'
1 Rabiul Awwal 1448 H | Sabtu, 15 Agustus 2026
×
/ nasional
Ini yang Perlu Diketahui Pasien COVID-19 di Riau saat Isolasi Mandiri di Rumah
| Selasa, 13 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Provinsi Riau dalam beberapa hari setengahnya merupakan pasien yang sebelumnya melakukan isolasi mandiri di rumah.   

"Beberapa hari ini ada setengah pasien yang meninggal dunia sebelumnya menjalani isolasi mandiri," kata Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, Selasa (13/7/2021) di Pekanbaru. 

Karena itu, lanjut Yovi, pihaknya perlu menyampaikan ke masyarakat apa saja yang harus dilakukan selama menjalani isolasi mandiri. 

"Jadi COVID-19 memiliki masa inkubasi rata-rata 14 hari. Sedangkan puncaknya itu akan terjadi di hari kedelapan atau sembilan. Ini lah yang harus diwaspadai masyarakat yang menjalankan isolasi mandiri di rumah, apa tanda-tanda atau gejala yang pasien tersebut harus datang ke rumah sakit," terangnya. 

Menurutnya ada beberapa tanda atau gejala pasien isolasi mandiri di rumah harus datang ke rumah sakit. Pertama, demam yang terus menerus dan demam naik turun. Kedua batuk yang terus menerus terjadi. Ketiga dada terasa berat dan sesak nafas. 

"Itu suatu tanda dan gejala yang tak bisa dibiarkan, dan pasien harus menjalani perawatan di rumah sakit," tegasnya. 

Lebih lanjut Indra Yovi, saat ini kapasitas rumah sakit di Riau masih memenuhi syarat. Dimana jumlah ruang isolasi yang terpakai di rumah sakit untuk merawat pasien COVID-19 masih dibawah 60 persen. 

Karenanya, ia berharap masyarakat jangan khawatir rumah sakit penuh, karena rumah sakit masih memiliki ruang isolasi dan ketersediaan oksigen juga masih cukup. 

"Jadi kalau kiranya tidak memungkinkan isolasi mandiri di rumah segera bawa ke rumah sakit. Jangan sampai masyarakat kita menjalani isolasi mandiri kemudian meninggal di rumah, tanpa mendapat pertolongan.  Kami tak mengingkan kejadian-kejadian pasien yang isolasi mandiri meninggal tanpa mendapat pertolongan perawatan di rumah sakit. Itu jangan sampai terjadi di Riau," ungkapnya. 

"Untuk itu sekali lagi kami mengingatkan jika saudara-saudara kita yang mengalami perburukan kondisi klinis saat menjalani isolasi mandiri di rumah segera bawa ke rumah sakit," tukasnya.

Index
Film Pramuka Tayang di Pekanbaru, Wawako Ajak Sekolah Dukung Penguatan Karakter Siswa
Siak Masuk Kategori Terbaik Investasi, Pemkab Genjot Permudah Perizinan Bagi Investasi
 Buka Seminar UMKM Rohil Bistamam, UMKM Harus Kuasai Transformasi platform digital.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Berkunjung Rohil Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Program MBG
Coffe Morning Bersama Camat, Wako Pekanbaru Bahas Soal Banjir Hingga Pelantikan RT/RW
Raih Juara Umum MTQ Riau, LPTQ Rohil Gelar Syukuran dan Doa Bersama
Olimpiade Bahasa Arab, Tiga Wakil MAN 1 Rokan Hilir Melaju ke Provinsi
Sekda Rohil Fauzi Efrizal Ikuti Rapat Virtual Bersama Kemendagri Bahas SIPD BUMD
MTQ XLIV Riau 2026 Resmi Ditutup,Rokan Hilir Juara Umum
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
Index
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
Wabup Syamsurizal Kenalkan Pesona Siak kepada Komisaris Bank Mandiri
Pemkab Siak Bangun Rumah Singgah untuk Pasien Miskin yang Berobat Ke RS Tengku Rafian
 Ditengah Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Pastikan Pembayaran gaji 13 bagi  ASN.
HUT ke-242, Pekanbaru Semakin Maju dan Masyarakat Sejahtera jadi Harapan Walikota Agung
KolaborAksi Membangun Pekanbaru: 242 Tahun Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
Peringati HKG PKK Ke-54, TP PKK Pelalawan Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Kab Siak Dapat Pengahargaan WTP ke-15 Kali Berturut-turut dari BPK RI, Ini Harapan Bupati Afni
Buka Festival Literasi 2026, Walikota: Jadikan Membaca Sebagai Kebiasaan
pemerintahan
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
Pemko Pekanbaru akan Membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Menyukseskan Program MBG.
Satu Tahun Kepemimpinan Agung dan Markarius, Fiskal Naik Singnifikan
daerah
Film Pramuka Tayang di Pekanbaru, Wawako Ajak Sekolah Dukung Penguatan Karakter Siswa
Siak Masuk Kategori Terbaik Investasi, Pemkab Genjot Permudah Perizinan Bagi Investasi
Coffe Morning Bersama Camat, Wako Pekanbaru Bahas Soal Banjir Hingga Pelantikan RT/RW
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
nasional

Ini yang Perlu Diketahui Pasien COVID-19 di Riau saat Isolasi Mandiri di Rumah
Selasa, 13 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Provinsi Riau dalam beberapa hari setengahnya merupakan pasien yang sebelumnya melakukan isolasi mandiri di rumah.   

"Beberapa hari ini ada setengah pasien yang meninggal dunia sebelumnya menjalani isolasi mandiri," kata Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Riau, dr Indra Yovi, Selasa (13/7/2021) di Pekanbaru. 

Karena itu, lanjut Yovi, pihaknya perlu menyampaikan ke masyarakat apa saja yang harus dilakukan selama menjalani isolasi mandiri. 

"Jadi COVID-19 memiliki masa inkubasi rata-rata 14 hari. Sedangkan puncaknya itu akan terjadi di hari kedelapan atau sembilan. Ini lah yang harus diwaspadai masyarakat yang menjalankan isolasi mandiri di rumah, apa tanda-tanda atau gejala yang pasien tersebut harus datang ke rumah sakit," terangnya. 

Menurutnya ada beberapa tanda atau gejala pasien isolasi mandiri di rumah harus datang ke rumah sakit. Pertama, demam yang terus menerus dan demam naik turun. Kedua batuk yang terus menerus terjadi. Ketiga dada terasa berat dan sesak nafas. 

"Itu suatu tanda dan gejala yang tak bisa dibiarkan, dan pasien harus menjalani perawatan di rumah sakit," tegasnya. 

Lebih lanjut Indra Yovi, saat ini kapasitas rumah sakit di Riau masih memenuhi syarat. Dimana jumlah ruang isolasi yang terpakai di rumah sakit untuk merawat pasien COVID-19 masih dibawah 60 persen. 

Karenanya, ia berharap masyarakat jangan khawatir rumah sakit penuh, karena rumah sakit masih memiliki ruang isolasi dan ketersediaan oksigen juga masih cukup. 

"Jadi kalau kiranya tidak memungkinkan isolasi mandiri di rumah segera bawa ke rumah sakit. Jangan sampai masyarakat kita menjalani isolasi mandiri kemudian meninggal di rumah, tanpa mendapat pertolongan.  Kami tak mengingkan kejadian-kejadian pasien yang isolasi mandiri meninggal tanpa mendapat pertolongan perawatan di rumah sakit. Itu jangan sampai terjadi di Riau," ungkapnya. 

"Untuk itu sekali lagi kami mengingatkan jika saudara-saudara kita yang mengalami perburukan kondisi klinis saat menjalani isolasi mandiri di rumah segera bawa ke rumah sakit," tukasnya.