'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ nasional
Pemprov Riau Alokasikan 1.500 Vaksin Di Unilak, Masyarakat Antusias Ikut Disuntik
| Rabu, 11 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin

Pelaksanaan vaksinasi hari kedua di Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru berlangsung lancar dan tetap menerapkan proses ketat. Pelaksanaan vaksinasi akan berlangsung hingga hari Kamis, (12/08/2020).

Pantauan pelaksanaan vaksinasi di hari kedua dipusatkan di aula Gedung Pustaka Unilak. Panitia lokal menempatkan tiga tenda besar dengan dengan 150 kursi yang saling berjarak. Tiga kipas angin uap besar disediakan di masing-masing tenda. 

Di tiga tenda besar itu sejumlah warga telah hadir menunggu antrian sejak pagi jam 7.30 Wib. Kemudian, panitia membagi tiga titik meja pengecekan data bagi warga yang sudah mendaftar di hari Selasa, (10/08/2021) lalu. Kecepatan dan kesigapan serta informasi yang disampaikan petugas mampu menghindari kerumuman. 

Sementara itu, pantauan di dalam ruangan, ada lima meja tempat penyuntikan bagi masyarakat, satu ruangan ditempatkan di ruang VIP room yang saat kunjungan Wakapolri dijadikan ruang konfrensi pers. 

Pelaksanaan kuota vaksinasi di hari kedua berjumlah 750, pembawa acara satu persatu memanggil peserta untuk dilakukan screening/cek kesehatan. Usai lolos dilakukan cek kesehatan, peserta kemudian lanjut ke meja penyuntikan. Tak butuh waktu lama saat disuntik, kemudian, peserta bergeser ke kursi observasi, dibutuhkan waktu 20-30 menit bagi peserta untuk beristirahat sebelum dibolehkan keluar ruangan. 

Rektor Unilak, Junaidi mengatakan, bahwa pelaksanaan vaksinasi di hari kedua berlangsung lancar. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur, Wali kota Pekanbaru, dan tenaga kesehatan yang telah membantu. 

"Hari ini tanggal merah, pegawai, satpam, mahasiswa relawan Unilak tetap membantu, ini adalah misi kemanusiaan dalam rangka percepatan vaksinasi di provinsi Riau," kata Rektor Junaidi, Rabu (10/8/2021). 

Lebih lanjut Junaidi menyampaikan, bahwa khusus untuk hari Kamis (11/8/2021) kuota vaksinasi telah penuh. Jadi bagi warga yang baru akan mendaftar besok tidak disarankan datang ke kampus Unilak. Hal ini untuk mencegah kerumunan, masyarakat yang belum mendaftar agar bisa datang ke fasilitas kesehatan lainya.

"Besok yang datang ke Unilak  adalah warga peserta yang telah mendaftar di hari Selasa dan Rabu, jadi mereka datang di hari Kamis tinggal pengecekan data dan di suntik," harap Rektor. 

Ia menegaskan, bahwa pihaknya siap untuk melibatkan seluruh mahasiswa untuk menyampaikan edukasi di masyarakat. Hal ini setelah Universitas dengan almamater Kuning itu mendapat 2.000 dosis vaksin dari Polri dan Pemprov Riau.

Sementara peserta vaksinasi, Harmida Tanjung (53) yang ditemui saat observasi menyebutkan, alasan ia ikut vaksinasi agar sehat dan kekebalan tubuh baik. 

"Di Unilak vaksin ke dua, pelayanan bagus, ada mahasiswa yang bantu, jadi mudah, ruangan dingin, suntik yang pertama di kantor Lurah Umban Sari, terimakasih kepada Rektor Unilak, Pak Gubernur," ujarnya. 

Sementara, Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, Pemprov Riau mendistribusikan 1.500 dosis sebagai bentuk percepatan vaksinasi bagi masyarakat. Syamsuar juga sudah meminta kepada pusat untuk mendapat kuota vaksin mengejar target herd immunity.

"Pemerintah telah berkontribusi memberikan 1.500 kuota vaksin COVID-19 di Unilak, tentunya ini dalam rangka mendukung program percepatan vaksinasi bagi masyarakat. Sebelumnya kami juga terus meminta kepada pusat agar Riau terus mendapatkan kuota vaksin yang lebih untuk mengejar target 30 ribu vaksinasi per hari bagi masyarakat Provinsi Riau," kata Syamsuar.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
nasional

Pemprov Riau Alokasikan 1.500 Vaksin Di Unilak, Masyarakat Antusias Ikut Disuntik
Rabu, 11 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Pelaksanaan vaksinasi hari kedua di Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru berlangsung lancar dan tetap menerapkan proses ketat. Pelaksanaan vaksinasi akan berlangsung hingga hari Kamis, (12/08/2020).

Pantauan pelaksanaan vaksinasi di hari kedua dipusatkan di aula Gedung Pustaka Unilak. Panitia lokal menempatkan tiga tenda besar dengan dengan 150 kursi yang saling berjarak. Tiga kipas angin uap besar disediakan di masing-masing tenda. 

Di tiga tenda besar itu sejumlah warga telah hadir menunggu antrian sejak pagi jam 7.30 Wib. Kemudian, panitia membagi tiga titik meja pengecekan data bagi warga yang sudah mendaftar di hari Selasa, (10/08/2021) lalu. Kecepatan dan kesigapan serta informasi yang disampaikan petugas mampu menghindari kerumuman. 

Sementara itu, pantauan di dalam ruangan, ada lima meja tempat penyuntikan bagi masyarakat, satu ruangan ditempatkan di ruang VIP room yang saat kunjungan Wakapolri dijadikan ruang konfrensi pers. 

Pelaksanaan kuota vaksinasi di hari kedua berjumlah 750, pembawa acara satu persatu memanggil peserta untuk dilakukan screening/cek kesehatan. Usai lolos dilakukan cek kesehatan, peserta kemudian lanjut ke meja penyuntikan. Tak butuh waktu lama saat disuntik, kemudian, peserta bergeser ke kursi observasi, dibutuhkan waktu 20-30 menit bagi peserta untuk beristirahat sebelum dibolehkan keluar ruangan. 

Rektor Unilak, Junaidi mengatakan, bahwa pelaksanaan vaksinasi di hari kedua berlangsung lancar. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur, Wali kota Pekanbaru, dan tenaga kesehatan yang telah membantu. 

"Hari ini tanggal merah, pegawai, satpam, mahasiswa relawan Unilak tetap membantu, ini adalah misi kemanusiaan dalam rangka percepatan vaksinasi di provinsi Riau," kata Rektor Junaidi, Rabu (10/8/2021). 

Lebih lanjut Junaidi menyampaikan, bahwa khusus untuk hari Kamis (11/8/2021) kuota vaksinasi telah penuh. Jadi bagi warga yang baru akan mendaftar besok tidak disarankan datang ke kampus Unilak. Hal ini untuk mencegah kerumunan, masyarakat yang belum mendaftar agar bisa datang ke fasilitas kesehatan lainya.

"Besok yang datang ke Unilak  adalah warga peserta yang telah mendaftar di hari Selasa dan Rabu, jadi mereka datang di hari Kamis tinggal pengecekan data dan di suntik," harap Rektor. 

Ia menegaskan, bahwa pihaknya siap untuk melibatkan seluruh mahasiswa untuk menyampaikan edukasi di masyarakat. Hal ini setelah Universitas dengan almamater Kuning itu mendapat 2.000 dosis vaksin dari Polri dan Pemprov Riau.

Sementara peserta vaksinasi, Harmida Tanjung (53) yang ditemui saat observasi menyebutkan, alasan ia ikut vaksinasi agar sehat dan kekebalan tubuh baik. 

"Di Unilak vaksin ke dua, pelayanan bagus, ada mahasiswa yang bantu, jadi mudah, ruangan dingin, suntik yang pertama di kantor Lurah Umban Sari, terimakasih kepada Rektor Unilak, Pak Gubernur," ujarnya. 

Sementara, Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, Pemprov Riau mendistribusikan 1.500 dosis sebagai bentuk percepatan vaksinasi bagi masyarakat. Syamsuar juga sudah meminta kepada pusat untuk mendapat kuota vaksin mengejar target herd immunity.

"Pemerintah telah berkontribusi memberikan 1.500 kuota vaksin COVID-19 di Unilak, tentunya ini dalam rangka mendukung program percepatan vaksinasi bagi masyarakat. Sebelumnya kami juga terus meminta kepada pusat agar Riau terus mendapatkan kuota vaksin yang lebih untuk mengejar target 30 ribu vaksinasi per hari bagi masyarakat Provinsi Riau," kata Syamsuar.