'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ kampar
Pupuk Subsidi Solusi Bagi Masyarakat, Awasi Pendistribusian.
| Sabtu, 14 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin

Harga pupuk yang terus meningkat membuat para petani terus merasa sulit untuk meningkatkan hasil pertaniannya, untuk itu ketersediaan Pupuk Bersubsidi adalah solusi bagi masyarakat  petani.

Demikian disampaikan Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH, MH yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri, M. Si saat membuka rapat Koordinasi Pelaksanaan Penyaluran Pupuk Bersubsidi yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota, jum’at (13/8/21 ).

Lebih lanjut Yusri yang juga merupakan Ketua Komisi Pengawas Pupuk dan Pastisida (KP3) Kabupaten Kampar dan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Riau tersebut menjelaskan, kedepan jangan sampai pupuk bersubsidi disalurkan kepada petani yang memiliki ratusan hektar kebun atau keperusahaan-perusahaan., saya tau betul kesulitan petani untuk memperoleh pupuk ” Kata Yusri Datuok Bandaro Mudo.

Pupuk bersubsidi ini diutamakan kepada para petani didesa yang memiliki kelompok tani. Makanya untuk mendapatkan pupuk ini, kepada pengecer diharapkan memberikan pemahaman atau tunjuk ajar apa saja syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi para petani agar bisa merasakan program pupuk tersebut” Harap Yusri.

Untuk diketahui juga, lanjut Ketua KTNA Provinsi Riau tersebut bahwa pada tahun 2021 Kampar mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi Urea sebanyak 7.885 ton, Sp 2.021 ton, ZA 1.549 ton, NPK 9.678 ton dan organik sebanyak 962 ton. Dengan total luas tanam lebih kurang 107 ribu hektar dengan 2 produsen, 7 distributor serta 119 Pengecer.

Kemudian kepada Produsen seperti Petro Kimia Gresik, kedepan Dt Yusri mengharapkan dalam pendistribusian agar lebih tepat sasaran dan tepat waktu, jangan sampai gara-gara keterlambatan sehingga merubah jadwal tanam. Ini perlu pengawasan kita bersama sehingga pendistribusian dapat sampai ke petani” Pintanya lagi.

Sementara kepala para distributor, Yusri juga mengharapkan untuk bisa menanggulangi sementara sebelum pupuk sampai kepengecer, walaupun selama ini pengecer terlebih daluhu dengan uang (anggaran) dimuka, tetapi jangan sampai para pengecer lama menunggu uang sudah disetor pupuk dua bulan belum datang juga” Pinta Yusri.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
kampar

Pupuk Subsidi Solusi Bagi Masyarakat, Awasi Pendistribusian.
Sabtu, 14 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Harga pupuk yang terus meningkat membuat para petani terus merasa sulit untuk meningkatkan hasil pertaniannya, untuk itu ketersediaan Pupuk Bersubsidi adalah solusi bagi masyarakat  petani.

Demikian disampaikan Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto, SH, MH yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Drs Yusri, M. Si saat membuka rapat Koordinasi Pelaksanaan Penyaluran Pupuk Bersubsidi yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota, jum’at (13/8/21 ).

Lebih lanjut Yusri yang juga merupakan Ketua Komisi Pengawas Pupuk dan Pastisida (KP3) Kabupaten Kampar dan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Riau tersebut menjelaskan, kedepan jangan sampai pupuk bersubsidi disalurkan kepada petani yang memiliki ratusan hektar kebun atau keperusahaan-perusahaan., saya tau betul kesulitan petani untuk memperoleh pupuk ” Kata Yusri Datuok Bandaro Mudo.

Pupuk bersubsidi ini diutamakan kepada para petani didesa yang memiliki kelompok tani. Makanya untuk mendapatkan pupuk ini, kepada pengecer diharapkan memberikan pemahaman atau tunjuk ajar apa saja syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi para petani agar bisa merasakan program pupuk tersebut” Harap Yusri.

Untuk diketahui juga, lanjut Ketua KTNA Provinsi Riau tersebut bahwa pada tahun 2021 Kampar mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi Urea sebanyak 7.885 ton, Sp 2.021 ton, ZA 1.549 ton, NPK 9.678 ton dan organik sebanyak 962 ton. Dengan total luas tanam lebih kurang 107 ribu hektar dengan 2 produsen, 7 distributor serta 119 Pengecer.

Kemudian kepada Produsen seperti Petro Kimia Gresik, kedepan Dt Yusri mengharapkan dalam pendistribusian agar lebih tepat sasaran dan tepat waktu, jangan sampai gara-gara keterlambatan sehingga merubah jadwal tanam. Ini perlu pengawasan kita bersama sehingga pendistribusian dapat sampai ke petani” Pintanya lagi.

Sementara kepala para distributor, Yusri juga mengharapkan untuk bisa menanggulangi sementara sebelum pupuk sampai kepengecer, walaupun selama ini pengecer terlebih daluhu dengan uang (anggaran) dimuka, tetapi jangan sampai para pengecer lama menunggu uang sudah disetor pupuk dua bulan belum datang juga” Pinta Yusri.