'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ pendidikan
sebanyak 42 mahasiswa asing dari 7 Negara Resmi Mendaftar di UMRI
| Jumat, 11 Juli 2025
Editor : | Penulis :

Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) semakin memperkuat posisinya sebagai kampus yang inklusif dan mendunia. Tahun ini, sebanyak 42 mahasiswa asing dari tujuh negara resmi mendaftar untuk menempuh pendidikan di kampus Unggul tersebut.

Mahasiswa asing tersebut berasal dari sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Afrika. Di antaranya, Kamboja, Filipina, Nigeria, Kenya, Republik Zambia, Republik Senegal, dan Somalia. Mereka tertarik pada sistem pendidikan Umri yang tidak hanya menonjolkan kualitas akademik, tetapi juga nilai-nilai ke-Islaman dan integritas moral.

Wakil Rektor III Umri, Dr Jufrizal Syahri MSi, menyebut bahwa tingginya animo mahasiswa internasional adalah cerminan kepercayaan dunia terhadap Umri sebagai institusi pendidikan tinggi yang kredibel.

Kami ingin menghadirkan atmosfer pendidikan yang berkualitas, Islami, dan berwawasan global. Umri terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar dan berkembang bersama," ujar Jufrizal, Kamis (10/07/2025). 

Tak hanya soal akademik, Umri juga dikenal dengan pendekatan pendidikan yang holistik. Mahasiswa tidak hanya diajak unggul secara intelektual, tetapi juga disiapkan menjadi pribadi berakhlak dan berkontribusi bagi peradaban.

Menurut Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama (KUIK) Umri, Pahmi MA., Umri menyiapkan program orientasi khusus bagi mahasiswa internasional. Salah satunya berupa kursus Bahasa Indonesia selama dua bulan penuh sebelum perkuliahan dimulai.

"Ini penting agar mereka bisa berinteraksi dengan dosen dan teman-teman lokal secara nyaman. Kami ingin proses adaptasi berjalan lancar," jelas Pahmi.

Mahasiswa asing yang telah dinyatakan lolos seleksi akan mulai masuk lebih awal, sebelum tahun akademik reguler dimulai.

Internasionalisasi di Umri bukan sekadar jargon. Dari seleksi ketat, sistem pembinaan berkelanjutan, hingga kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, semua dijalankan dengan serius. Umri ingin menjadi kampus masa depan yang mampu menjembatani pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai ke-Islaman untuk dunia yang lebih baik.

Langkah ini juga membuktikan bahwa Pekanbaru, sebagai kota pendidikan, makin dikenal luas di kancah internasional. Keberadaan mahasiswa asing di Umri menjadi bukti bahwa Riau punya daya saing global dalam bidang pendidikan. 

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pendidikan

sebanyak 42 mahasiswa asing dari 7 Negara Resmi Mendaftar di UMRI
Jumat, 11 Juli 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) semakin memperkuat posisinya sebagai kampus yang inklusif dan mendunia. Tahun ini, sebanyak 42 mahasiswa asing dari tujuh negara resmi mendaftar untuk menempuh pendidikan di kampus Unggul tersebut.

Mahasiswa asing tersebut berasal dari sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Afrika. Di antaranya, Kamboja, Filipina, Nigeria, Kenya, Republik Zambia, Republik Senegal, dan Somalia. Mereka tertarik pada sistem pendidikan Umri yang tidak hanya menonjolkan kualitas akademik, tetapi juga nilai-nilai ke-Islaman dan integritas moral.

Wakil Rektor III Umri, Dr Jufrizal Syahri MSi, menyebut bahwa tingginya animo mahasiswa internasional adalah cerminan kepercayaan dunia terhadap Umri sebagai institusi pendidikan tinggi yang kredibel.

Kami ingin menghadirkan atmosfer pendidikan yang berkualitas, Islami, dan berwawasan global. Umri terbuka bagi siapa saja yang ingin belajar dan berkembang bersama," ujar Jufrizal, Kamis (10/07/2025). 

Tak hanya soal akademik, Umri juga dikenal dengan pendekatan pendidikan yang holistik. Mahasiswa tidak hanya diajak unggul secara intelektual, tetapi juga disiapkan menjadi pribadi berakhlak dan berkontribusi bagi peradaban.

Menurut Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama (KUIK) Umri, Pahmi MA., Umri menyiapkan program orientasi khusus bagi mahasiswa internasional. Salah satunya berupa kursus Bahasa Indonesia selama dua bulan penuh sebelum perkuliahan dimulai.

"Ini penting agar mereka bisa berinteraksi dengan dosen dan teman-teman lokal secara nyaman. Kami ingin proses adaptasi berjalan lancar," jelas Pahmi.

Mahasiswa asing yang telah dinyatakan lolos seleksi akan mulai masuk lebih awal, sebelum tahun akademik reguler dimulai.

Internasionalisasi di Umri bukan sekadar jargon. Dari seleksi ketat, sistem pembinaan berkelanjutan, hingga kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri, semua dijalankan dengan serius. Umri ingin menjadi kampus masa depan yang mampu menjembatani pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai ke-Islaman untuk dunia yang lebih baik.

Langkah ini juga membuktikan bahwa Pekanbaru, sebagai kota pendidikan, makin dikenal luas di kancah internasional. Keberadaan mahasiswa asing di Umri menjadi bukti bahwa Riau punya daya saing global dalam bidang pendidikan.