'
27 Safar 1448 H | Rabu, 12 Agustus 2026
×
/ pekanbaru
Satu Persatu Program Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Terealisasi
Pekanbaru Melaju Cepat: Dari Program Prioritas hingga Dampak Nyata bagi Warga
| Selasa, 5 Mei 2026
Editor : | Penulis :

PEKANBARU — Dalam kurun satu tahun terakhir, wajah Kota Pekanbaru mulai menunjukkan perubahan yang signifikan. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, berbagai program prioritas tidak hanya direalisasikan, tetapi juga mulai memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Alih-alih sekadar retorika, arah pembangunan kota kini bergerak lebih sistematis. Pemerintah kota menitikberatkan pada solusi konkret terhadap persoalan klasik perkotaan—mulai dari sampah, banjir, hingga pelayanan publik yang sebelumnya dinilai lambat.

Salah satu langkah awal yang dirasakan langsung masyarakat adalah penyesuaian tarif parkir yang lebih terjangkau. Di saat yang sama, sektor kebersihan mendapat perhatian serius melalui gerakan “Serbu Sampah” dan pembentukan Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di seluruh kelurahan. Penindakan terhadap pembuang sampah sembarangan pun diperketat, mencerminkan pendekatan yang tidak lagi kompromistis terhadap pelanggaran lingkungan.

Upaya penataan kota juga terlihat dari penertiban ratusan tiang reklame yang selama ini dinilai mengganggu ketertiban visual kota. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pembenahan dilakukan tidak hanya dari sisi fungsi, tetapi juga estetika.

Dalam hal pelayanan publik, inovasi terus didorong. Kehadiran Mobil AMAN menjadi solusi jemput bola untuk layanan administrasi kependudukan, memudahkan warga tanpa harus bergantung pada kantor pelayanan.

Masalah banjir yang selama ini menjadi momok, ditangani melalui pendekatan terintegrasi. Normalisasi sungai, perbaikan drainase, hingga penanganan titik rawan dilakukan secara simultan. Pemerintah juga memperkuat komitmen lingkungan dengan menanam ribuan pohon sebagai bagian dari visi kota hijau berkelanjutan.

Di sektor sosial dan pendidikan, intervensi dilakukan secara menyeluruh. Program beasiswa untuk berbagai jenjang pendidikan, termasuk bagi penghafal Al-Qur’an, menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan. Sementara itu, program Zero Putus Sekolah berhasil menjangkau ribuan anak yang sebelumnya terhambat akses pendidikannya.

Pemerintah juga hadir dalam menyelesaikan persoalan mendasar seperti ijazah tertahan dan keterbatasan perlengkapan sekolah. Program wajib belajar 13 tahun diperkuat dengan kehadiran PAUD di setiap kelurahan yang terintegrasi dengan layanan kesehatan masyarakat.

Langkah preventif di bidang kesehatan turut diperluas melalui program pemeriksaan gratis serta penyediaan Makan Bergizi Gratis bagi kelompok rentan. Kebijakan ini tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, pemerintah juga mendorong penguatan identitas daerah. Berbagai agenda budaya seperti festival Melayu hingga pelaksanaan MTQ menjadi ruang bagi pelestarian nilai lokal sekaligus penggerak ekonomi kreatif.

Di sisi lain, gaya hidup sehat mulai difasilitasi melalui penyelenggaraan event olahraga dan pembangunan fasilitas publik. Program pemberdayaan masyarakat melalui dana Rp100 juta per RW menjadi salah satu strategi untuk mempercepat pembangunan berbasis komunitas.

Dari aspek infrastruktur, progres pembangunan menunjukkan capaian di atas target. Perbaikan jalan, revitalisasi halte, penerangan kota, hingga penyediaan wifi gratis menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

Stabilitas ekonomi juga dijaga melalui intervensi langsung seperti bazaar pangan murah. Sementara itu, pembenahan tata kelola keuangan ditunjukkan dengan pelunasan utang daerah dalam jumlah besar, serta percepatan layanan perizinan yang kini semakin efisien.

Komitmen terhadap keamanan masyarakat diwujudkan melalui pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112, yang diharapkan mampu memberikan respons cepat terhadap kondisi darurat.

Di sektor lingkungan, inovasi jangka panjang mulai dirintis melalui pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan urbanisasi yang semakin kompleks.

Atas berbagai capaian tersebut, Agung Nugroho mendapatkan pengakuan di tingkat nasional melalui penghargaan pemerintah pusat, khususnya dalam keberhasilan menekan angka kemiskinan dan stunting.

Dorongan Program Nasional Percepat Transformasi

Sejalan dengan kebijakan nasional, Pekanbaru juga aktif mengakselerasi sejumlah program strategis. Program Makan Bergizi Gratis kini didukung puluhan dapur umum yang melayani ribuan porsi setiap hari.

Pembentukan koperasi di setiap kelurahan menjadi bagian dari penguatan ekonomi berbasis masyarakat. Digitalisasi pendidikan juga terus berjalan, ditandai dengan pemanfaatan teknologi di sekolah-sekolah negeri.

Selain itu, program pembangunan rumah layak huni dan perluasan jaringan gas kota menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Dengan fondasi yang telah dibangun selama satu tahun terakhir, Pekanbaru kini berada pada jalur percepatan menuju kota yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan.

Index
Film Pramuka Tayang di Pekanbaru, Wawako Ajak Sekolah Dukung Penguatan Karakter Siswa
Siak Masuk Kategori Terbaik Investasi, Pemkab Genjot Permudah Perizinan Bagi Investasi
 Buka Seminar UMKM Rohil Bistamam, UMKM Harus Kuasai Transformasi platform digital.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Berkunjung Rohil Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Program MBG
Coffe Morning Bersama Camat, Wako Pekanbaru Bahas Soal Banjir Hingga Pelantikan RT/RW
Raih Juara Umum MTQ Riau, LPTQ Rohil Gelar Syukuran dan Doa Bersama
Olimpiade Bahasa Arab, Tiga Wakil MAN 1 Rokan Hilir Melaju ke Provinsi
Sekda Rohil Fauzi Efrizal Ikuti Rapat Virtual Bersama Kemendagri Bahas SIPD BUMD
MTQ XLIV Riau 2026 Resmi Ditutup,Rokan Hilir Juara Umum
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
Index
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
Wabup Syamsurizal Kenalkan Pesona Siak kepada Komisaris Bank Mandiri
Pemkab Siak Bangun Rumah Singgah untuk Pasien Miskin yang Berobat Ke RS Tengku Rafian
 Ditengah Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Pastikan Pembayaran gaji 13 bagi  ASN.
HUT ke-242, Pekanbaru Semakin Maju dan Masyarakat Sejahtera jadi Harapan Walikota Agung
KolaborAksi Membangun Pekanbaru: 242 Tahun Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
Peringati HKG PKK Ke-54, TP PKK Pelalawan Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Kab Siak Dapat Pengahargaan WTP ke-15 Kali Berturut-turut dari BPK RI, Ini Harapan Bupati Afni
Buka Festival Literasi 2026, Walikota: Jadikan Membaca Sebagai Kebiasaan
pemerintahan
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
Pemko Pekanbaru akan Membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Menyukseskan Program MBG.
Satu Tahun Kepemimpinan Agung dan Markarius, Fiskal Naik Singnifikan
daerah
Film Pramuka Tayang di Pekanbaru, Wawako Ajak Sekolah Dukung Penguatan Karakter Siswa
Siak Masuk Kategori Terbaik Investasi, Pemkab Genjot Permudah Perizinan Bagi Investasi
Coffe Morning Bersama Camat, Wako Pekanbaru Bahas Soal Banjir Hingga Pelantikan RT/RW
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Satu Persatu Program Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Terealisasi
Pekanbaru Melaju Cepat: Dari Program Prioritas hingga Dampak Nyata bagi Warga
Selasa, 5 Mei 2026
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

PEKANBARU — Dalam kurun satu tahun terakhir, wajah Kota Pekanbaru mulai menunjukkan perubahan yang signifikan. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, berbagai program prioritas tidak hanya direalisasikan, tetapi juga mulai memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Alih-alih sekadar retorika, arah pembangunan kota kini bergerak lebih sistematis. Pemerintah kota menitikberatkan pada solusi konkret terhadap persoalan klasik perkotaan—mulai dari sampah, banjir, hingga pelayanan publik yang sebelumnya dinilai lambat.

Salah satu langkah awal yang dirasakan langsung masyarakat adalah penyesuaian tarif parkir yang lebih terjangkau. Di saat yang sama, sektor kebersihan mendapat perhatian serius melalui gerakan “Serbu Sampah” dan pembentukan Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di seluruh kelurahan. Penindakan terhadap pembuang sampah sembarangan pun diperketat, mencerminkan pendekatan yang tidak lagi kompromistis terhadap pelanggaran lingkungan.

Upaya penataan kota juga terlihat dari penertiban ratusan tiang reklame yang selama ini dinilai mengganggu ketertiban visual kota. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pembenahan dilakukan tidak hanya dari sisi fungsi, tetapi juga estetika.

Dalam hal pelayanan publik, inovasi terus didorong. Kehadiran Mobil AMAN menjadi solusi jemput bola untuk layanan administrasi kependudukan, memudahkan warga tanpa harus bergantung pada kantor pelayanan.

Masalah banjir yang selama ini menjadi momok, ditangani melalui pendekatan terintegrasi. Normalisasi sungai, perbaikan drainase, hingga penanganan titik rawan dilakukan secara simultan. Pemerintah juga memperkuat komitmen lingkungan dengan menanam ribuan pohon sebagai bagian dari visi kota hijau berkelanjutan.

Di sektor sosial dan pendidikan, intervensi dilakukan secara menyeluruh. Program beasiswa untuk berbagai jenjang pendidikan, termasuk bagi penghafal Al-Qur’an, menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan. Sementara itu, program Zero Putus Sekolah berhasil menjangkau ribuan anak yang sebelumnya terhambat akses pendidikannya.

Pemerintah juga hadir dalam menyelesaikan persoalan mendasar seperti ijazah tertahan dan keterbatasan perlengkapan sekolah. Program wajib belajar 13 tahun diperkuat dengan kehadiran PAUD di setiap kelurahan yang terintegrasi dengan layanan kesehatan masyarakat.

Langkah preventif di bidang kesehatan turut diperluas melalui program pemeriksaan gratis serta penyediaan Makan Bergizi Gratis bagi kelompok rentan. Kebijakan ini tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, pemerintah juga mendorong penguatan identitas daerah. Berbagai agenda budaya seperti festival Melayu hingga pelaksanaan MTQ menjadi ruang bagi pelestarian nilai lokal sekaligus penggerak ekonomi kreatif.

Di sisi lain, gaya hidup sehat mulai difasilitasi melalui penyelenggaraan event olahraga dan pembangunan fasilitas publik. Program pemberdayaan masyarakat melalui dana Rp100 juta per RW menjadi salah satu strategi untuk mempercepat pembangunan berbasis komunitas.

Dari aspek infrastruktur, progres pembangunan menunjukkan capaian di atas target. Perbaikan jalan, revitalisasi halte, penerangan kota, hingga penyediaan wifi gratis menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

Stabilitas ekonomi juga dijaga melalui intervensi langsung seperti bazaar pangan murah. Sementara itu, pembenahan tata kelola keuangan ditunjukkan dengan pelunasan utang daerah dalam jumlah besar, serta percepatan layanan perizinan yang kini semakin efisien.

Komitmen terhadap keamanan masyarakat diwujudkan melalui pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112, yang diharapkan mampu memberikan respons cepat terhadap kondisi darurat.

Di sektor lingkungan, inovasi jangka panjang mulai dirintis melalui pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan urbanisasi yang semakin kompleks.

Atas berbagai capaian tersebut, Agung Nugroho mendapatkan pengakuan di tingkat nasional melalui penghargaan pemerintah pusat, khususnya dalam keberhasilan menekan angka kemiskinan dan stunting.

Dorongan Program Nasional Percepat Transformasi

Sejalan dengan kebijakan nasional, Pekanbaru juga aktif mengakselerasi sejumlah program strategis. Program Makan Bergizi Gratis kini didukung puluhan dapur umum yang melayani ribuan porsi setiap hari.

Pembentukan koperasi di setiap kelurahan menjadi bagian dari penguatan ekonomi berbasis masyarakat. Digitalisasi pendidikan juga terus berjalan, ditandai dengan pemanfaatan teknologi di sekolah-sekolah negeri.

Selain itu, program pembangunan rumah layak huni dan perluasan jaringan gas kota menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Dengan fondasi yang telah dibangun selama satu tahun terakhir, Pekanbaru kini berada pada jalur percepatan menuju kota yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan.