami pekerjanya, ucap Sigalingging.

Lanjut Sigalingging, terlepas dari status buruh atau pekerja , seyogyanya pemberi kerja atau pengusaha harus tertib dengan aturan dan peraturan yang berlaku. Sesuai keterangan Darmas Silaban, kurang lebih selama 6 tahun ditempatnya bekerja , Ia hanya diberi upah jauh dari standar upah kota Pekanbaru. Bahkan selama bekerja di tempatnya bekerja,Ia tidak pernah mendapatkan kartu BPJS kesehatan dan kartu BPJS ketenagakerjaan, yang mana itu sudah menjadi amanat Undang - undang ketenagakerjaan.

Bapak Darmas Silaban menambah keterangannya yang mana saat ini rumah atau mess yang selama ini menjadi tempat tinggal Keluarga Bapak Darmas Silaban telah di gembok oleh perusahaan tersebut, sehingga sampai saat ini Bapak Darmas Silaban tidur dihalaman mess tersebut dengan beralaskan tanah dan beratapkan langit, dengan menahan dingin. Untuk masak dan berganti bajupun Bapak Darmas Silaban tidak bisa, karna segala barang-barang didalam mess yang telah digembok oleh perusahaan tersebut.

Bahkan lebih miris lagi, anak Bapak Darmas Silaban tidak bisa kesekolah dikarenakan pakaian dan peralatan sekolah semua ada di dalam mess tersebut. Saat ini makan keluarga Bapak Darmas Silaban hanya dari bantuan Sauadara Bapak Darmas. Oleh karna itu ini saya sebut sudah menjadi persoalan serius, jadi saya harap penanganan masalah ini harus segera di selesaikan, agar keluarga Bapak Darmas Silaban bisa hidup layak dan nyaman, dan mata Bapak Darmas bisa segera terobati, begitu juga dengan anak Bapak Darmas agar bisa mengikuti pelajaran disekolah. 

Saya berharap kepada Bapak Kepala Dinas Tenaga Kerja kota Pekanbaru dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Riau, agar serius dalam menangani kasus kecelakaan kerja yang di alami Bapak Darmas Silaban, kecelakaan kerja yang di alami Bapak Darmas Silaban ini bisa mengakibatkan mata kiri Bapak Darmas Silaban menjadi buta. Disini juga saya sampaikan kepada Bapak Ketua DPRD Kota Pekanbaru agar dapat memberikan perhatian yang maksimal dalam membela masyarakat nya yang tertindas, dan berharap semoga kedepannya wakil rakyat kita dapat membantu Bapak Darmas Silaban dan menyelesaikan hak - hak nya sesuai dengan aturan undang - undang yang berlaku. Saat ini kita serahkan dan kita percayakan masalah ini kepada instansi2 yang terkait untuk melakukan penyelesaian dengan hasil yang baik. 

Tak luput juga saya sampaikan kepada Bapak Walikota Pekanbaru Bapak ' Dr H Firdaus ST MT ' agar memanggil pengusaha kolam renang " Water Park " tersebut, dan bila pengusaha tersebut membandel dan tidak memberikan kewajibannya kepada orang yang ia pekerjakan, silahkan kaji kembali izin-izin nya, kalo emang tidak lengkap dan dianggap tidak siap untuk mengikuti aturan ketenegakerjaan yang berlaku, silahkan dicabut izin usahanya, karna hal seperti ini sangat merugikan si pekerja, agar kedepannya tidak adalagi kejadian hal seperti ini.

Diakhir penyampaiannya Demo Sumarak menyampaikan atas nama keluarga besar Forum Pers independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau turut prihatin kepada Bapak Darmas Silaban , semoga kejadian yang Ia alami saat ini cepat terselesaikan dengan hasil yang baik. Saya juga berjanji atas nama  Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau siap mendampingi dan mengawal kasus Bapak Darmas Silaban dalam bentuk pemberitaan yang bijak dan cerdas sampai ke hasil penyelesaian yang terbaik bagi Bapak Darmas Silaban, dan juga siap membantu bergerak turun langsung dalam mencari kebenaran dan keadilan bagi Bapak Darmas Silaban. Semoga Allah menguatkan bapak Darmas Silaban agar tetap semangat, selalulah berdoa dan andalkan Tuhan / Allah selalu, tutup nya .