'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ inhil
Sudah 20 Rumah Hancur akibat Abrasi di Indragiri Hilir, Gubernur Riau Janjikan Relokasi
| Senin, 30 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin

Abrasi yang menyebabkan tanah longsor kerap melanda permukiman warga di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.

Kondisi ini menjadi perhatian Gubernur Riau Syamsuar sehingga langsung turun ke lokasi pada Minggu (29/8/2021).

Untuk menuju lokasi abrasi, Gubernur Riau menggunakan sepeda motor.

Syamsuar menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui APBD Riau 2021 telah menganggarkan bantuan relokasi rumah warga yang terkena bencana ini.

"Masalah longsor dan abrasi merupakan salah satu yang menjadi fokus perhatian Pemprov Riau," ujar Syamsuar, Minggu.

Dia mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk menghentikan atau meminimalisasi terjadinya abrasi di kawasan pesisir Riau yang dapat berujung pada tanah longsor di kawasan pemukiman warga.

Selain menganggarkan dalam APBD Riau, upaya lain adalah dengan mengajukan bantuan ke Pemerintah Pusat, agar dapat membantu upaya pencegahan abrasi.

"Saya sudah beberapa kali rapat dan follow up tentang abrasi ini sampai ke pusat. Hari ini, Kepala Balai (Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III Kementerian PUPR) saya bawa (ke lokasi), agar segera ditangani sampai tingkat desa," kata Syamsuar.

Ia mengatakan bahwa akan terus mengajak BWS Sumatera III ke wilayah-wilayah rawan abrasi dan longsor di Riau.

Hal ini bertujuan agar mereka bisa menjadikan Riau sebagai salah satu fokus penanganan abrasi mereka.

"Apapun medannya, kita tempuh. Saya bawa Kepala Balai, agar dapat melihat langsung lokasi-lokasi yang terkena abrasi dan longsor, semoga dapat segera ditangani," kata Syamsuar.

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan yang mendampingi kunjungan Gubernur Riau menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemprov Riau untuk merelokasi rumah warga korban abrasi di Kecamatan Tanah Merah.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan dan relokasi ini. Semoga dapat berjalan lancar sebagaimana harapan kita bersama," ucap Wardan.

Dia mengatakan, Kecamatan Tanah Merah masuk dalam peta wilayah rawan bencana di Kabupaten Inhil, yang ditetapkan melalui SK Bupati Inhil.

Wardan mengungkap dalam tahun ini, sudah tiga kali terjadi longsor yang mengakibatkan rumah warga rusak.

"Sampai Agustus 2021ini saja sudah terjadi tiga kali longsor di Kecamatan Tanah Merah, yang diduga disebabkan pergeseran tanah akibat abrasi karena arus laut yang kuat," kata Wardan.

Akibat bencana itu, dia menyebut telah menyebabkan 20 unit rumah warga rusak berat dan 29 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Selain itu, longsor dan abrasi juga menyebabkan pasar ikan dan dermaga bongkar muat di daerah itu rusak berat.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
inhil

Sudah 20 Rumah Hancur akibat Abrasi di Indragiri Hilir, Gubernur Riau Janjikan Relokasi
Senin, 30 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Abrasi yang menyebabkan tanah longsor kerap melanda permukiman warga di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.

Kondisi ini menjadi perhatian Gubernur Riau Syamsuar sehingga langsung turun ke lokasi pada Minggu (29/8/2021).

Untuk menuju lokasi abrasi, Gubernur Riau menggunakan sepeda motor.

Syamsuar menyampaikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui APBD Riau 2021 telah menganggarkan bantuan relokasi rumah warga yang terkena bencana ini.

"Masalah longsor dan abrasi merupakan salah satu yang menjadi fokus perhatian Pemprov Riau," ujar Syamsuar, Minggu.

Dia mengatakan, berbagai upaya dilakukan untuk menghentikan atau meminimalisasi terjadinya abrasi di kawasan pesisir Riau yang dapat berujung pada tanah longsor di kawasan pemukiman warga.

Selain menganggarkan dalam APBD Riau, upaya lain adalah dengan mengajukan bantuan ke Pemerintah Pusat, agar dapat membantu upaya pencegahan abrasi.

"Saya sudah beberapa kali rapat dan follow up tentang abrasi ini sampai ke pusat. Hari ini, Kepala Balai (Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III Kementerian PUPR) saya bawa (ke lokasi), agar segera ditangani sampai tingkat desa," kata Syamsuar.

Ia mengatakan bahwa akan terus mengajak BWS Sumatera III ke wilayah-wilayah rawan abrasi dan longsor di Riau.

Hal ini bertujuan agar mereka bisa menjadikan Riau sebagai salah satu fokus penanganan abrasi mereka.

"Apapun medannya, kita tempuh. Saya bawa Kepala Balai, agar dapat melihat langsung lokasi-lokasi yang terkena abrasi dan longsor, semoga dapat segera ditangani," kata Syamsuar.

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan yang mendampingi kunjungan Gubernur Riau menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemprov Riau untuk merelokasi rumah warga korban abrasi di Kecamatan Tanah Merah.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur yang telah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan dan relokasi ini. Semoga dapat berjalan lancar sebagaimana harapan kita bersama," ucap Wardan.

Dia mengatakan, Kecamatan Tanah Merah masuk dalam peta wilayah rawan bencana di Kabupaten Inhil, yang ditetapkan melalui SK Bupati Inhil.

Wardan mengungkap dalam tahun ini, sudah tiga kali terjadi longsor yang mengakibatkan rumah warga rusak.

"Sampai Agustus 2021ini saja sudah terjadi tiga kali longsor di Kecamatan Tanah Merah, yang diduga disebabkan pergeseran tanah akibat abrasi karena arus laut yang kuat," kata Wardan.

Akibat bencana itu, dia menyebut telah menyebabkan 20 unit rumah warga rusak berat dan 29 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Selain itu, longsor dan abrasi juga menyebabkan pasar ikan dan dermaga bongkar muat di daerah itu rusak berat.