'
11 Rabiul Awwal 1448 H | Selasa, 25 Agustus 2026
×
/ pelalawan
Kendalikan Inflasi, TPID Kabupaten Pelalawan Tinjau Kebun Kelompok Usaha Tani Mandiri
| Selasa, 25 Juni 2024
Editor : | Penulis : admin

 Bupati Pelalawan H. Zukri, SE yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten II Drs Fahrizal beserta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pelalawan m meninjau kebun kelompok usaha tani mandiri pada Selasa (25/6/2024) yang berlokasi di jalan Raja, Pangkalan Kerinci. Adapun tanaman yang ditanam oleh kelompok usaha tani mandiri ini adalah tanaman cabai seluas 750.000 m².

Ketika meninjau kebun cabai, Bupati Pelalawan H. Zukri melalui Asisten II Drs Fahrizal menyampaikan bahwa peninjauan TPID Pelalawan hari ini adalah salah satu upaya untuk mengendalikan inflasi di Kabupaten Pelalawan.
“TPID Kabupaten Pelalawan sedang meninjau salah satu langkah strategis kita sebagai upaya pengendalian inflasi di Pelalawan yaitu gerakan menanam. Gerakan menanam ini kita lakukan di seluruh kecamatan dan memang potensinya ada, dan hari ini kita meninjau di kecamatan Pangkalan Kerinci. Semoga ini bisa dijadikan salah satu komoditi yang dapat membantu upaya pengendalian inflasi di Pelalawan.” Sebutnya.

Fakhrizal juga berharap agar gerakan menanam ini dilakukan secara masif agar masyarakat juga dapat terbantu ekonominya.
“Harapan kami mudah-mudahan gerakan menanam ini dapat dilaksanakan secara masif di kelompok masyarakat, karena selain untuk menjaga inflasi, juga bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat serta. meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat petani. Kita akan terus menggalakkan gerakan menanam ini di seluruh kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Pelalawan, dan tim terpadu kita kita yang terdiri dari Dinas Koperasi, Inspektorat, Dinas Pertanian, Bappeda, Bapenda dan tim TPID lainnya juga akan turun untuk melihat bagaimana gerakan menanam ini bisa dilakukan dengan baik. Mudah-mudahan hasilnya baik dan bisa menguntungkan para petani kita.” Tambahnya.

Fakhrizal juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pelalawan akan membantu para petani dalam memasarkan hasil kebunnya kepada masyarakat.
“Kedepannya, kita akan buat pasar tani agar masyarakat mudah memperoleh bahan pangan dan petani pun mudah untuk menjual hasil kebunnya kepada masyarakat. Kemudian petani juga akan dibantu untuk mempromosikan hasil kebunnya cepat terjual dan bisa mensejahterakan petani.” Ujar Fakhrizal.

Asisten II Fakhrizal juga menyampaikan bahwa data inflasi Kabupaten Pelalawan sebesar -1,85% jauh dibawah Provinsi Riau sebesar -0.93%, yang menunjukkan bahwa tingkat inflasi di Kabupaten Pelalawan terkendali dan masih di bawah tingkat inflasi Provinsi Riau.

“Saat rapat inflasi, Mendagri berpesan agar pemerintah kabupaten/kota mendukung program-program pengendalian inflasi pertanda pemerintah hadir ditengah masyarakat dan didukung penganggarannya. Oleh karena itu, untuk mendukung gerakan menanam para petani mandiri, Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas KPTPH juga melakukan inovasi penanaman sayur dan buah dengan pola teknologi hydroponik screen house. Budidaya buah dan sayuran melalui teknologi hidroponik screen house yang mampu berproduksi sepanjang tahun tanpa harus khawatir terganggu oleh cuaca atau musim. Inovasi ini akan kita jadi program unggulan TPID Tahun 2024, disamping program pembibitan dan peningkatan produksi beras melalui IP200.” Tutup Fakhrizal. 

Index
LKKS Kabupaten Kampar Kembali Salurkan Bantuan Perlengkapan dan Perlengkapan Rumah Tangga
Panen Semangka di Sungai Apit, Bupati Afni Buktikan Dana Desa Bermanfaat bagi Warga
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
Tahun Ini Pemko Pekanbaru Terima Ratusan Usulan di Program Pembangunan Rp100 Juta per RW
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan di Hari Pramuka ke-65
Sebanyak 572 Warga Binaan Rutan Rengat Terima Remisi Kemerdekaan
Bupati Rohil Temui Kepala Bappenas, Bahas Pengembangan Rumah Sakit
Wabup Husni Thamrin Pimpin Upacara HUT ke-69 Provinsi Riau
Film Pramuka Tayang di Pekanbaru, Wawako Ajak Sekolah Dukung Penguatan Karakter Siswa
Index
Siak Masuk Kategori Terbaik Investasi, Pemkab Genjot Permudah Perizinan Bagi Investasi
 Buka Seminar UMKM Rohil Bistamam, UMKM Harus Kuasai Transformasi platform digital.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Berkunjung Rohil Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Program MBG
Coffe Morning Bersama Camat, Wako Pekanbaru Bahas Soal Banjir Hingga Pelantikan RT/RW
Raih Juara Umum MTQ Riau, LPTQ Rohil Gelar Syukuran dan Doa Bersama
Olimpiade Bahasa Arab, Tiga Wakil MAN 1 Rokan Hilir Melaju ke Provinsi
Sekda Rohil Fauzi Efrizal Ikuti Rapat Virtual Bersama Kemendagri Bahas SIPD BUMD
MTQ XLIV Riau 2026 Resmi Ditutup,Rokan Hilir Juara Umum
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
pemerintahan
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan di Hari Pramuka ke-65
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
daerah
LKKS Kabupaten Kampar Kembali Salurkan Bantuan Perlengkapan dan Perlengkapan Rumah Tangga
Panen Semangka di Sungai Apit, Bupati Afni Buktikan Dana Desa Bermanfaat bagi Warga
Tahun Ini Pemko Pekanbaru Terima Ratusan Usulan di Program Pembangunan Rp100 Juta per RW
Wabup Husni Thamrin Pimpin Upacara HUT ke-69 Provinsi Riau
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pelalawan

Kendalikan Inflasi, TPID Kabupaten Pelalawan Tinjau Kebun Kelompok Usaha Tani Mandiri
Selasa, 25 Juni 2024
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

 Bupati Pelalawan H. Zukri, SE yang dalam hal ini diwakili oleh Asisten II Drs Fahrizal beserta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pelalawan m meninjau kebun kelompok usaha tani mandiri pada Selasa (25/6/2024) yang berlokasi di jalan Raja, Pangkalan Kerinci. Adapun tanaman yang ditanam oleh kelompok usaha tani mandiri ini adalah tanaman cabai seluas 750.000 m².

Ketika meninjau kebun cabai, Bupati Pelalawan H. Zukri melalui Asisten II Drs Fahrizal menyampaikan bahwa peninjauan TPID Pelalawan hari ini adalah salah satu upaya untuk mengendalikan inflasi di Kabupaten Pelalawan.
“TPID Kabupaten Pelalawan sedang meninjau salah satu langkah strategis kita sebagai upaya pengendalian inflasi di Pelalawan yaitu gerakan menanam. Gerakan menanam ini kita lakukan di seluruh kecamatan dan memang potensinya ada, dan hari ini kita meninjau di kecamatan Pangkalan Kerinci. Semoga ini bisa dijadikan salah satu komoditi yang dapat membantu upaya pengendalian inflasi di Pelalawan.” Sebutnya.

Fakhrizal juga berharap agar gerakan menanam ini dilakukan secara masif agar masyarakat juga dapat terbantu ekonominya.
“Harapan kami mudah-mudahan gerakan menanam ini dapat dilaksanakan secara masif di kelompok masyarakat, karena selain untuk menjaga inflasi, juga bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat serta. meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat petani. Kita akan terus menggalakkan gerakan menanam ini di seluruh kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Pelalawan, dan tim terpadu kita kita yang terdiri dari Dinas Koperasi, Inspektorat, Dinas Pertanian, Bappeda, Bapenda dan tim TPID lainnya juga akan turun untuk melihat bagaimana gerakan menanam ini bisa dilakukan dengan baik. Mudah-mudahan hasilnya baik dan bisa menguntungkan para petani kita.” Tambahnya.

Fakhrizal juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pelalawan akan membantu para petani dalam memasarkan hasil kebunnya kepada masyarakat.
“Kedepannya, kita akan buat pasar tani agar masyarakat mudah memperoleh bahan pangan dan petani pun mudah untuk menjual hasil kebunnya kepada masyarakat. Kemudian petani juga akan dibantu untuk mempromosikan hasil kebunnya cepat terjual dan bisa mensejahterakan petani.” Ujar Fakhrizal.

Asisten II Fakhrizal juga menyampaikan bahwa data inflasi Kabupaten Pelalawan sebesar -1,85% jauh dibawah Provinsi Riau sebesar -0.93%, yang menunjukkan bahwa tingkat inflasi di Kabupaten Pelalawan terkendali dan masih di bawah tingkat inflasi Provinsi Riau.

“Saat rapat inflasi, Mendagri berpesan agar pemerintah kabupaten/kota mendukung program-program pengendalian inflasi pertanda pemerintah hadir ditengah masyarakat dan didukung penganggarannya. Oleh karena itu, untuk mendukung gerakan menanam para petani mandiri, Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui Dinas KPTPH juga melakukan inovasi penanaman sayur dan buah dengan pola teknologi hydroponik screen house. Budidaya buah dan sayuran melalui teknologi hidroponik screen house yang mampu berproduksi sepanjang tahun tanpa harus khawatir terganggu oleh cuaca atau musim. Inovasi ini akan kita jadi program unggulan TPID Tahun 2024, disamping program pembibitan dan peningkatan produksi beras melalui IP200.” Tutup Fakhrizal.