'
9 Zulhijjah 1447 H | Selasa, 26 Mei 2026
×
/ dunia
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
| Selasa, 14 Januari 2025
Editor : | Penulis : admin

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir mengancam akan membubarkan pemerintahan PM Benjamin Netanyahu jika gencatan senjata dengan Hamas disepakati. (Foto: via REUTERS/MENAHEM KAHANA)
Jakarta - Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir mengancam akan membubarkan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu jika gencatan senjata dengan milisi Hamas Palestina disepakati.

Dalam unggahan di media sosial, Ben Gvir menyatakan dirinya akan mengundurkan diri dari pemerintahan Netanyahu apabila kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas terwujud.

"Bersama-sama kita harus dengan tegas memberi tahu perdana menteri bahwa jika kesepakatan berjalan, kami berdua akan mundur dari pemerintahan," kata Ben Gvir di X, Selasa (14/1), seperti dikutip CNN.

Ben Gvir mengajak Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich bergabung dengannya untuk mengundurkan diri guna menolak gencatan senjata.

Dua menteri ini memiliki partai di parlemen yang suaranya dibutuhkan Netanyahu untuk mengamankan koalisinya agar tak runtuh.

"Selama satu tahun terakhir, melalui kekuatan politik kami, kami berhasil mencegah kesepakatan ini bergerak maju berkali-kali," kata Ben Gvir.

Menurut Ben Gvir, pengunduran dirinya sendiri tak bisa memaksa Netanyahu mempertimbangkan kembali penandatanganan kesepakatan gencatan senjata yang telah memasuki tahap akhir tersebut.

Qatar hingga Amerika Serikat belakangan sedang menggenjot pembicaraan mengenai gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Pembicaraan itu disebut-sebut konstruktif sampai Presiden terpilih Donald Trump memperkirakan gencatan senjata bisa tercapai pada akhir pekan ini.

Menurut pejabat senior Israel, Hamas akan melepaskan 33 sandera di fase pertama gencatan senjata. Pejabat itu menduga sandera yang dikembalikan sebagian besar dalam kondisi hidup, namun tak menutup kemungkinan ada pula yang dikembalikan dalam kondisi meninggal dunia.

Smotrich sejauh ini belum mengatakan apapun mengenai pengunduran dirinya dari kabinet Netanyahu. Ia hanya menyebut kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas "bencana" bagi keamanan nasional Israel.

Sumber: CNNIndonesia

Index
Bupati Siak Gandeng SKK Migas dan BPKP, Seleksi Dirut BSP Masuk Babak Akhir
Demi Proses Administrasi Bantuan Sapi Presiden, Peternak Riau Kumpul di Kantor Gubri
Disdik Kota Pekanbaru Vidcon ESD Pertemukan Pelajar, Indonesia, Malaysia dan Thailand
Mandi di Sungai Kampar, Anak 13 Tahun Dilaporkan Hilang Tenggelam
Libur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
Ketua TP PKK Pekanbaru dan Siak Gelar Diskusi Bahas Pengelolaan Sampah Tepat Guna
Pemko Pekanbaru Siap Gelar Operasi Pasar Tekan Lonjakan Harga Minyakita
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
Pemko Pekanbaru akan Membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Menyukseskan Program MBG.
Index
Perkuat Rantai Dingin, Diskan Bengkalis Bina Pelaku Usaha Es Balok untuk Jaga Mutu Udang
Tim Pembina Posyandu Bengkalis Monitoring Dua Posyandu, Tinjau Implementasi 6 SPM
Pemkab Bengkalis Buka Seleksi Calon Komisaris PT. BLJ, Berikut Informasinya
MUI Bukit Batu Bersama PT Pertamina Patra Niaga RU II Sungai Pakning Sukses Gelar Bimtek Qurban Sesu
Festival Bakso Berbagi Kebahagiaan Bersama 1.000 Anak Panti Kota Pekanbaru
Gelar Program DSS, Diskominfotik Bengkalis Ajak Siswa SD Negeri 1 Jadi Generasi Cerdas Digital
Disdukcapil Bengkalis kembali Jemput Bola Perekaman KTP-el di SMAN 3 Bengkalis
Pekanbaru Melaju Cepat: Dari Program Prioritas hingga Dampak Nyata bagi Warga
Satu Tahun Kepemimpinan Agung dan Markarius, Fiskal Naik Singnifikan
Kisah Pilu Putri, Korban Narkoba yang Datang ke Rumah Dinas Bupati Siak
pemerintahan
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
Pemko Pekanbaru akan Membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Menyukseskan Program MBG.
Satu Tahun Kepemimpinan Agung dan Markarius, Fiskal Naik Singnifikan
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
daerah
Bupati Siak Gandeng SKK Migas dan BPKP, Seleksi Dirut BSP Masuk Babak Akhir
Mandi di Sungai Kampar, Anak 13 Tahun Dilaporkan Hilang Tenggelam
Libur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru
Ketua TP PKK Pekanbaru dan Siak Gelar Diskusi Bahas Pengelolaan Sampah Tepat Guna
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
dunia

Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Selasa, 14 Januari 2025
Editor : | Penulis : admin
Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir mengancam akan membubarkan pemerintahan PM Benjamin Netanyahu jika gencatan senjata dengan Hamas disepakati. (Foto: via REUTERS/MENAHEM KAHANA)
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan
Jakarta - Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir mengancam akan membubarkan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu jika gencatan senjata dengan milisi Hamas Palestina disepakati.

Dalam unggahan di media sosial, Ben Gvir menyatakan dirinya akan mengundurkan diri dari pemerintahan Netanyahu apabila kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas terwujud.

"Bersama-sama kita harus dengan tegas memberi tahu perdana menteri bahwa jika kesepakatan berjalan, kami berdua akan mundur dari pemerintahan," kata Ben Gvir di X, Selasa (14/1), seperti dikutip CNN.

Ben Gvir mengajak Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich bergabung dengannya untuk mengundurkan diri guna menolak gencatan senjata.

Dua menteri ini memiliki partai di parlemen yang suaranya dibutuhkan Netanyahu untuk mengamankan koalisinya agar tak runtuh.

"Selama satu tahun terakhir, melalui kekuatan politik kami, kami berhasil mencegah kesepakatan ini bergerak maju berkali-kali," kata Ben Gvir.

Menurut Ben Gvir, pengunduran dirinya sendiri tak bisa memaksa Netanyahu mempertimbangkan kembali penandatanganan kesepakatan gencatan senjata yang telah memasuki tahap akhir tersebut.

Qatar hingga Amerika Serikat belakangan sedang menggenjot pembicaraan mengenai gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Pembicaraan itu disebut-sebut konstruktif sampai Presiden terpilih Donald Trump memperkirakan gencatan senjata bisa tercapai pada akhir pekan ini.

Menurut pejabat senior Israel, Hamas akan melepaskan 33 sandera di fase pertama gencatan senjata. Pejabat itu menduga sandera yang dikembalikan sebagian besar dalam kondisi hidup, namun tak menutup kemungkinan ada pula yang dikembalikan dalam kondisi meninggal dunia.

Smotrich sejauh ini belum mengatakan apapun mengenai pengunduran dirinya dari kabinet Netanyahu. Ia hanya menyebut kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas "bencana" bagi keamanan nasional Israel.

Sumber: CNNIndonesia