'
20 Sya'ban 1447 H | Minggu, 8 Februari 2026
×
/ pemerintahan
Jawab Pandangan Fraksi LKPJ,Gubernur Abdul Wahid Fokus Langkah Perbaikan APBD
| Senin, 7 Juli 2025
Editor : | Penulis :

 Pemerintah Provinsi Riau menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi  terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Penyampaian dilakukan langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dalam rapat paripurna DPRD yang dipimpin Ketua DPRD Kaderismanto di ruang rapat paripurna  DPRD Riau, Senin (7/7/2025).

Wahid mengatakan Pemprov Riau berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pendapatan daerah melalui evaluasi rutin, sinergi dengan pemerintah pusat, serta inovasi dari OPD dan BUMD penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Terkait kinerja BUMD, lanjutnya, saat ini terdapat tujuh BUMD aktif dan dua penyertaan modal pada pihak ketiga. Pemerintah menjelaskan bahwa penurunan dividen disebabkan oleh pengalihan sebagian laba untuk investasi dan penyesuaian regulasi. Meski demikian, BUMD tetap menjalankan fungsinya sebagai penyedia layanan publik strategis, termasuk sektor pangan, pembiayaan, dan air bersih.

Sementara itu, angka kemiskinan di Provinsi Riau pada tahun 2024 tercatat sebesar 6,36%, turun 0,32 poin dari tahun sebelumnya. Penurunan ini dinilai positif, meskipun pelaksanaan program pengentasan kemiskinan masih menghadapi tantangan. Untuk meningkatkan ketepatan sasaran, mulai 2025, Pemprov akan menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam pendataan masyarakat.

Dalam pengelolaan aset, Pemprov telah menerapkan sistem e-BMD sesuai Permendagri No. 47 Tahun 2021 sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola barang milik daerah secara transparan dan akuntabel.

Menanggapi Fraksi Golkar, Demokrat, dan NasDem, Gubernur menyampaikan bahwa laporan keuangan tahun 2024 telah disajikan secara wajar meskipun masih terdapat pengecualian. Pemerintah akan menindaklanjuti catatan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah.

Pemprov juga mencatat bahwa tahun 2024 merupakan tahun pertama penerapan Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), yang mempengaruhi basis penerimaan daerah, termasuk perubahan pada jenis pajak dan retribusi. Meskipun begitu, capaian PAD sebesar Rp5,4 triliun (57,18%) melampaui pendapatan transfer yang sebesar Rp4 triliun (42,72%) dan menjadi motivasi untuk terus mengintensifkan sumber-sumber PAD ke depan.

Menutup pernyataannya wahid menegaskan  pelaksanaan belanja daerah secara fisik sebagian besar telah berjalan, namun masih terdapat keterlambatan pembayaran akibat belum optimalnya realisasi PAD dan transfer pusat. Evaluasi telah dilakukan, dan perbaikan akan terus diupayakan demi pelayanan publik yang lebih baik.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pemerintahan

Jawab Pandangan Fraksi LKPJ,Gubernur Abdul Wahid Fokus Langkah Perbaikan APBD
Senin, 7 Juli 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

 Pemerintah Provinsi Riau menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi  terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Penyampaian dilakukan langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dalam rapat paripurna DPRD yang dipimpin Ketua DPRD Kaderismanto di ruang rapat paripurna  DPRD Riau, Senin (7/7/2025).

Wahid mengatakan Pemprov Riau berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pendapatan daerah melalui evaluasi rutin, sinergi dengan pemerintah pusat, serta inovasi dari OPD dan BUMD penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Terkait kinerja BUMD, lanjutnya, saat ini terdapat tujuh BUMD aktif dan dua penyertaan modal pada pihak ketiga. Pemerintah menjelaskan bahwa penurunan dividen disebabkan oleh pengalihan sebagian laba untuk investasi dan penyesuaian regulasi. Meski demikian, BUMD tetap menjalankan fungsinya sebagai penyedia layanan publik strategis, termasuk sektor pangan, pembiayaan, dan air bersih.

Sementara itu, angka kemiskinan di Provinsi Riau pada tahun 2024 tercatat sebesar 6,36%, turun 0,32 poin dari tahun sebelumnya. Penurunan ini dinilai positif, meskipun pelaksanaan program pengentasan kemiskinan masih menghadapi tantangan. Untuk meningkatkan ketepatan sasaran, mulai 2025, Pemprov akan menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam pendataan masyarakat.

Dalam pengelolaan aset, Pemprov telah menerapkan sistem e-BMD sesuai Permendagri No. 47 Tahun 2021 sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola barang milik daerah secara transparan dan akuntabel.

Menanggapi Fraksi Golkar, Demokrat, dan NasDem, Gubernur menyampaikan bahwa laporan keuangan tahun 2024 telah disajikan secara wajar meskipun masih terdapat pengecualian. Pemerintah akan menindaklanjuti catatan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah.

Pemprov juga mencatat bahwa tahun 2024 merupakan tahun pertama penerapan Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), yang mempengaruhi basis penerimaan daerah, termasuk perubahan pada jenis pajak dan retribusi. Meskipun begitu, capaian PAD sebesar Rp5,4 triliun (57,18%) melampaui pendapatan transfer yang sebesar Rp4 triliun (42,72%) dan menjadi motivasi untuk terus mengintensifkan sumber-sumber PAD ke depan.

Menutup pernyataannya wahid menegaskan  pelaksanaan belanja daerah secara fisik sebagian besar telah berjalan, namun masih terdapat keterlambatan pembayaran akibat belum optimalnya realisasi PAD dan transfer pusat. Evaluasi telah dilakukan, dan perbaikan akan terus diupayakan demi pelayanan publik yang lebih baik.