'
24 Zulhijjah 1447 H | Rabu, 10 Juni 2026
×
/ kuansing
Kejar Target Pendapatan Asli Daerah, OPD Kuansing Maksimalkan Potensi Daerah
| Rabu, 13 November 2024
Editor : | Penulis : admin

TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) untuk lebih gesit dalam merealisasikan pendapatan asli daerah (PAD). Mengingat, saat ini sudah memasuki triwulan akhir dari tahun 2024.

Dorongan ini disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing dr Fahdiansyah, Rabu (13/11/2024) pagi di Telukkuantan. Menurutnya, semua OPD yang mengampu PAD harus bekerja ekstra dalam memaksimalkan potensi yang ada.

"Sekarang sudah memasuki akhir tahun dan kita minta semua OPD pengampu PAD untuk lebih gesit, lebih lincah lagi dan gercep dalam mencapai target," ujar Fahdiansyah.

Dikatakan Fahdiansyah, realisasi PAD pada triwulan ketiga sebesar 48 persen dari target senilai Rp170 miliar. Pemerintah telah melakukan evaluasi dan meminta OPD untuk melakukan inovasi dalam merealisasikannya.

"Dari hasil evaluasi beberapa waktu lalu, beberapa OPD berjalan on the track. Bahkan, sudah ada OPD yang mencapai 100 persen, seperti RSUD Telukkuantan. Kendati demikian, ada juga OPD yang masih minim realisasinya," papar Fahdiansyah.

Menurutnya, potensi PAD Kuansing cukup besar, namun belum bisa terkelola secara maksimal. Mengingat, regulasi yang mengatur PAD baru bisa dilaksanakan pada pertengahan 2024.

Setelah adanya Perda Nomor 1 Tahun 2024, Pemkab Kuansing menyusun peraturan bupati (Perbup) untuk pengelolaan PAD di berbagai sektor.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kuansing Muradi juga mendorong seluruh OPD pengampu PAD untuk memaksimalkan potensi dan waktu yang ada.

"Mari sama-sama kita bekerja ekstra dalam mencapai target PAD yang sudah ditetapkan. Kita optimis, semua OPD bisa mencapainya," kata Muradi.

Menurutnya, OPD terkait perlu melakukan inovasi dalam meningkatkan PAD. Ia mencotohkan objek wisata Air Terjun Guruh Gemurai di Lubukjambi. Objek ini menjadi andalan Pemkab Kuansing, jika dikelola dengan baik tentu mendatangkan PAD secara maksimal.

"Setiap akhir pekan, bisa saja dinas menghadirkan hiburan di sana, sehingga orang ramai datang. Ketika orang ramai datang, tentu karcis banyak terjual," kata Muradi.

Pengelolaan objek wisata juga bisa dilakukan dengan menggandeng pihak ketiga.

"Misalnya hiburan ini dihadirkan oleh pihak ketiga, itu juga bisa. Sehingga, objek wisata kita selalu ramai," kata Muradi.

Untuk Bapenda sendiri, lanjut Muradi, pihaknya terus berupaya merealisasikan target. Seperti pada sektor PBB P2, Bapenda Kuansing mengupayakan tagihan ke wajib pajak.

"Kita juga berharap, para wajib pajak memiliki kesadaran untuk membayar kewajibannya. Pajak ini digunakan untuk pembangunan daerah," kata Muradi.

Pemerintah Kabupaten Kuansing melalui Bapenda menggandeng Kejari Kuansing dalam telah mensosialisasikan Perda Nomor 1 Tahun 2024 kepada masyarakat. Bapenda mendatangi satu per satu kecamatan yang ada di Kuansing untuk sosialisasi aturan tentang pajak dan retribusi daerah terbaru tersebut.

Index
Bupati Siak Gandeng SKK Migas dan BPKP, Seleksi Dirut BSP Masuk Babak Akhir
Demi Proses Administrasi Bantuan Sapi Presiden, Peternak Riau Kumpul di Kantor Gubri
Disdik Kota Pekanbaru Vidcon ESD Pertemukan Pelajar, Indonesia, Malaysia dan Thailand
Mandi di Sungai Kampar, Anak 13 Tahun Dilaporkan Hilang Tenggelam
Libur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
Ketua TP PKK Pekanbaru dan Siak Gelar Diskusi Bahas Pengelolaan Sampah Tepat Guna
Pemko Pekanbaru Siap Gelar Operasi Pasar Tekan Lonjakan Harga Minyakita
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
Pemko Pekanbaru akan Membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Menyukseskan Program MBG.
Index
Perkuat Rantai Dingin, Diskan Bengkalis Bina Pelaku Usaha Es Balok untuk Jaga Mutu Udang
Tim Pembina Posyandu Bengkalis Monitoring Dua Posyandu, Tinjau Implementasi 6 SPM
Pemkab Bengkalis Buka Seleksi Calon Komisaris PT. BLJ, Berikut Informasinya
MUI Bukit Batu Bersama PT Pertamina Patra Niaga RU II Sungai Pakning Sukses Gelar Bimtek Qurban Sesu
Festival Bakso Berbagi Kebahagiaan Bersama 1.000 Anak Panti Kota Pekanbaru
Gelar Program DSS, Diskominfotik Bengkalis Ajak Siswa SD Negeri 1 Jadi Generasi Cerdas Digital
Disdukcapil Bengkalis kembali Jemput Bola Perekaman KTP-el di SMAN 3 Bengkalis
Pekanbaru Melaju Cepat: Dari Program Prioritas hingga Dampak Nyata bagi Warga
Satu Tahun Kepemimpinan Agung dan Markarius, Fiskal Naik Singnifikan
Kisah Pilu Putri, Korban Narkoba yang Datang ke Rumah Dinas Bupati Siak
pemerintahan
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
Pemko Pekanbaru akan Membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Menyukseskan Program MBG.
Satu Tahun Kepemimpinan Agung dan Markarius, Fiskal Naik Singnifikan
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
daerah
Bupati Siak Gandeng SKK Migas dan BPKP, Seleksi Dirut BSP Masuk Babak Akhir
Mandi di Sungai Kampar, Anak 13 Tahun Dilaporkan Hilang Tenggelam
Libur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru
Ketua TP PKK Pekanbaru dan Siak Gelar Diskusi Bahas Pengelolaan Sampah Tepat Guna
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
kuansing

Kejar Target Pendapatan Asli Daerah, OPD Kuansing Maksimalkan Potensi Daerah
Rabu, 13 November 2024
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) untuk lebih gesit dalam merealisasikan pendapatan asli daerah (PAD). Mengingat, saat ini sudah memasuki triwulan akhir dari tahun 2024.

Dorongan ini disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing dr Fahdiansyah, Rabu (13/11/2024) pagi di Telukkuantan. Menurutnya, semua OPD yang mengampu PAD harus bekerja ekstra dalam memaksimalkan potensi yang ada.

"Sekarang sudah memasuki akhir tahun dan kita minta semua OPD pengampu PAD untuk lebih gesit, lebih lincah lagi dan gercep dalam mencapai target," ujar Fahdiansyah.

Dikatakan Fahdiansyah, realisasi PAD pada triwulan ketiga sebesar 48 persen dari target senilai Rp170 miliar. Pemerintah telah melakukan evaluasi dan meminta OPD untuk melakukan inovasi dalam merealisasikannya.

"Dari hasil evaluasi beberapa waktu lalu, beberapa OPD berjalan on the track. Bahkan, sudah ada OPD yang mencapai 100 persen, seperti RSUD Telukkuantan. Kendati demikian, ada juga OPD yang masih minim realisasinya," papar Fahdiansyah.

Menurutnya, potensi PAD Kuansing cukup besar, namun belum bisa terkelola secara maksimal. Mengingat, regulasi yang mengatur PAD baru bisa dilaksanakan pada pertengahan 2024.

Setelah adanya Perda Nomor 1 Tahun 2024, Pemkab Kuansing menyusun peraturan bupati (Perbup) untuk pengelolaan PAD di berbagai sektor.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kuansing Muradi juga mendorong seluruh OPD pengampu PAD untuk memaksimalkan potensi dan waktu yang ada.

"Mari sama-sama kita bekerja ekstra dalam mencapai target PAD yang sudah ditetapkan. Kita optimis, semua OPD bisa mencapainya," kata Muradi.

Menurutnya, OPD terkait perlu melakukan inovasi dalam meningkatkan PAD. Ia mencotohkan objek wisata Air Terjun Guruh Gemurai di Lubukjambi. Objek ini menjadi andalan Pemkab Kuansing, jika dikelola dengan baik tentu mendatangkan PAD secara maksimal.

"Setiap akhir pekan, bisa saja dinas menghadirkan hiburan di sana, sehingga orang ramai datang. Ketika orang ramai datang, tentu karcis banyak terjual," kata Muradi.

Pengelolaan objek wisata juga bisa dilakukan dengan menggandeng pihak ketiga.

"Misalnya hiburan ini dihadirkan oleh pihak ketiga, itu juga bisa. Sehingga, objek wisata kita selalu ramai," kata Muradi.

Untuk Bapenda sendiri, lanjut Muradi, pihaknya terus berupaya merealisasikan target. Seperti pada sektor PBB P2, Bapenda Kuansing mengupayakan tagihan ke wajib pajak.

"Kita juga berharap, para wajib pajak memiliki kesadaran untuk membayar kewajibannya. Pajak ini digunakan untuk pembangunan daerah," kata Muradi.

Pemerintah Kabupaten Kuansing melalui Bapenda menggandeng Kejari Kuansing dalam telah mensosialisasikan Perda Nomor 1 Tahun 2024 kepada masyarakat. Bapenda mendatangi satu per satu kecamatan yang ada di Kuansing untuk sosialisasi aturan tentang pajak dan retribusi daerah terbaru tersebut.