'
11 Rabiul Awwal 1448 H | Selasa, 25 Agustus 2026
×
/ pelalawan
Pelalawan Siapkan Perbup untuk Cegah Karhutla
| Kamis, 11 November 2021
Editor : | Penulis : admin

PEKANBARU, superriau.com  - Untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), pemerintah kabupaten Pelalawan, Riau, sedang menyiapkan regulasi berupa Peraturan Bupati (Perbup). Perbup pencegahan Karhutla tersebut ditargetkan rampung Desember 2021.

"Target kita Perbup ini selesai pada bulan Desember. Mengingat tahun depan Riau memasuki kemarau kering jadi kita khawatir berhadapan dengan bencana kebakaran," ujar Projek Manager SIAP Project Marius Gunawan kepada CAKAPLAH.com, Rabu (10/11/2021).

Ia mengatakan, kabupaten Pelalawan membutuhkan regulasi khusus berbicara mengenai pencegahan Karhutla. Dan ini bisa dituangkan melalui Perbup.

"Peraturan Bupati ini memang diperlukan di wilayah ini, kami dari kemitraan akan memfasilitasi prosesnya dan terbentuknya regulasi dan klaster lewat hadirnya Perbup," cakap Marius Gunawan.

"Perbup akan mengatur lebih spesifik tata cara pencegahan Karhutla, terutama yang menyangkut bentuk atau formasi yang paling tepat, juga masalah pendanaannya," imbuhnya.

Sementara itu Carl Van Loggerenderg selaku Manager Kluster mengatakan, ia datang ke Pelalawan untuk menularkan program kluster yang berhasil dilakukan di Afrika dalam mencegah Karhutla secara maksimal.

"Afrika Selatan sendiri sudah lebih 20 tahun berhasil menekan Karhutla dengan pendekatan kluster. Dalam usaha pencegahan dan penanggulangan kebakaran mereka sudah mapan. Artinya mereka sudah melalui proses," ungkapnya.

"Pengalaman itu yang ingin diadopsi oleh Pelalawan. Tentu saja disesuaikan dengan situasi kondisi setempat, termasuk penganggaran yang berkolaborasi," pungkasnya.

Sebelumnya Asisten I Setdakab Pelalawan Zulhelmi dalam acara Konsultasi Multipihak terkait kebijakan dan kelembagaan pencegahan Kebakaran Hutan dan lahan serta uji publik rancangan Peraturan Bupati tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan terpadu berbasis Klaster yang digelar di Pelalawan, mengatakan bahwa kabupaten Pelalawan sangat serius dalam memperbaiki lingkungan hidup.

"Keseriusan kita salah satunya ditunjukkan dengan melakukan kerjasama dengan pihak kemitraan dan partnership dalam rangka dukungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan serta pengembangan program pengelolaan lahan gambut berkelanjutan," ungkapnya.

Pemerintah kabupaten Pelalawan telah melakukan berbagai inovasi dalam rangka pencegahan karhutla.

"Yang pertama adalah penyusunan rancangan peraturan Bupati pelalawan tentang pencegahan karhutla terpadu berbasis klaster. Hal ini dilakukan agar adanya pedoman bagi para pihak yang ada di wilayah kabupaten Pelalawan dalam melakukan dan mengkoordinasikan kegiatan pencegahan karhutla," sebutnya.

"Rancangan Perbup ini nanti sama-sama kita uji dan kita analisa dan berikan masukan agar apa yang kita susun sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada," imbuhnya.

Selanjutnya inovasi yang kedua adalah Pemkab Pelalawan mengembangkan pembuatan sumur antisipasi pembakaran hutan dan lahan gambut atau yang biasa disebut dengan akhlaq.

Sumur ini merupakan sumur resapan sederhana yang ramah lingkungan dan dapat dikerjakan oleh masyarakat di desa serta dengan biaya yang murah serta sangat cepat dalam proses pembuatannya.

Sumur ini diharapkan menjadi salah satu alternatif dalam mendapatkan sumber air untuk pembahasan maupun pada saat penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan.

"Karena seperti yang kita ketahui pada saat terjadi kebakaran hutan dan lahan salah satu kendala dalam proses pemadaman adalah jauhnya lokasi bencana dari sumber air untuk itu harapannya dengan adanya sumur ini bisa menjadi salah satu solusi terkait mengatasi hal tersebut," ungkapnya.

Untuk proses inovasi yang telah dikerjakan terutama terkait pola pencegahan yang kolaboratif ini, pihaknya berharap ini dapat menjadi contoh bagi pihak-pihak lain.

"Sehingga kita bisa mewujudkan Indonesia bebas asap dampak bencana asap sangat merugikan bagi kehidupan sosial kesehatan ekonomi masyarakat kita," sebutnya.

"Kami mewakili Pemkab sangat mengapresiasi dukungan kemitraan untuk setiap proses inovasi yang kami kerjakan terutama penanggulangan kolaboratif ini," imbuhnya.

 

Index
LKKS Kabupaten Kampar Kembali Salurkan Bantuan Perlengkapan dan Perlengkapan Rumah Tangga
Panen Semangka di Sungai Apit, Bupati Afni Buktikan Dana Desa Bermanfaat bagi Warga
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
Tahun Ini Pemko Pekanbaru Terima Ratusan Usulan di Program Pembangunan Rp100 Juta per RW
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan di Hari Pramuka ke-65
Sebanyak 572 Warga Binaan Rutan Rengat Terima Remisi Kemerdekaan
Bupati Rohil Temui Kepala Bappenas, Bahas Pengembangan Rumah Sakit
Wabup Husni Thamrin Pimpin Upacara HUT ke-69 Provinsi Riau
Film Pramuka Tayang di Pekanbaru, Wawako Ajak Sekolah Dukung Penguatan Karakter Siswa
Index
Siak Masuk Kategori Terbaik Investasi, Pemkab Genjot Permudah Perizinan Bagi Investasi
 Buka Seminar UMKM Rohil Bistamam, UMKM Harus Kuasai Transformasi platform digital.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Berkunjung Rohil Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Program MBG
Coffe Morning Bersama Camat, Wako Pekanbaru Bahas Soal Banjir Hingga Pelantikan RT/RW
Raih Juara Umum MTQ Riau, LPTQ Rohil Gelar Syukuran dan Doa Bersama
Olimpiade Bahasa Arab, Tiga Wakil MAN 1 Rokan Hilir Melaju ke Provinsi
Sekda Rohil Fauzi Efrizal Ikuti Rapat Virtual Bersama Kemendagri Bahas SIPD BUMD
MTQ XLIV Riau 2026 Resmi Ditutup,Rokan Hilir Juara Umum
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
pemerintahan
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
24 Insan Pramuka Riau Terima Lencana Kehormatan di Hari Pramuka ke-65
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
daerah
LKKS Kabupaten Kampar Kembali Salurkan Bantuan Perlengkapan dan Perlengkapan Rumah Tangga
Panen Semangka di Sungai Apit, Bupati Afni Buktikan Dana Desa Bermanfaat bagi Warga
Tahun Ini Pemko Pekanbaru Terima Ratusan Usulan di Program Pembangunan Rp100 Juta per RW
Wabup Husni Thamrin Pimpin Upacara HUT ke-69 Provinsi Riau
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pelalawan

Pelalawan Siapkan Perbup untuk Cegah Karhutla
Kamis, 11 November 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

PEKANBARU, superriau.com  - Untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), pemerintah kabupaten Pelalawan, Riau, sedang menyiapkan regulasi berupa Peraturan Bupati (Perbup). Perbup pencegahan Karhutla tersebut ditargetkan rampung Desember 2021.

"Target kita Perbup ini selesai pada bulan Desember. Mengingat tahun depan Riau memasuki kemarau kering jadi kita khawatir berhadapan dengan bencana kebakaran," ujar Projek Manager SIAP Project Marius Gunawan kepada CAKAPLAH.com, Rabu (10/11/2021).

Ia mengatakan, kabupaten Pelalawan membutuhkan regulasi khusus berbicara mengenai pencegahan Karhutla. Dan ini bisa dituangkan melalui Perbup.

"Peraturan Bupati ini memang diperlukan di wilayah ini, kami dari kemitraan akan memfasilitasi prosesnya dan terbentuknya regulasi dan klaster lewat hadirnya Perbup," cakap Marius Gunawan.

"Perbup akan mengatur lebih spesifik tata cara pencegahan Karhutla, terutama yang menyangkut bentuk atau formasi yang paling tepat, juga masalah pendanaannya," imbuhnya.

Sementara itu Carl Van Loggerenderg selaku Manager Kluster mengatakan, ia datang ke Pelalawan untuk menularkan program kluster yang berhasil dilakukan di Afrika dalam mencegah Karhutla secara maksimal.

"Afrika Selatan sendiri sudah lebih 20 tahun berhasil menekan Karhutla dengan pendekatan kluster. Dalam usaha pencegahan dan penanggulangan kebakaran mereka sudah mapan. Artinya mereka sudah melalui proses," ungkapnya.

"Pengalaman itu yang ingin diadopsi oleh Pelalawan. Tentu saja disesuaikan dengan situasi kondisi setempat, termasuk penganggaran yang berkolaborasi," pungkasnya.

Sebelumnya Asisten I Setdakab Pelalawan Zulhelmi dalam acara Konsultasi Multipihak terkait kebijakan dan kelembagaan pencegahan Kebakaran Hutan dan lahan serta uji publik rancangan Peraturan Bupati tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan terpadu berbasis Klaster yang digelar di Pelalawan, mengatakan bahwa kabupaten Pelalawan sangat serius dalam memperbaiki lingkungan hidup.

"Keseriusan kita salah satunya ditunjukkan dengan melakukan kerjasama dengan pihak kemitraan dan partnership dalam rangka dukungan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan serta pengembangan program pengelolaan lahan gambut berkelanjutan," ungkapnya.

Pemerintah kabupaten Pelalawan telah melakukan berbagai inovasi dalam rangka pencegahan karhutla.

"Yang pertama adalah penyusunan rancangan peraturan Bupati pelalawan tentang pencegahan karhutla terpadu berbasis klaster. Hal ini dilakukan agar adanya pedoman bagi para pihak yang ada di wilayah kabupaten Pelalawan dalam melakukan dan mengkoordinasikan kegiatan pencegahan karhutla," sebutnya.

"Rancangan Perbup ini nanti sama-sama kita uji dan kita analisa dan berikan masukan agar apa yang kita susun sesuai dengan mekanisme dan aturan yang ada," imbuhnya.

Selanjutnya inovasi yang kedua adalah Pemkab Pelalawan mengembangkan pembuatan sumur antisipasi pembakaran hutan dan lahan gambut atau yang biasa disebut dengan akhlaq.

Sumur ini merupakan sumur resapan sederhana yang ramah lingkungan dan dapat dikerjakan oleh masyarakat di desa serta dengan biaya yang murah serta sangat cepat dalam proses pembuatannya.

Sumur ini diharapkan menjadi salah satu alternatif dalam mendapatkan sumber air untuk pembahasan maupun pada saat penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan.

"Karena seperti yang kita ketahui pada saat terjadi kebakaran hutan dan lahan salah satu kendala dalam proses pemadaman adalah jauhnya lokasi bencana dari sumber air untuk itu harapannya dengan adanya sumur ini bisa menjadi salah satu solusi terkait mengatasi hal tersebut," ungkapnya.

Untuk proses inovasi yang telah dikerjakan terutama terkait pola pencegahan yang kolaboratif ini, pihaknya berharap ini dapat menjadi contoh bagi pihak-pihak lain.

"Sehingga kita bisa mewujudkan Indonesia bebas asap dampak bencana asap sangat merugikan bagi kehidupan sosial kesehatan ekonomi masyarakat kita," sebutnya.

"Kami mewakili Pemkab sangat mengapresiasi dukungan kemitraan untuk setiap proses inovasi yang kami kerjakan terutama penanggulangan kolaboratif ini," imbuhnya.