'
11 Rabiul Awwal 1448 H | Selasa, 25 Agustus 2026
×
/ pelalawan
Gubri Edy Nasution Datangi Lokasi Banjir di Jalintim Pelalawan
| Senin, 15 Januari 2024
Editor : | Penulis : admin

PELALAWAN - Banjir masih menggenangi Jalan Lintas Timur (Jalintim), kilometer 75-76, tepatnya berada di Desa Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau. Menyikapi kondisi ini, Gubernur Riau (Gubri) Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution, tanpa ragu langsung meninjau kondisi banjir di lokasi tersebut, pada Ahad (14/1/2024).

Orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning datang ke lokasi banjir bersama Bupati Pelalawan. Ia turun dan melihat langsung kondisi banjir sembari berdiskusi dengan sejumlah warga dan pengendara yang terdampak banjir.

Gubernur Edy Nasution menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia terima, bahwa banjir yang terjadi bukan siklus 5 tahun, tapi 20 tahun. Namun, kondisi saat ini termasuk cukup ekstrem.

"Kita pun perihatin, saat ini ada status beberapa daerah kabupaten yang meningkatkan statusnya, menjadi tanggap darurat," kata Edy Nasution saat diwawancarai di lokasi banjir.

Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat mulai 22 Desember 2023 lalu, sampai 31 Januari 2024 atau selama 40 hari. Meskipun demikian Gubri Edy mengaku akan selalu memantau situasi dan kondisi banjir. 

Lanjutnya, berdasarkan Informasi dari BMKG situasi seperti ini (banjir) akan terjadi sampai akhir Januari 2024. Maka dari itu, Gubri Edy Nasution mengajak seluruh elemen untuk bergerak bersama-sama.

"Situasi ini tidak bisa kita duga, sebab di beberapa daerah juga terjadi hal yang sama. Kita dari provinsi telah memberikan bantuan-bantuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak," ujarnya.

Ia berharap kepada masyarakat yang terdampak banjir untuk tetap bersabar dengan kondisi yang terjadi. Karena Pemprov Riau dan Pemkab Pelalawan akan berupaya keras manenangani situasi banjir.

Di lokasi yang sama, Bupati Pelalawan Zukri Misran menyampaikan, bahwa dari 4.600 KK yang terdampak. Ia jelaskan, ada sekitar 80 persen warga yang masih mengungsi. Kondisi ini, lantaran air sudah memasuki rumah.

"Posisi yang kita tinjau bersama pak Gubernur ini di kilometer 75 sedangkan di titik rawannya atau paling dalam ada di KM 83," pungkasnya. 

Sementara, Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Akira Ceria mengatakan, ketinggian air hari ini mencapai sekitar 100 sentimeter hingga 110 sentimeter.  "Air mulai surut dari sebelumnya setinggi 150 sentimeter hingga 160 sentimeter. Hari ini ketinggian air turun menjadi 110 sentimeter hingga 100 meter," jelasnya. 

Di lokasi yang sama, Bupati Pelalawan Zukri Misran menyampaikan, bahwa dari 4.600 KK yang terdampak. Ia jelaskan, ada sekitar 80 persen warga yang masih mengungsi. Kondisi ini, lantaran air sudah memasuki rumah.

"Posisi yang kita tinjau bersama pak Gubernur ini di kilometer 75 sedangkan di titik rawannya atau paling dalam ada di KM 83," pungkasnya. 

Sementara, Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Akira Ceria mengatakan, ketinggian air hari ini mencapai sekitar 100 sentimeter hingga 110 sentimeter.  "Air mulai surut dari sebelumnya setinggi 150 sentimeter hingga 160 sentimeter. Hari ini ketinggian air turun menjadi 110 sentimeter hingga 100 meter," jelasnya. 

Index
LKKS Kabupaten Kampar Kembali Salurkan Bantuan Perlengkapan dan Perlengkapan Rumah Tangga
Panen Semangka di Sungai Apit, Bupati Afni Buktikan Dana Desa Bermanfaat bagi Warga
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
Tahun Ini Pemko Pekanbaru Terima Ratusan Usulan di Program Pembangunan Rp100 Juta per RW
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan di Hari Pramuka ke-65
Sebanyak 572 Warga Binaan Rutan Rengat Terima Remisi Kemerdekaan
Bupati Rohil Temui Kepala Bappenas, Bahas Pengembangan Rumah Sakit
Wabup Husni Thamrin Pimpin Upacara HUT ke-69 Provinsi Riau
Film Pramuka Tayang di Pekanbaru, Wawako Ajak Sekolah Dukung Penguatan Karakter Siswa
Index
Siak Masuk Kategori Terbaik Investasi, Pemkab Genjot Permudah Perizinan Bagi Investasi
 Buka Seminar UMKM Rohil Bistamam, UMKM Harus Kuasai Transformasi platform digital.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Berkunjung Rohil Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Program MBG
Coffe Morning Bersama Camat, Wako Pekanbaru Bahas Soal Banjir Hingga Pelantikan RT/RW
Raih Juara Umum MTQ Riau, LPTQ Rohil Gelar Syukuran dan Doa Bersama
Olimpiade Bahasa Arab, Tiga Wakil MAN 1 Rokan Hilir Melaju ke Provinsi
Sekda Rohil Fauzi Efrizal Ikuti Rapat Virtual Bersama Kemendagri Bahas SIPD BUMD
MTQ XLIV Riau 2026 Resmi Ditutup,Rokan Hilir Juara Umum
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
pemerintahan
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan di Hari Pramuka ke-65
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
daerah
LKKS Kabupaten Kampar Kembali Salurkan Bantuan Perlengkapan dan Perlengkapan Rumah Tangga
Panen Semangka di Sungai Apit, Bupati Afni Buktikan Dana Desa Bermanfaat bagi Warga
Tahun Ini Pemko Pekanbaru Terima Ratusan Usulan di Program Pembangunan Rp100 Juta per RW
Wabup Husni Thamrin Pimpin Upacara HUT ke-69 Provinsi Riau
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pelalawan

Gubri Edy Nasution Datangi Lokasi Banjir di Jalintim Pelalawan
Senin, 15 Januari 2024
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

PELALAWAN - Banjir masih menggenangi Jalan Lintas Timur (Jalintim), kilometer 75-76, tepatnya berada di Desa Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau. Menyikapi kondisi ini, Gubernur Riau (Gubri) Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution, tanpa ragu langsung meninjau kondisi banjir di lokasi tersebut, pada Ahad (14/1/2024).

Orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning datang ke lokasi banjir bersama Bupati Pelalawan. Ia turun dan melihat langsung kondisi banjir sembari berdiskusi dengan sejumlah warga dan pengendara yang terdampak banjir.

Gubernur Edy Nasution menjelaskan, berdasarkan informasi yang ia terima, bahwa banjir yang terjadi bukan siklus 5 tahun, tapi 20 tahun. Namun, kondisi saat ini termasuk cukup ekstrem.

"Kita pun perihatin, saat ini ada status beberapa daerah kabupaten yang meningkatkan statusnya, menjadi tanggap darurat," kata Edy Nasution saat diwawancarai di lokasi banjir.

Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat mulai 22 Desember 2023 lalu, sampai 31 Januari 2024 atau selama 40 hari. Meskipun demikian Gubri Edy mengaku akan selalu memantau situasi dan kondisi banjir. 

Lanjutnya, berdasarkan Informasi dari BMKG situasi seperti ini (banjir) akan terjadi sampai akhir Januari 2024. Maka dari itu, Gubri Edy Nasution mengajak seluruh elemen untuk bergerak bersama-sama.

"Situasi ini tidak bisa kita duga, sebab di beberapa daerah juga terjadi hal yang sama. Kita dari provinsi telah memberikan bantuan-bantuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak," ujarnya.

Ia berharap kepada masyarakat yang terdampak banjir untuk tetap bersabar dengan kondisi yang terjadi. Karena Pemprov Riau dan Pemkab Pelalawan akan berupaya keras manenangani situasi banjir.

Di lokasi yang sama, Bupati Pelalawan Zukri Misran menyampaikan, bahwa dari 4.600 KK yang terdampak. Ia jelaskan, ada sekitar 80 persen warga yang masih mengungsi. Kondisi ini, lantaran air sudah memasuki rumah.

"Posisi yang kita tinjau bersama pak Gubernur ini di kilometer 75 sedangkan di titik rawannya atau paling dalam ada di KM 83," pungkasnya. 

Sementara, Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Akira Ceria mengatakan, ketinggian air hari ini mencapai sekitar 100 sentimeter hingga 110 sentimeter.  "Air mulai surut dari sebelumnya setinggi 150 sentimeter hingga 160 sentimeter. Hari ini ketinggian air turun menjadi 110 sentimeter hingga 100 meter," jelasnya. 

Di lokasi yang sama, Bupati Pelalawan Zukri Misran menyampaikan, bahwa dari 4.600 KK yang terdampak. Ia jelaskan, ada sekitar 80 persen warga yang masih mengungsi. Kondisi ini, lantaran air sudah memasuki rumah.

"Posisi yang kita tinjau bersama pak Gubernur ini di kilometer 75 sedangkan di titik rawannya atau paling dalam ada di KM 83," pungkasnya. 

Sementara, Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Akira Ceria mengatakan, ketinggian air hari ini mencapai sekitar 100 sentimeter hingga 110 sentimeter.  "Air mulai surut dari sebelumnya setinggi 150 sentimeter hingga 160 sentimeter. Hari ini ketinggian air turun menjadi 110 sentimeter hingga 100 meter," jelasnya.