'
20 Muharram 1448 H | Senin, 6 Juli 2026
×
/ pemerintahan
Jawab Pandangan Fraksi LKPJ,Gubernur Abdul Wahid Fokus Langkah Perbaikan APBD
| Senin, 7 Juli 2025
Editor : | Penulis :

 Pemerintah Provinsi Riau menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi  terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Penyampaian dilakukan langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dalam rapat paripurna DPRD yang dipimpin Ketua DPRD Kaderismanto di ruang rapat paripurna  DPRD Riau, Senin (7/7/2025).

Wahid mengatakan Pemprov Riau berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pendapatan daerah melalui evaluasi rutin, sinergi dengan pemerintah pusat, serta inovasi dari OPD dan BUMD penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Terkait kinerja BUMD, lanjutnya, saat ini terdapat tujuh BUMD aktif dan dua penyertaan modal pada pihak ketiga. Pemerintah menjelaskan bahwa penurunan dividen disebabkan oleh pengalihan sebagian laba untuk investasi dan penyesuaian regulasi. Meski demikian, BUMD tetap menjalankan fungsinya sebagai penyedia layanan publik strategis, termasuk sektor pangan, pembiayaan, dan air bersih.

Sementara itu, angka kemiskinan di Provinsi Riau pada tahun 2024 tercatat sebesar 6,36%, turun 0,32 poin dari tahun sebelumnya. Penurunan ini dinilai positif, meskipun pelaksanaan program pengentasan kemiskinan masih menghadapi tantangan. Untuk meningkatkan ketepatan sasaran, mulai 2025, Pemprov akan menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam pendataan masyarakat.

Dalam pengelolaan aset, Pemprov telah menerapkan sistem e-BMD sesuai Permendagri No. 47 Tahun 2021 sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola barang milik daerah secara transparan dan akuntabel.

Menanggapi Fraksi Golkar, Demokrat, dan NasDem, Gubernur menyampaikan bahwa laporan keuangan tahun 2024 telah disajikan secara wajar meskipun masih terdapat pengecualian. Pemerintah akan menindaklanjuti catatan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah.

Pemprov juga mencatat bahwa tahun 2024 merupakan tahun pertama penerapan Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), yang mempengaruhi basis penerimaan daerah, termasuk perubahan pada jenis pajak dan retribusi. Meskipun begitu, capaian PAD sebesar Rp5,4 triliun (57,18%) melampaui pendapatan transfer yang sebesar Rp4 triliun (42,72%) dan menjadi motivasi untuk terus mengintensifkan sumber-sumber PAD ke depan.

Menutup pernyataannya wahid menegaskan  pelaksanaan belanja daerah secara fisik sebagian besar telah berjalan, namun masih terdapat keterlambatan pembayaran akibat belum optimalnya realisasi PAD dan transfer pusat. Evaluasi telah dilakukan, dan perbaikan akan terus diupayakan demi pelayanan publik yang lebih baik.

Index
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
Wabup Syamsurizal Kenalkan Pesona Siak kepada Komisaris Bank Mandiri
Pemkab Siak Bangun Rumah Singgah untuk Pasien Miskin yang Berobat Ke RS Tengku Rafian
 Ditengah Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Pastikan Pembayaran gaji 13 bagi  ASN.
HUT ke-242, Pekanbaru Semakin Maju dan Masyarakat Sejahtera jadi Harapan Walikota Agung
KolaborAksi Membangun Pekanbaru: 242 Tahun Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
Peringati HKG PKK Ke-54, TP PKK Pelalawan Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Kab Siak Dapat Pengahargaan WTP ke-15 Kali Berturut-turut dari BPK RI, Ini Harapan Bupati Afni
Index
Buka Festival Literasi 2026, Walikota: Jadikan Membaca Sebagai Kebiasaan
Rapat Persiapan MTQ Riau ke 44, Wabup Misharti,Maksimalkan Persiapan.
Semarak Malam 1 Muharam, Bupati Siak Hidupkan Kembali Tradisi Pawai Obor di Kota Pusaka
DPRD Pekanbaru Sampaikan Hasil Reses di Rapat Paripurna
Bupati Siak Gandeng SKK Migas dan BPKP, Seleksi Dirut BSP Masuk Babak Akhir
Demi Proses Administrasi Bantuan Sapi Presiden, Peternak Riau Kumpul di Kantor Gubri
Disdik Kota Pekanbaru Vidcon ESD Pertemukan Pelajar, Indonesia, Malaysia dan Thailand
Mandi di Sungai Kampar, Anak 13 Tahun Dilaporkan Hilang Tenggelam
Libur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
pemerintahan
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
Pemko Pekanbaru akan Membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Menyukseskan Program MBG.
Satu Tahun Kepemimpinan Agung dan Markarius, Fiskal Naik Singnifikan
daerah
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
Wabup Syamsurizal Kenalkan Pesona Siak kepada Komisaris Bank Mandiri
Pemkab Siak Bangun Rumah Singgah untuk Pasien Miskin yang Berobat Ke RS Tengku Rafian
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pemerintahan

Jawab Pandangan Fraksi LKPJ,Gubernur Abdul Wahid Fokus Langkah Perbaikan APBD
Senin, 7 Juli 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

 Pemerintah Provinsi Riau menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi  terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Penyampaian dilakukan langsung oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dalam rapat paripurna DPRD yang dipimpin Ketua DPRD Kaderismanto di ruang rapat paripurna  DPRD Riau, Senin (7/7/2025).

Wahid mengatakan Pemprov Riau berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pendapatan daerah melalui evaluasi rutin, sinergi dengan pemerintah pusat, serta inovasi dari OPD dan BUMD penghasil Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Terkait kinerja BUMD, lanjutnya, saat ini terdapat tujuh BUMD aktif dan dua penyertaan modal pada pihak ketiga. Pemerintah menjelaskan bahwa penurunan dividen disebabkan oleh pengalihan sebagian laba untuk investasi dan penyesuaian regulasi. Meski demikian, BUMD tetap menjalankan fungsinya sebagai penyedia layanan publik strategis, termasuk sektor pangan, pembiayaan, dan air bersih.

Sementara itu, angka kemiskinan di Provinsi Riau pada tahun 2024 tercatat sebesar 6,36%, turun 0,32 poin dari tahun sebelumnya. Penurunan ini dinilai positif, meskipun pelaksanaan program pengentasan kemiskinan masih menghadapi tantangan. Untuk meningkatkan ketepatan sasaran, mulai 2025, Pemprov akan menggunakan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam pendataan masyarakat.

Dalam pengelolaan aset, Pemprov telah menerapkan sistem e-BMD sesuai Permendagri No. 47 Tahun 2021 sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola barang milik daerah secara transparan dan akuntabel.

Menanggapi Fraksi Golkar, Demokrat, dan NasDem, Gubernur menyampaikan bahwa laporan keuangan tahun 2024 telah disajikan secara wajar meskipun masih terdapat pengecualian. Pemerintah akan menindaklanjuti catatan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola keuangan daerah.

Pemprov juga mencatat bahwa tahun 2024 merupakan tahun pertama penerapan Undang-Undang No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), yang mempengaruhi basis penerimaan daerah, termasuk perubahan pada jenis pajak dan retribusi. Meskipun begitu, capaian PAD sebesar Rp5,4 triliun (57,18%) melampaui pendapatan transfer yang sebesar Rp4 triliun (42,72%) dan menjadi motivasi untuk terus mengintensifkan sumber-sumber PAD ke depan.

Menutup pernyataannya wahid menegaskan  pelaksanaan belanja daerah secara fisik sebagian besar telah berjalan, namun masih terdapat keterlambatan pembayaran akibat belum optimalnya realisasi PAD dan transfer pusat. Evaluasi telah dilakukan, dan perbaikan akan terus diupayakan demi pelayanan publik yang lebih baik.