'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ nasional
Rapat Paripurna HUT ke-64 Riau, Gubri Paparkan Ekonomi Riau Alami Pertumbuhan
| Senin, 9 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin

Pandemi Covid-19 telah menjadi bencana kesehatan dan kemanusiaan hampir dua tahun belakangan ini, yang berimbas pada semua lini kehidupan manusia. Berawal dari masalah kesehatan, dampak Covid-19 telah meluas ke permasalahan sosial, ekonomi, bahkan sektor keuangan.

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan beberapa dampak ekonomi yang ditimbulkan pandemi ini, diantaranya seperti pada pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2020 mengalami kontraksi sebesar 2,07 persen dibandingkan tahun 2019.

"Namun, pada Triwulan II-2021 terhadap Triwulan II-2020 kondisi ekonomi nasional semakin membaik tumbuh sebesar 7,07 persen," kata Gubri dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Riau dalam rangka peringatan hari jadi ke-64 Provinsi Riau Tahun 2021, Senin (9/8/2021).

Sedangkan Provinsi Riau juga mengalami kontraksi pertumbuhan ekonominya sebesar 1,12 persen pada tahun 2020 dibandingkan tahun 2019, pada Triwulan-II 2021 mengikuti perkembangan ekonomi nasional pada periode yang sama tumbuh sebesar 5,13 persen. 

"Provinsi Riau juga merupakan provinsi dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar ke-6 di Indonesia atau terbesar ke-2 di luar Pulau Jawa. Kontribusi PDRB Provinsi Riau terhadap total PDRB seluruh provinsi di Indonesia sebesar 4,62 persen pada tahun 2020," jelasnya.

Berdasarkan pertumbuhan ekonomi yang diukur dari PDRB Provinsi Riau dari sisi lapangan usaha, sektor yang memberikan kontribusi terbesar untuk meningkatkan perekonomian Provinsi Riau yakni Industri Pengolahan sebesar 28 persen. Kontribusi terbesar kedua adalah sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 26,38 perssn.

Kontribusi terbesar ketiga sektor Pertambangan dan Penggalian sebesar 20,14 persen. Kontribusi terbesar keempat sektor Perdagangan dan Reparasi sebesar 9,84 persen dan kontribusi terbesar kelima ialah sektor Kontruksi sebesar 8,98 persen.

Capaian indikator makro pembangunan di Provinsi Riau pada masa pandemi COVID-19, Alhamdulillah masih tergolong baik jika dibandingkan dengan 33 Provinsi di Indonesia, terutama Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2020 sebesar 72,71 kategori tinggi atau peringkat ke tujuh secara nasional.

"Meskipun menurun sebesar 0,29 poin dibandingkan tahun 2019 (73,00) poin. Penurunan IPM Riau tersebut sangat dipengaruhi oleh turunnya rata-rata pengeluaran per kapita, yaitu dari 11,26 juta Rupiah pada tahun 2019 menjadi 10,68 juta Rupiah pada tahun 2020," tukasnya.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
nasional

Rapat Paripurna HUT ke-64 Riau, Gubri Paparkan Ekonomi Riau Alami Pertumbuhan
Senin, 9 Agustus 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Pandemi Covid-19 telah menjadi bencana kesehatan dan kemanusiaan hampir dua tahun belakangan ini, yang berimbas pada semua lini kehidupan manusia. Berawal dari masalah kesehatan, dampak Covid-19 telah meluas ke permasalahan sosial, ekonomi, bahkan sektor keuangan.

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengatakan beberapa dampak ekonomi yang ditimbulkan pandemi ini, diantaranya seperti pada pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2020 mengalami kontraksi sebesar 2,07 persen dibandingkan tahun 2019.

"Namun, pada Triwulan II-2021 terhadap Triwulan II-2020 kondisi ekonomi nasional semakin membaik tumbuh sebesar 7,07 persen," kata Gubri dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Riau dalam rangka peringatan hari jadi ke-64 Provinsi Riau Tahun 2021, Senin (9/8/2021).

Sedangkan Provinsi Riau juga mengalami kontraksi pertumbuhan ekonominya sebesar 1,12 persen pada tahun 2020 dibandingkan tahun 2019, pada Triwulan-II 2021 mengikuti perkembangan ekonomi nasional pada periode yang sama tumbuh sebesar 5,13 persen. 

"Provinsi Riau juga merupakan provinsi dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar ke-6 di Indonesia atau terbesar ke-2 di luar Pulau Jawa. Kontribusi PDRB Provinsi Riau terhadap total PDRB seluruh provinsi di Indonesia sebesar 4,62 persen pada tahun 2020," jelasnya.

Berdasarkan pertumbuhan ekonomi yang diukur dari PDRB Provinsi Riau dari sisi lapangan usaha, sektor yang memberikan kontribusi terbesar untuk meningkatkan perekonomian Provinsi Riau yakni Industri Pengolahan sebesar 28 persen. Kontribusi terbesar kedua adalah sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 26,38 perssn.

Kontribusi terbesar ketiga sektor Pertambangan dan Penggalian sebesar 20,14 persen. Kontribusi terbesar keempat sektor Perdagangan dan Reparasi sebesar 9,84 persen dan kontribusi terbesar kelima ialah sektor Kontruksi sebesar 8,98 persen.

Capaian indikator makro pembangunan di Provinsi Riau pada masa pandemi COVID-19, Alhamdulillah masih tergolong baik jika dibandingkan dengan 33 Provinsi di Indonesia, terutama Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2020 sebesar 72,71 kategori tinggi atau peringkat ke tujuh secara nasional.

"Meskipun menurun sebesar 0,29 poin dibandingkan tahun 2019 (73,00) poin. Penurunan IPM Riau tersebut sangat dipengaruhi oleh turunnya rata-rata pengeluaran per kapita, yaitu dari 11,26 juta Rupiah pada tahun 2019 menjadi 10,68 juta Rupiah pada tahun 2020," tukasnya.