'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ nasional
Selain Amerika Serikat, 3 Negara Ini Donasikan Vaksin Covid-19 untuk Indonesia
| Senin, 12 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Kementerian Kesehatan akan menyuntikan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster untuk tenaga kesehatan mulai pekan depan. Rencananya, para nakes ini akan memperoleh vaksin Moderna dari Amerika Serikat.

“Dalam dua hari lagi, kita akan mendapatkan kiriman 3 juta dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat,” kata Juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informasi, Dedy Permadi dalam konferensi pers harian PPKM Darurat yang dilakukan secara daring, Jumat, 9 Juli 2021.

Sebelumnya, Penasihat Keamanan Nasional Amerika Jake Sullivan menyatakan Negeri Abang Sam akan memberikan 4 juta dosis vaksin Moderna ke Indonesia dalam waktu dekat. Hal itu ia sampaikan dalam percakapannya dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi pada Jumat, 2 Juli 2021. 

"Sullivan menggarisbawahi pentingnya posisi administrasi Joe Biden - Kamala Harris di Indonesia, Asia Tenggara, dalam menghadapi pandemi COVID-19. Ia juga berjanji untuk terus mendukung kerjasama tingkat tinggi," ujar pernytaan pers Pemerintah Amerika, dikutip dari Reuters, Ahad, 4 Juli 2021.

Sullivan berkata, pemberian donasi tersebut bertujuan untuk menegaskan komitmen Amerika untuk membantu Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Adapun empat juta dosis tersebut, kata Sullivan, akan dikirimkan ke Indonesia lewat COVAX.  

Selain Amerika, negara yang akan mengirimkan vaksin ke Indonesia adalah Belanda. Pada Jumat, 2 Juli 2021, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Belanda akan mengirimkan tiga juta dosis vaksin plus obat-obatan terapi. Nama dari vaksin dan obat yang akan diberikan belum disampaikan. 

Jepang, kata Retno Marsudi, juga menyumbangkan vaksin. Pengapalan pertama sudah sampai di Indonesia. Retno mengatakan bakal ada pengiriman kedua ke depannya.  "Pengapalan kedua, berdasarkan informasi dari Jepang, akan menyusul kemudian dalam waktu yang tidak terlalu lama," ujar Retno Marsudi.

Perkembangan terakhir, Inggris pun ingin mengirimkan donasi vaksin ke Indonesia. Walau begitu, besaran dan kapan pengiriman akan dilakukan masih dalam pembahasan hingga berita ini ditulis. 

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan dengan adanya bantuan dari negara lain, target vaksinasi Covid-19 untuk 181,5 juta penduduk bisa tercapai. Sampai akhir tahun ini, kata Budi, setidaknya ada sebanyak 441 juta dosis vaksin yang akan tiba.

Pada bulan ini, ujar Budi, pemerintah akan menerima 33 juta dosis vaksin. "Sebanyak 4 juta dosis vaksin buatan Moderna dari Amerika akan datang bertahap, tahap pertamanya akan datang minggu ini," kata Budi.

Kemudian, ada 2,1 juta dosis vaksin dari Jepang, sebagian sudah diterima dan sisanya akan datang di pekan ini. Lalu ada vaksin Covid-19 dari Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) COVAX sebanyak 3,4 juta dosis.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
nasional

Selain Amerika Serikat, 3 Negara Ini Donasikan Vaksin Covid-19 untuk Indonesia
Senin, 12 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Kementerian Kesehatan akan menyuntikan vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster untuk tenaga kesehatan mulai pekan depan. Rencananya, para nakes ini akan memperoleh vaksin Moderna dari Amerika Serikat.

“Dalam dua hari lagi, kita akan mendapatkan kiriman 3 juta dosis vaksin Moderna dari Amerika Serikat,” kata Juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informasi, Dedy Permadi dalam konferensi pers harian PPKM Darurat yang dilakukan secara daring, Jumat, 9 Juli 2021.

Sebelumnya, Penasihat Keamanan Nasional Amerika Jake Sullivan menyatakan Negeri Abang Sam akan memberikan 4 juta dosis vaksin Moderna ke Indonesia dalam waktu dekat. Hal itu ia sampaikan dalam percakapannya dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi pada Jumat, 2 Juli 2021. 

"Sullivan menggarisbawahi pentingnya posisi administrasi Joe Biden - Kamala Harris di Indonesia, Asia Tenggara, dalam menghadapi pandemi COVID-19. Ia juga berjanji untuk terus mendukung kerjasama tingkat tinggi," ujar pernytaan pers Pemerintah Amerika, dikutip dari Reuters, Ahad, 4 Juli 2021.

Sullivan berkata, pemberian donasi tersebut bertujuan untuk menegaskan komitmen Amerika untuk membantu Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Adapun empat juta dosis tersebut, kata Sullivan, akan dikirimkan ke Indonesia lewat COVAX.  

Selain Amerika, negara yang akan mengirimkan vaksin ke Indonesia adalah Belanda. Pada Jumat, 2 Juli 2021, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Belanda akan mengirimkan tiga juta dosis vaksin plus obat-obatan terapi. Nama dari vaksin dan obat yang akan diberikan belum disampaikan. 

Jepang, kata Retno Marsudi, juga menyumbangkan vaksin. Pengapalan pertama sudah sampai di Indonesia. Retno mengatakan bakal ada pengiriman kedua ke depannya.  "Pengapalan kedua, berdasarkan informasi dari Jepang, akan menyusul kemudian dalam waktu yang tidak terlalu lama," ujar Retno Marsudi.

Perkembangan terakhir, Inggris pun ingin mengirimkan donasi vaksin ke Indonesia. Walau begitu, besaran dan kapan pengiriman akan dilakukan masih dalam pembahasan hingga berita ini ditulis. 

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan dengan adanya bantuan dari negara lain, target vaksinasi Covid-19 untuk 181,5 juta penduduk bisa tercapai. Sampai akhir tahun ini, kata Budi, setidaknya ada sebanyak 441 juta dosis vaksin yang akan tiba.

Pada bulan ini, ujar Budi, pemerintah akan menerima 33 juta dosis vaksin. "Sebanyak 4 juta dosis vaksin buatan Moderna dari Amerika akan datang bertahap, tahap pertamanya akan datang minggu ini," kata Budi.

Kemudian, ada 2,1 juta dosis vaksin dari Jepang, sebagian sudah diterima dan sisanya akan datang di pekan ini. Lalu ada vaksin Covid-19 dari Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) COVAX sebanyak 3,4 juta dosis.