'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ rohil
Sawit PSR Dipanen Perdana oleh Wapres Maruf Amin di Rohil Riau
| Selasa, 31 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin

Wapres RI, Prof. Dr. K. H. Ma'ruf Amin, dijadwalkan akan melakukan panen perdana Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan Peresmian Program Santripreuner berbasis Sawit di Provinsi Riau, melalui virtual  pada 2 September 2021 mendatang. Kegiatan panen perdana ini akan dilaksanakan di lahan PSR yang berada di Desa Suka Maju, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Propinsi Riau.

“Berdasar atas hasil pertemuan DPP Apkasindo dengan Wakil Presiden RI pada 13 Pebruari 2020 di kantor Wapres, telah menghasilkan beberapa rencana tindak lanjut. Mengingat pandemi berkepanjangan sehingga agenda tersebut menjadi tertunda. Namun, di September ini akan dilaksanakan apa yang sudah terencana sebelumnya. Adapun salah satunya adalah rencana Wakil Presiden RI akan melakukan panen perdana pada lahan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR),” ujar Dr. Gulat ME Manurung, MP.,C.APO Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Selasa (31/08) 

Menurutnya, kegiatan yang sama akan dilakukan di 22 DPW APKASINDO se-nusantara. Hal ini menurut Gulat bertujuan untuk menyemangati semua petani sawit agar bisa menjadi terdepan dan membantu pemulihan ekonomi dimasa pandemi. Tuturnya, petani sawit adalah petarung untuk ekonomi Indonesia.

"Kali ini di Riau dulu, yakni Desa Suka Maju, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Propinsi Riau. Sewaktu tanam perdana pada 10 Mei 2018 lalu dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Ini keren, Pak Jokowi yang nanam, Pak Wapres yang manen. Tahun ini memasuki masa panen perdana sawit dari Program PSR, diharapkan Wakil Presiden RI melakukan panen perdana. Rata-rata produksi sawit PSR ini 2,1 ton/ha/bulan, padahal baru berumur 3 tahun 3 bulan," bebernya.

Untuk luas lahan panen perdana dalam program PSR itu seluas 266 hektar yang termasuk tahap 1. Tahap selanjutnya sudah mencapai ribuan Ha, termasuk yang ditanam  Pak Dr.Moeldoko, Ketua Dewan Pembina DPP APKASINDO, 2019 lalu. 

Di program PSR tahap 1 itu tercatat ada 105 keluarga petani sawit yang terlibat. Proses pengelolaan dari penanaman hingga panen dikelola oleh KUD di desa setempat di bawah pengawasan dan pendampingan DPD APKASINDO Kab Rokan Hilir. 

Kata Gulat, Riau ini sangat unik, selain luas sawitnya yang mencapai 4,1jt Ha, persentase petani sawitnya juga mencapai 63% dari total luas sawit di Riau. Sehingga  multiplayer efeknya sangat kuat.

Rencananya, selain kegiatan panen perdana, Wakil Presiden RI akan meninjau hasil kegiatan santripreneur yang telah dicanangkan oleh Wakil Presiden pada Bulan Desember Tahun 2020. Seperti meninjau pabrik penyiapan pupuk organik dan Pusat pembibitan sawit yang dikelola oleh pondok pesantren di Riau (santripreneur berbasis sawit). 

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan, namun hilirisasinya belum optimal ada potensi bagi pengembangan kewirausahaan di pesantren. 

Usaha yang dihasilkan oleh santripreneur ini mendapat kawalan dari Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah, Muhammad Imam Aziz dengan melahirkan praktek pengembangan UMKM berbasis pesantren. 

“Serangkaian kegiatan panen perdana dan meninjau hasil santripreneur di wilayah perkebunan sawit, rencananya akan dilaksanakan pada Kamis, 2 September 2021,” M Imam Aziz

Dijelaskannya, persiapan panen perdana oleh Wapres Ma'ruf Amin telah dipersiapkan secara matang. Salah satunya melalui rapat bersama protokol Setwapres RI yang dihadiri Rino Afrino, Sekjen DPP APKASINDO bersama jajaran pengurus DPP APKASINDO dan DPW APKASINDO Riau pada 30 Agustus kemarin.  

“Alhamdulillah, persiapan panen perdana berjalan baik. Rapat koordinasi persiapan berjalan lancar berkat dukungan semua pihak, Pak Gubri dan Bupati Rohil. Panen perdana ini diharapkan akan memicu semangat petani untuk meremajakan tanamannya dan berharap PKS Apkasindo di Centra Perkebunan PSR di Rokan Hilir dapat segera di launching pulak,” pungkas Rino.

"Nanti akan ada juga diskusi dengan Wapres, ya kita akan sampaikan kendala percepatan PSR ini diseluruh Indonesia, termasuk klaim kawasan hutan dan kendala lambatnya proses permohonan PSR Petani," katanya.

Dijadwalkan kegiatan panen perdana akan dihadiri pula oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Komite Pengarah BPDP KS, Menteri Pertanian selaku Kementerian Teknis, Dirut BPDP-KS sebagai badan penyalur keuangan yang mendukung Program PSR, Gubernur Riau yang memiliki wilayah terluas kepemilikan perkebunan sawit di seluruh Indonesia, dan Bupati Rokan Hilir sebagai tempat panen perdana, serta perwakilan Apkasindo se- provinsi Riau dan petani yang terlibat dalam PSR yang akan panen perdana. 

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
rohil

Sawit PSR Dipanen Perdana oleh Wapres Maruf Amin di Rohil Riau
Selasa, 31 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Wapres RI, Prof. Dr. K. H. Ma'ruf Amin, dijadwalkan akan melakukan panen perdana Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan Peresmian Program Santripreuner berbasis Sawit di Provinsi Riau, melalui virtual  pada 2 September 2021 mendatang. Kegiatan panen perdana ini akan dilaksanakan di lahan PSR yang berada di Desa Suka Maju, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Propinsi Riau.

“Berdasar atas hasil pertemuan DPP Apkasindo dengan Wakil Presiden RI pada 13 Pebruari 2020 di kantor Wapres, telah menghasilkan beberapa rencana tindak lanjut. Mengingat pandemi berkepanjangan sehingga agenda tersebut menjadi tertunda. Namun, di September ini akan dilaksanakan apa yang sudah terencana sebelumnya. Adapun salah satunya adalah rencana Wakil Presiden RI akan melakukan panen perdana pada lahan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR),” ujar Dr. Gulat ME Manurung, MP.,C.APO Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Selasa (31/08) 

Menurutnya, kegiatan yang sama akan dilakukan di 22 DPW APKASINDO se-nusantara. Hal ini menurut Gulat bertujuan untuk menyemangati semua petani sawit agar bisa menjadi terdepan dan membantu pemulihan ekonomi dimasa pandemi. Tuturnya, petani sawit adalah petarung untuk ekonomi Indonesia.

"Kali ini di Riau dulu, yakni Desa Suka Maju, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Propinsi Riau. Sewaktu tanam perdana pada 10 Mei 2018 lalu dilakukan oleh Presiden Joko Widodo. Ini keren, Pak Jokowi yang nanam, Pak Wapres yang manen. Tahun ini memasuki masa panen perdana sawit dari Program PSR, diharapkan Wakil Presiden RI melakukan panen perdana. Rata-rata produksi sawit PSR ini 2,1 ton/ha/bulan, padahal baru berumur 3 tahun 3 bulan," bebernya.

Untuk luas lahan panen perdana dalam program PSR itu seluas 266 hektar yang termasuk tahap 1. Tahap selanjutnya sudah mencapai ribuan Ha, termasuk yang ditanam  Pak Dr.Moeldoko, Ketua Dewan Pembina DPP APKASINDO, 2019 lalu. 

Di program PSR tahap 1 itu tercatat ada 105 keluarga petani sawit yang terlibat. Proses pengelolaan dari penanaman hingga panen dikelola oleh KUD di desa setempat di bawah pengawasan dan pendampingan DPD APKASINDO Kab Rokan Hilir. 

Kata Gulat, Riau ini sangat unik, selain luas sawitnya yang mencapai 4,1jt Ha, persentase petani sawitnya juga mencapai 63% dari total luas sawit di Riau. Sehingga  multiplayer efeknya sangat kuat.

Rencananya, selain kegiatan panen perdana, Wakil Presiden RI akan meninjau hasil kegiatan santripreneur yang telah dicanangkan oleh Wakil Presiden pada Bulan Desember Tahun 2020. Seperti meninjau pabrik penyiapan pupuk organik dan Pusat pembibitan sawit yang dikelola oleh pondok pesantren di Riau (santripreneur berbasis sawit). 

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas unggulan, namun hilirisasinya belum optimal ada potensi bagi pengembangan kewirausahaan di pesantren. 

Usaha yang dihasilkan oleh santripreneur ini mendapat kawalan dari Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah, Muhammad Imam Aziz dengan melahirkan praktek pengembangan UMKM berbasis pesantren. 

“Serangkaian kegiatan panen perdana dan meninjau hasil santripreneur di wilayah perkebunan sawit, rencananya akan dilaksanakan pada Kamis, 2 September 2021,” M Imam Aziz

Dijelaskannya, persiapan panen perdana oleh Wapres Ma'ruf Amin telah dipersiapkan secara matang. Salah satunya melalui rapat bersama protokol Setwapres RI yang dihadiri Rino Afrino, Sekjen DPP APKASINDO bersama jajaran pengurus DPP APKASINDO dan DPW APKASINDO Riau pada 30 Agustus kemarin.  

“Alhamdulillah, persiapan panen perdana berjalan baik. Rapat koordinasi persiapan berjalan lancar berkat dukungan semua pihak, Pak Gubri dan Bupati Rohil. Panen perdana ini diharapkan akan memicu semangat petani untuk meremajakan tanamannya dan berharap PKS Apkasindo di Centra Perkebunan PSR di Rokan Hilir dapat segera di launching pulak,” pungkas Rino.

"Nanti akan ada juga diskusi dengan Wapres, ya kita akan sampaikan kendala percepatan PSR ini diseluruh Indonesia, termasuk klaim kawasan hutan dan kendala lambatnya proses permohonan PSR Petani," katanya.

Dijadwalkan kegiatan panen perdana akan dihadiri pula oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Komite Pengarah BPDP KS, Menteri Pertanian selaku Kementerian Teknis, Dirut BPDP-KS sebagai badan penyalur keuangan yang mendukung Program PSR, Gubernur Riau yang memiliki wilayah terluas kepemilikan perkebunan sawit di seluruh Indonesia, dan Bupati Rokan Hilir sebagai tempat panen perdana, serta perwakilan Apkasindo se- provinsi Riau dan petani yang terlibat dalam PSR yang akan panen perdana.