'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ kesehatan
Gubri: Pemerintah Akan Berupaya Beli Alat Pendeteksi Covid-19 Varian Delta
| Selasa, 13 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Melihat perkembangan kasus positif harian di Riau saat ini, sangat berpotensi masuknya virus corona (Covid-19) varian delta. Hal ini disampaikan Gubernur Riau Syamsuar dalam Rapat Monev PPKM Mikro di Pekanbaru, Senin (12/7/2021).

"Selanjutnya berkenanaan dengan varian baru (Covid-19 varian delta) Riau termasuk daerah yang sangat memungkinkan," tuturnya.

"Kami juga sudah membicarakan dengan berbagai pihak terkait masalah ini," sambungnya.

Oleh sebab itu, dijelaskannya, Pemprov Riau saat ini tengah mengupayakan untuk membeli alat deteksi virus corona varian delta, agar keberadaan virus itu lebih mudah dan cepat terdeteksi.

Menurut Syamsuar, hal ini termasuk mendesak dan tidak bisa bergantung kepada pemerintah pusat. Pengalaman sebelumnya, untuk satu sampel yang dirikim ke laboratorium di Jakarta, bukuh waktu sekitarb 3 minggu menunggu hasilnya keluar.

"Itu terlalu lama. Sedangkan si delta ini penyebarannya sangat cepat. Jadi tidak mungkin harus menunggu selama itu. Satu - satunya cara kita harus punya alat pendeteksi agar lebih cepat," katanya.

Syamsuar juga menekankan bahwa pihaknya telah melakukan konsultasi dengan pihak - pihak terkait terhadap rencana Riau untuk membeli alat itu. Namun dalam ketentuan penggunaan APBD, juga tidak bisa dilakukan serampangan, sebab berpotensi akan menimbulkan masalahn hukum di kemudian hari.

"Makanya sekarang tahapan - tahapan konsultasi itu tengah kami lakukan. Kita masih menunggu hasilnya. Kalau memang diperbolehkan melakukan perubahan anggaran itu, maka alat pendeteksi ini langsung dibeli," tuturnya.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
kesehatan

Gubri: Pemerintah Akan Berupaya Beli Alat Pendeteksi Covid-19 Varian Delta
Selasa, 13 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Melihat perkembangan kasus positif harian di Riau saat ini, sangat berpotensi masuknya virus corona (Covid-19) varian delta. Hal ini disampaikan Gubernur Riau Syamsuar dalam Rapat Monev PPKM Mikro di Pekanbaru, Senin (12/7/2021).

"Selanjutnya berkenanaan dengan varian baru (Covid-19 varian delta) Riau termasuk daerah yang sangat memungkinkan," tuturnya.

"Kami juga sudah membicarakan dengan berbagai pihak terkait masalah ini," sambungnya.

Oleh sebab itu, dijelaskannya, Pemprov Riau saat ini tengah mengupayakan untuk membeli alat deteksi virus corona varian delta, agar keberadaan virus itu lebih mudah dan cepat terdeteksi.

Menurut Syamsuar, hal ini termasuk mendesak dan tidak bisa bergantung kepada pemerintah pusat. Pengalaman sebelumnya, untuk satu sampel yang dirikim ke laboratorium di Jakarta, bukuh waktu sekitarb 3 minggu menunggu hasilnya keluar.

"Itu terlalu lama. Sedangkan si delta ini penyebarannya sangat cepat. Jadi tidak mungkin harus menunggu selama itu. Satu - satunya cara kita harus punya alat pendeteksi agar lebih cepat," katanya.

Syamsuar juga menekankan bahwa pihaknya telah melakukan konsultasi dengan pihak - pihak terkait terhadap rencana Riau untuk membeli alat itu. Namun dalam ketentuan penggunaan APBD, juga tidak bisa dilakukan serampangan, sebab berpotensi akan menimbulkan masalahn hukum di kemudian hari.

"Makanya sekarang tahapan - tahapan konsultasi itu tengah kami lakukan. Kita masih menunggu hasilnya. Kalau memang diperbolehkan melakukan perubahan anggaran itu, maka alat pendeteksi ini langsung dibeli," tuturnya.