'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ nasional
Pemprov Riau Kirim 145 Konsentrator Oksigen ke Daerah Terpencil
| Rabu, 25 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin

Gubernur Riau Syamsuar mendistribusikan bantuan 145 unit konsentrator oksigen ke seluruh daerah terpencil. Alat itu didistribusikan untuk mencegah angka kematian akibat terpapar COVID-19.

Gubernur menyerahkan konsentrator oksigen di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi. Hadir semua direktur rumah sakit umum perwakilan di Riau yang akan mendistribusikan konsentrator oksigen.

"Hari ini kami menerima bantuan oxygen concentrator sebanyak 145 untuk daerah terpencil di Riau. Harapan kami ini hanya untuk berjaga, kalau bisa ini bantuan tak terpakai," kata Gubernur Syamsuar, Rabu (25/8/2021).

Syamsuar mengaku sudah berkonsultasi dengan pakar epidemiologi. Hasilnya, akan ada lonjakan kasus baru pada September-Oktober mendatang.

"Saya sudah rapat dengan epidemiologi, gelombang ketiga itu akhir September dan awal Oktober. Tapi tidak usah takut, kalau kita taat, tidak akan terjadi apa-apa. Tetapi kita juga siapkan semua fasilitas sampai oksigen untuk kebutuhan daerah terpencil," katanya.

Syamsuar memastikan, khusus konsentrator oksigen di Riau masih cukup sampai saat ini. Namun berbagai upaya terus dilakukan agar stok perlengkapan tetap terpenuhi. Termasuk setelah adanya bantuan dari perusahaan April Grup.

"Ini ada bantuan dari RAPP 145 oxygen concentrator. Semua kita distribusikan sampai ke daerah terpencil, harapannya angka kematian bisa menurun," katanya.

Terbaru, Syamsuar mengatakan kapasitas tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) menurun drastis. Namun angka kematian yang tinggi masih menjadi tugas bersama.

"Saat ini BOR kita 45 persen, ICU masih 60 persen, angka kesembuhan 99 persen. Tapi angka kematian kita masih tinggi, ini saya minta teman-teman cek, apa masalahnya. Awalnya 2,7 persen dan sekarang jadi 2,9 persen, itu apa masalahnya," katanya.

Direktur RAPP, Mulia Nauli, mengatakan bantuan konsentrator oksigen merupakan wujud komitmen Tanoto Foundation bersama mitra usahanya. Salah satunya komitmen mendukung pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19.

"Kami berharap bantuan konsentrator oksigen ini dapat mengatasi kekurangan pasokan oxygen dan bisa menyelamatkan nyawa para pasien yang sedang berjuang melawan COVID-19," kata Mulia.

Sejak awal Juli 2021, Tanoto Foundation telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan mengatasi kekurangan pasokan oksigen akibat kenaikan kasus COVID-19. Sebanyak 500 ton oksigen cair produksi PT RAPP telah disalurkan ke rumah sakit yang berada di sejumlah daerah di Indonesia.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
nasional

Pemprov Riau Kirim 145 Konsentrator Oksigen ke Daerah Terpencil
Rabu, 25 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Gubernur Riau Syamsuar mendistribusikan bantuan 145 unit konsentrator oksigen ke seluruh daerah terpencil. Alat itu didistribusikan untuk mencegah angka kematian akibat terpapar COVID-19.

Gubernur menyerahkan konsentrator oksigen di Gedung Daerah Balai Pauh Janggi. Hadir semua direktur rumah sakit umum perwakilan di Riau yang akan mendistribusikan konsentrator oksigen.

"Hari ini kami menerima bantuan oxygen concentrator sebanyak 145 untuk daerah terpencil di Riau. Harapan kami ini hanya untuk berjaga, kalau bisa ini bantuan tak terpakai," kata Gubernur Syamsuar, Rabu (25/8/2021).

Syamsuar mengaku sudah berkonsultasi dengan pakar epidemiologi. Hasilnya, akan ada lonjakan kasus baru pada September-Oktober mendatang.

"Saya sudah rapat dengan epidemiologi, gelombang ketiga itu akhir September dan awal Oktober. Tapi tidak usah takut, kalau kita taat, tidak akan terjadi apa-apa. Tetapi kita juga siapkan semua fasilitas sampai oksigen untuk kebutuhan daerah terpencil," katanya.

Syamsuar memastikan, khusus konsentrator oksigen di Riau masih cukup sampai saat ini. Namun berbagai upaya terus dilakukan agar stok perlengkapan tetap terpenuhi. Termasuk setelah adanya bantuan dari perusahaan April Grup.

"Ini ada bantuan dari RAPP 145 oxygen concentrator. Semua kita distribusikan sampai ke daerah terpencil, harapannya angka kematian bisa menurun," katanya.

Terbaru, Syamsuar mengatakan kapasitas tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) menurun drastis. Namun angka kematian yang tinggi masih menjadi tugas bersama.

"Saat ini BOR kita 45 persen, ICU masih 60 persen, angka kesembuhan 99 persen. Tapi angka kematian kita masih tinggi, ini saya minta teman-teman cek, apa masalahnya. Awalnya 2,7 persen dan sekarang jadi 2,9 persen, itu apa masalahnya," katanya.

Direktur RAPP, Mulia Nauli, mengatakan bantuan konsentrator oksigen merupakan wujud komitmen Tanoto Foundation bersama mitra usahanya. Salah satunya komitmen mendukung pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19.

"Kami berharap bantuan konsentrator oksigen ini dapat mengatasi kekurangan pasokan oxygen dan bisa menyelamatkan nyawa para pasien yang sedang berjuang melawan COVID-19," kata Mulia.

Sejak awal Juli 2021, Tanoto Foundation telah bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan mengatasi kekurangan pasokan oksigen akibat kenaikan kasus COVID-19. Sebanyak 500 ton oksigen cair produksi PT RAPP telah disalurkan ke rumah sakit yang berada di sejumlah daerah di Indonesia.