'
18 Zulqaidah 1447 H | Selasa, 5 Mei 2026
×
/ nasional
Jerit Pedagang Pasar Bandung Tolak PPKM Darurat Diperpanjang
| Sabtu, 17 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Puluhan pedagang dari Aliansi Pedagang Bandung menggelar unjuk rasa di Pasar Baru, Bandung, pada Jumat (16/7) untuk mendesak pemerintah tak memperpanjang masa PPKM Darurat.

Koordinator aksi, Ari, mengatakan bahwa jika wacana ini direalisasikan, tentu membuat kondisi perekonomian pedagang pasar sangat tertekan dan terpukul.

"Pedagang di Bandung menolak perpanjangan PPKM darurat. Contohnya, seperti kios di Pasar Baru banyak yang tutup, dijual, dan dikontrak pun tidak laku," kata Ari.

Ari menuturkan, pedagang di Pasar Baru yang bertahan hanya 40 persen setelah situasi pasca-Lebaran ditambah PPKM Darurat.

"Saat buka nanti, kita tidak tahu berapa yang bertahan. Ini tidak hanya di Pasar Baru, tetapi juga di Pasar Andir, Pasar Banceuy, Pasar ITC, dan lainnya," ujarnya.

Ari menuturkan, PPKM Darurat ini sangat menyengsarakan para pedagang. Ia mafhum dengan kebijakan pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona, tetapi seharusnya dibarengi dengan bantuan atau bentuk kompensasi lainnya.

"Walau kami mendengar isu bantuan, tapi sampai detik ini belum ada kepada para pedagang. PPKM ini berdampak kepada pedagang di Kota Bandung. Dampaknya berupa kemiskinan dan kelaparan yang bahkan lebih berbahaya," ujarnya.

Ari berharap pemerintah membuka ruang diskusi bersama para pedagang untuk mencari jalan tengah. Mereka sengsara karena pengelola tempat niaga baik negeri atau swasta tetap menarik biaya beban dan listrik kepada para pedagang di dalamnya.

"Karena beban kami cukup berat. Harus tetap membayar service charge secara penuh, dan juga harus membayar listrik secara penuh. Selama tutup, kami harus memikirkan nasib karyawan dan anak istri," tuturnya.

Salah satu perwakilan pedagang Pasar Baru, Hisar Sitompul, berharap Presiden Joko Widodo dan Menko Marves RI, Luhut Binsar Panjaitan, bisa memperhatikan nasib para pedagang.

"Tolong adil kepada masyarakat. Antara penanganan pandemi dan ekonomi harus berimbang agar masyarakat kita sejahtera. Bagi Pak Luhut, orangnya berani dan baik hati yang berani pasang badan terhadap semua partai politik yang mendesak lockdown," katanya.

Hisar mengaku sebagai pedagang dirinya frustrasi dengan kondisi ini, sebab ia memiliki 20 karyawan yang harus diperhatikan hajat hidupnya.

"Sekarang beli susu saja sudah susah. Saya harus terpaksa online, padahal sebelumnya tidak pernah online. Mau tidak mau sekarang saya harus melayani online ini hanya bisa bantu paling tiga orang sehari untuk bekerja mereka digilir," ujarnya.

Index
Kisah Pilu Putri, Korban Narkoba yang Datang ke Rumah Dinas Bupati Siak
Pelaku Usaha Pekanbaru Riau Gelar Temu Ramah dan Sosialisasi Bersama Penggadaian
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
Pemko Pekanbaru Jawab Pandangan Umum Fraksi Terkait LKPj 2025
Pemko Pekanbaru Koordinasi ke Pemprov Minta Bangun Drainase Jalan Soekarno Hatta
Index
Deportasi Perdana Pascalebaran, 32 Pekerja Migran dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
HUT PUPR ke-2,Ketum Handoko,PUPR Terus Berkembang,Berkolaborasi dengan Pihak Pemerintah dan Swasta
Bupati Pelalawan H. Zukri Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Jelang Idul Fitri
 Jalin Silaturrahmi,DPD Parsindo Riau Buka Puasa Bersama 137 Yatim dan Dhuafa
 Inspektorat Kota Pekanbaru dan Darma Wanita Berbagi 1000 Paket Takjil Gratis
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Bupati Siak Afni, Hadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Polda Riau
Serap Aspirasi hingga Bahas Beasiswa
Bupati Siak Afni Yakin Generasi Muda Siak Mampu Tumbuh Menjadi Generasi Qur’ani
pemerintahan
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
daerah
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
nasional

Jerit Pedagang Pasar Bandung Tolak PPKM Darurat Diperpanjang
Sabtu, 17 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Puluhan pedagang dari Aliansi Pedagang Bandung menggelar unjuk rasa di Pasar Baru, Bandung, pada Jumat (16/7) untuk mendesak pemerintah tak memperpanjang masa PPKM Darurat.

Koordinator aksi, Ari, mengatakan bahwa jika wacana ini direalisasikan, tentu membuat kondisi perekonomian pedagang pasar sangat tertekan dan terpukul.

"Pedagang di Bandung menolak perpanjangan PPKM darurat. Contohnya, seperti kios di Pasar Baru banyak yang tutup, dijual, dan dikontrak pun tidak laku," kata Ari.

Ari menuturkan, pedagang di Pasar Baru yang bertahan hanya 40 persen setelah situasi pasca-Lebaran ditambah PPKM Darurat.

"Saat buka nanti, kita tidak tahu berapa yang bertahan. Ini tidak hanya di Pasar Baru, tetapi juga di Pasar Andir, Pasar Banceuy, Pasar ITC, dan lainnya," ujarnya.

Ari menuturkan, PPKM Darurat ini sangat menyengsarakan para pedagang. Ia mafhum dengan kebijakan pemerintah untuk menekan penyebaran virus corona, tetapi seharusnya dibarengi dengan bantuan atau bentuk kompensasi lainnya.

"Walau kami mendengar isu bantuan, tapi sampai detik ini belum ada kepada para pedagang. PPKM ini berdampak kepada pedagang di Kota Bandung. Dampaknya berupa kemiskinan dan kelaparan yang bahkan lebih berbahaya," ujarnya.

Ari berharap pemerintah membuka ruang diskusi bersama para pedagang untuk mencari jalan tengah. Mereka sengsara karena pengelola tempat niaga baik negeri atau swasta tetap menarik biaya beban dan listrik kepada para pedagang di dalamnya.

"Karena beban kami cukup berat. Harus tetap membayar service charge secara penuh, dan juga harus membayar listrik secara penuh. Selama tutup, kami harus memikirkan nasib karyawan dan anak istri," tuturnya.

Salah satu perwakilan pedagang Pasar Baru, Hisar Sitompul, berharap Presiden Joko Widodo dan Menko Marves RI, Luhut Binsar Panjaitan, bisa memperhatikan nasib para pedagang.

"Tolong adil kepada masyarakat. Antara penanganan pandemi dan ekonomi harus berimbang agar masyarakat kita sejahtera. Bagi Pak Luhut, orangnya berani dan baik hati yang berani pasang badan terhadap semua partai politik yang mendesak lockdown," katanya.

Hisar mengaku sebagai pedagang dirinya frustrasi dengan kondisi ini, sebab ia memiliki 20 karyawan yang harus diperhatikan hajat hidupnya.

"Sekarang beli susu saja sudah susah. Saya harus terpaksa online, padahal sebelumnya tidak pernah online. Mau tidak mau sekarang saya harus melayani online ini hanya bisa bantu paling tiga orang sehari untuk bekerja mereka digilir," ujarnya.