'
11 Rabiul Awwal 1448 H | Selasa, 25 Agustus 2026
×
/ pelalawan
Tahun Depan, Pemkab Pelalawan Gelontorkan Rp30 Miliar untuk Pengadaan Pupuk Gratis
| Senin, 29 November 2021
Editor : | Penulis : admin

PELALAWAN ,superriau.com - APBD Kabupaten Pelalawan Tahun Anggaran 2022 mendatang pemkab setempat mengalokasikan dana senilai Rp30 miliar untuk pengadaan pupuk gratis. Bantuan pupuk gratis ini disalurkan kepada petani sawit serta petani sub sektor tanaman pangan dan hortikultura.

Demikian diungkapkan Bupati Pelalawan H Zukri Misran, Ahad (28/11/2021). Menurutnya, bantuan pupuk gratis di bidang perkebunan, bahwa Petani yang mendapat bantuan pupuk gratis pada sub sektor perkebunan adalah petani sawit, yang merupakan komoditas penting dan menjadi sumber penghasilan utama petani di Pelalawan.

Dikatakan Bupati Zukri sesungguhnya, bantuan pupuk ini sebagai pelaksanaan kebijakan yang sudah dituangkan di dalam RPJMD, dimana bantuan ini bersifat stimulasi dan edukasi bagi petani sawit sehingga terdorong untuk melakukan praktek budidaya yang baik, dimana selama ini seakan terabaikan.

Menurutnya, bantuan pupuk tentu saja akan dapat meningkatkan produktivitas lahan dan meningkatkan produksi dan kualitas TBS yang pada akhirnya, dapat lebih meningkatkan kesejahteraan petani.

"Adapun jenis pupuk yang akan dibantu adalah pupuk majemuk (NPK) dan pupuk organik cair, dengan nilai maksimum Rp1 juta per petani," ungkapnya.

Disebutkannya, petani penerima bantuan pupuk, kriteria umumnya yakni petani yang penghasilan utamanya dari kebun kelapa sawit, penduduk Pelalawan, tergabung dalam kelompok, produksi rendah, dan kepemilikan yang jelas, serta beberapa kriteria khusus. Kriteria ini akan ditetapkan di dalam Peraturan Bupati, yang nanti pada saatnya akan disampaikan dan didiskusi dengan DPRD.

Sementara itu jelasnya, bantuan pupuk pada sub sektor tanaman pangan dan hortikultura, kriteria petaninya, juga demikian, bahwa yang akan diberikan bantuan tersebut adalah petani yang sumber penghasilan utamanya dari aktivitas bercocok tanam komoditas pangan dan hortikultur, produksi rendah karena tidak mampu menerapkan budidaya yang baik (Good Agriculture Practice), kepemilikan lahan yang jelas dan tergabung dalam kelompok.

"Terkait dengan data calon penerima Program pupuk gratis baik di sektor perkebunan maupun sektor tanaman pangan, saat ini masih dalam proses pendataan," tandasnya.

Index
LKKS Kabupaten Kampar Kembali Salurkan Bantuan Perlengkapan dan Perlengkapan Rumah Tangga
Panen Semangka di Sungai Apit, Bupati Afni Buktikan Dana Desa Bermanfaat bagi Warga
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
Tahun Ini Pemko Pekanbaru Terima Ratusan Usulan di Program Pembangunan Rp100 Juta per RW
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan di Hari Pramuka ke-65
Sebanyak 572 Warga Binaan Rutan Rengat Terima Remisi Kemerdekaan
Bupati Rohil Temui Kepala Bappenas, Bahas Pengembangan Rumah Sakit
Wabup Husni Thamrin Pimpin Upacara HUT ke-69 Provinsi Riau
Film Pramuka Tayang di Pekanbaru, Wawako Ajak Sekolah Dukung Penguatan Karakter Siswa
Index
Siak Masuk Kategori Terbaik Investasi, Pemkab Genjot Permudah Perizinan Bagi Investasi
 Buka Seminar UMKM Rohil Bistamam, UMKM Harus Kuasai Transformasi platform digital.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Berkunjung Rohil Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Program MBG
Coffe Morning Bersama Camat, Wako Pekanbaru Bahas Soal Banjir Hingga Pelantikan RT/RW
Raih Juara Umum MTQ Riau, LPTQ Rohil Gelar Syukuran dan Doa Bersama
Olimpiade Bahasa Arab, Tiga Wakil MAN 1 Rokan Hilir Melaju ke Provinsi
Sekda Rohil Fauzi Efrizal Ikuti Rapat Virtual Bersama Kemendagri Bahas SIPD BUMD
MTQ XLIV Riau 2026 Resmi Ditutup,Rokan Hilir Juara Umum
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
pemerintahan
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan di Hari Pramuka ke-65
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
daerah
LKKS Kabupaten Kampar Kembali Salurkan Bantuan Perlengkapan dan Perlengkapan Rumah Tangga
Panen Semangka di Sungai Apit, Bupati Afni Buktikan Dana Desa Bermanfaat bagi Warga
Tahun Ini Pemko Pekanbaru Terima Ratusan Usulan di Program Pembangunan Rp100 Juta per RW
Wabup Husni Thamrin Pimpin Upacara HUT ke-69 Provinsi Riau
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pelalawan

Tahun Depan, Pemkab Pelalawan Gelontorkan Rp30 Miliar untuk Pengadaan Pupuk Gratis
Senin, 29 November 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

PELALAWAN ,superriau.com - APBD Kabupaten Pelalawan Tahun Anggaran 2022 mendatang pemkab setempat mengalokasikan dana senilai Rp30 miliar untuk pengadaan pupuk gratis. Bantuan pupuk gratis ini disalurkan kepada petani sawit serta petani sub sektor tanaman pangan dan hortikultura.

Demikian diungkapkan Bupati Pelalawan H Zukri Misran, Ahad (28/11/2021). Menurutnya, bantuan pupuk gratis di bidang perkebunan, bahwa Petani yang mendapat bantuan pupuk gratis pada sub sektor perkebunan adalah petani sawit, yang merupakan komoditas penting dan menjadi sumber penghasilan utama petani di Pelalawan.

Dikatakan Bupati Zukri sesungguhnya, bantuan pupuk ini sebagai pelaksanaan kebijakan yang sudah dituangkan di dalam RPJMD, dimana bantuan ini bersifat stimulasi dan edukasi bagi petani sawit sehingga terdorong untuk melakukan praktek budidaya yang baik, dimana selama ini seakan terabaikan.

Menurutnya, bantuan pupuk tentu saja akan dapat meningkatkan produktivitas lahan dan meningkatkan produksi dan kualitas TBS yang pada akhirnya, dapat lebih meningkatkan kesejahteraan petani.

"Adapun jenis pupuk yang akan dibantu adalah pupuk majemuk (NPK) dan pupuk organik cair, dengan nilai maksimum Rp1 juta per petani," ungkapnya.

Disebutkannya, petani penerima bantuan pupuk, kriteria umumnya yakni petani yang penghasilan utamanya dari kebun kelapa sawit, penduduk Pelalawan, tergabung dalam kelompok, produksi rendah, dan kepemilikan yang jelas, serta beberapa kriteria khusus. Kriteria ini akan ditetapkan di dalam Peraturan Bupati, yang nanti pada saatnya akan disampaikan dan didiskusi dengan DPRD.

Sementara itu jelasnya, bantuan pupuk pada sub sektor tanaman pangan dan hortikultura, kriteria petaninya, juga demikian, bahwa yang akan diberikan bantuan tersebut adalah petani yang sumber penghasilan utamanya dari aktivitas bercocok tanam komoditas pangan dan hortikultur, produksi rendah karena tidak mampu menerapkan budidaya yang baik (Good Agriculture Practice), kepemilikan lahan yang jelas dan tergabung dalam kelompok.

"Terkait dengan data calon penerima Program pupuk gratis baik di sektor perkebunan maupun sektor tanaman pangan, saat ini masih dalam proses pendataan," tandasnya.