'
22 Rabiul Awwal 1448 H | Sabtu, 5 September 2026
×
/ pemerintahan
Pemprov Ajukan Penambahan Waktu Isi DRH PPPK Paruh Waktu
| Rabu, 24 September 2025
Editor : | Penulis :

 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), mengajukan penambahan waktu untuk pelaksanaan pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pengajuan penambahan waktu tersebut karena belum semua mengisi DRH tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKD Riau Zul Anshari mengatakan, sesuai jadwal awal batas akhir pengisian DRH PPPK Paruh Waktu pada Senin (22/9/2025). Namun karena ada beberapa tenaga PPPK paruh waktu yang mengalami kendala teknis saat pengisian DRH, sehingga belum semuanya dapat menyelesaikan pengisiannya.

“Kami dapat laporan masih ada beberapa tenaga PPPK Paruh Waktu yang belum menyelesaikan pengisian DRH hingga Senin malam. Mereka ada mengalami kendala teknis,” katanya.

Kendala teknis yang dialami tersebut yakni seperti terkendala jaringan saat upload dokumen. Kemudian juga ada yang kehilangan dokumen sehingga perlu dilakukan pengurusan dan memerlukan waktu.

“Ada yang terkendala jaringan, kemudian ada juga yang ijazahnya hilang sehingga perlu diurus dulu,” sebutnya.

Atas kondisi tersebut, pihaknya mendapatkan informasi bahwa pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih memberikan kesempatan bagi daerah yang belum menyelesaikan pengisian DRH, untuk dapat segera menyelesaikan dengan tambahan waktu yang diberikan.

“Pihak BKN masih memberikan kesempatan bagi daerah yang belum menyelesaikan pengisian DRH, dengan cara mengajukan surat penambahan waktu, penambahan waktu itu mulai satu hingga tiga hari,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov Riau telah mengusulkan formasi penempatan PPPK Parah Waktu bagi pegawai non ASN. Total sebanyak 2.533 pegawai non ASN yang tidak lulus seleksi PPPK tahap I dan II diusulkan menjadi PPPK Paruh Waktu ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

"PPPK Paruh Waktu sudah kita usulkan Kemenpan RB. Total ada sebanyak 2.533 orang," kata Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Riau, Endy Novelly.

Ia menyebut, pihaknya telah mendata pegawai non ASN Pemprov Riau yang terdaftar di database dan yang ikut seleksi PPPK tahap I dan II namun tidak lulus lebih kurang sebanyak 2.533 orang. 

"Yang ikut PPPK namun tidak lulus seleksi tahap I itu ada sekitar 1.056 orang. Kemudian yang terdaftar PPPK tahap II dan tak lulus sebanyak 1.477 orang. Ini yang kita usulkan menjadi PPPK Paruh Waktu ke pusat," sebutnya.

Index
75 Kepala Desa di Bengkalis Menjabat Lagi, Berikut Nama Lengkapnya
Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa, Bupati Kasmarni Ingatkan Amanah Tak Boleh Diselewengkan
Bunda PAUD Bengkalis Tandatangani Komitmen Bersama Dukung Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah
Festival Dai Cilik Bukit Batu Sukses Digelar, Tanamkan Keberanian dan Akhlak Sejak Dini
Pengurus ICMI Bengkalis Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Bupati Kasmarni Dorong ICMI Jadi Mitra Str
Mengenang Abdul Rasyid: Ulama Pendiri Desa Pedekik
Rumah Kreatif Suku Seni Riau Sukses Gelar Festival Sastra Melayu Riau di Bengkalis
Festival Anak Berbakat Siap Meriahkan Suka Maju, Ada Mini Concert dan Car Free Night
14 Regu Ikuti Lomba Gerak Jalan Kampung Pancasila Kelurahan Kota Bengkalis
Pengurus Dikukuhkan, Amir Fauzan Pimpin DJSC Air Putih
Index
Hingga Dini Hari Bupati Siak Pimpin Karhutla, Menjaga Sumur Minyak BSP
Pekanbaru Bersujud, Wako Agung dan Ratusan Warga Mohon Hujan di Tengah Kepungan Asap
Dugaan Ketertutupan Publikasi Media di DPRD Pekanbaru, Kabag Protokol Menolak di Jumpai Wartawan
Sekolah di Pekanbaru Dialihkan ke Daring, MBG Tetap Disalurkan
Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Int
LKKS Kabupaten Kampar Kembali Salurkan Bantuan Perlengkapan dan Perlengkapan Rumah Tangga
Panen Semangka di Sungai Apit, Bupati Afni Buktikan Dana Desa Bermanfaat bagi Warga
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
Tahun Ini Pemko Pekanbaru Terima Ratusan Usulan di Program Pembangunan Rp100 Juta per RW
pemerintahan
Pekanbaru Bersujud, Wako Agung dan Ratusan Warga Mohon Hujan di Tengah Kepungan Asap
Sekolah di Pekanbaru Dialihkan ke Daring, MBG Tetap Disalurkan
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
daerah
75 Kepala Desa di Bengkalis Menjabat Lagi, Berikut Nama Lengkapnya
Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa, Bupati Kasmarni Ingatkan Amanah Tak Boleh Diselewengkan
Bunda PAUD Bengkalis Tandatangani Komitmen Bersama Dukung Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah
Festival Dai Cilik Bukit Batu Sukses Digelar, Tanamkan Keberanian dan Akhlak Sejak Dini
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pemerintahan

Pemprov Ajukan Penambahan Waktu Isi DRH PPPK Paruh Waktu
Rabu, 24 September 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), mengajukan penambahan waktu untuk pelaksanaan pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pengajuan penambahan waktu tersebut karena belum semua mengisi DRH tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKD Riau Zul Anshari mengatakan, sesuai jadwal awal batas akhir pengisian DRH PPPK Paruh Waktu pada Senin (22/9/2025). Namun karena ada beberapa tenaga PPPK paruh waktu yang mengalami kendala teknis saat pengisian DRH, sehingga belum semuanya dapat menyelesaikan pengisiannya.

“Kami dapat laporan masih ada beberapa tenaga PPPK Paruh Waktu yang belum menyelesaikan pengisian DRH hingga Senin malam. Mereka ada mengalami kendala teknis,” katanya.

Kendala teknis yang dialami tersebut yakni seperti terkendala jaringan saat upload dokumen. Kemudian juga ada yang kehilangan dokumen sehingga perlu dilakukan pengurusan dan memerlukan waktu.

“Ada yang terkendala jaringan, kemudian ada juga yang ijazahnya hilang sehingga perlu diurus dulu,” sebutnya.

Atas kondisi tersebut, pihaknya mendapatkan informasi bahwa pihak Badan Kepegawaian Negara (BKN) masih memberikan kesempatan bagi daerah yang belum menyelesaikan pengisian DRH, untuk dapat segera menyelesaikan dengan tambahan waktu yang diberikan.

“Pihak BKN masih memberikan kesempatan bagi daerah yang belum menyelesaikan pengisian DRH, dengan cara mengajukan surat penambahan waktu, penambahan waktu itu mulai satu hingga tiga hari,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov Riau telah mengusulkan formasi penempatan PPPK Parah Waktu bagi pegawai non ASN. Total sebanyak 2.533 pegawai non ASN yang tidak lulus seleksi PPPK tahap I dan II diusulkan menjadi PPPK Paruh Waktu ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

"PPPK Paruh Waktu sudah kita usulkan Kemenpan RB. Total ada sebanyak 2.533 orang," kata Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian BKD Riau, Endy Novelly.

Ia menyebut, pihaknya telah mendata pegawai non ASN Pemprov Riau yang terdaftar di database dan yang ikut seleksi PPPK tahap I dan II namun tidak lulus lebih kurang sebanyak 2.533 orang. 

"Yang ikut PPPK namun tidak lulus seleksi tahap I itu ada sekitar 1.056 orang. Kemudian yang terdaftar PPPK tahap II dan tak lulus sebanyak 1.477 orang. Ini yang kita usulkan menjadi PPPK Paruh Waktu ke pusat," sebutnya.