'
14 Jumadil Awwal 1448 H | Senin, 26 Oktober 2026
×
/ nasional
Prabowo Bahas Tren Perang Terkini, Singgung Drone Negara Lain Masuk RI
| Sabtu, 10 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bicara soal tren perang saat ini yang didominasi oleh perang teknologi. Prabowo mengatakan pesawat nirawak atau drone ada sejumlah negara asing sudah masuk ke wilayah Indonesia.

"Ternyata, perang sekarang adalah perang iptek, perang teknologi, sebelum peluru meletus, sudah terjadi perang. Perang apa? perang cyber. Perang apa? Perang intelijen. Perang apa? Perang sensor sudah terjadi," kata Prabowo dalam webinar Optimalisasi Industri Pertahanan dalam Konteks Kepentingan Nasional RI di Abad 21, Jumat (9/7/2021).

Prabowo kemudian bercerita bahwa nelayan di Tanah Air menemukan drone yang masuk ke jaring mereka. Drone masuk ke jaring nelayan itu, menurut Prabowo, tak hanya terjadi sekali.

"Ibu-ibu, Bapak-bapak, kita semua pernah baca dua-tiga bulan lalu, apa itu? Ketemu, nelayan-nelayan kita di jaringnya ketemu drone-drone laut. Bukan satu, bukan dua, iya kan?" ujarnya.

Drone dari negara asing, menurut Prabowo, telah memasuki wilayah laut Indonesia. Prabowo mengungkapkan mengapa drone negara asing itu masuk ke wilayah laut Indonesia.

"Jadi sudah drone-drone dari negara mana sudah masuk ke kita. Di mana? Di laut kita. Kenapa? Di laut kita sangat kaya. Hutan kita sangat kaya, kayu langka di dunia," ucapnya.

Di tengah perang teknologi saat ini, menurut Prabowo, dibutuhkan ilmuwan. Para intelektual itu diharapkan siap membantu menghadapi gangguan dari negara asing.

"Jadi Saudara-saudara, sekarang kalau kita bicara perang, kita bicara teknologi, iptek adanya dari kampus, kita butuh scientist, kita butuh ilmuwan yang bisa memberi kepada kita teknologi untuk kita bisa siap menghadapi gangguan invasi dari luar, itu intinya," imbuhnya.

Index
Diskominfotik Gaungkan Literasi Digital dan Anti Perundungan di SDN 32 Bantan
Wabup Bagus Santoso Hadiri Pembukaan Rakornas TPAKD oleh Presiden Prabowo
Pengumuman! Pemkab Bengkalis Buka Program Beasiswa Tahfidz dan Mahasiswa Berprestasi Tahun 2026
Hadiri Hari Santri Nasional 2026 di Dumai, Kasmarni Ajak Santri Kuasai Ilmu dan Teknologi Tanpa Ting
Pemerintah Terus Perkuat Sinergi Pemadaman, Penegakan Hukum, dan Mitigasi Karhutla
Kabupaten Siak Terima Alokasi Anggaran Dukungan Verifikasi dan Validasi untuk Penguatan KDKMP
Keliling Empat Kampung, Wabup Syamsurizal Serahkan Bantuan untuk Lansia dan Disabilitas di Sungai Ap
Pemkab Bengkalis Gelar Tabligh Akbar Bersama UAS: UAS Beberkan 10 Kunci Lahirkan Generasi Islam
Bupati Bengkalis Serahkan Bantuan Chest Freezer, Dorong Penguatan Usaha Pengolahan Hasil Perikanan
Hadiri Wisuda XVIII Sarjana dan Pascasarjana IsNJ Bengkalis, Hj. Kasmarni Berpesan Wisuda Ini Bukan
Index
Polbeng Gandeng UMKM, BUMDes, dan Perbankan Dorong Ekosistem Kewirausahaan di Bengkalis
PT ORI Tanam Investasi Rp1,6 Triliun di KITB Siak, Bupati Afni, Akan Banyak Investasi Lagi
Jaga Identitas dan Warisan Budaya Melayu, Disdik Siak Dorong Pelajar Mainkan Kompang dari Sekolah.
 Syah APBD-P Siak 2026 Sebesar Rp2,236 triliun, Pendapatan Daerah Turun 6,7 Persen
Bupati Kasmarni Bersama DPRD Bengkalis Teken Perubahan APBD 2026 Sebesar Rp3,578 Triliun
Puan LAM-R Bengkalis Resmi Dilantik, Bupati Hj. Kasmarni Ucapkan Tahniah dan Ajak Perkuat Peran Pere
Cakupan Konektivitas Tembus 90 Persen, Pemerintah Kejar Kualitas 5G
Wamenkomdigi: Kedaulatan Digital Dimulai dari Konektivitas yang Bermanfaat
Perkuat Sinergi Ekonomi Daerah, Pemkab Bengkalis Hadiri RUPSLB BRK Syariah
Diskominfotik Sambangi SDN 04 Bengkalis, Edukasi Siswa tentang Bahaya Gadget dan Cyber Bullying
pemerintahan
Wali Kota Pekanbaru: Rumah Dinas Terbuka Bagi Siapa Saja
Pekanbaru Bersujud, Wako Agung dan Ratusan Warga Mohon Hujan di Tengah Kepungan Asap
Sekolah di Pekanbaru Dialihkan ke Daring, MBG Tetap Disalurkan
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
daerah
Diskominfotik Gaungkan Literasi Digital dan Anti Perundungan di SDN 32 Bantan
Wabup Bagus Santoso Hadiri Pembukaan Rakornas TPAKD oleh Presiden Prabowo
Pengumuman! Pemkab Bengkalis Buka Program Beasiswa Tahfidz dan Mahasiswa Berprestasi Tahun 2026
Hadiri Hari Santri Nasional 2026 di Dumai, Kasmarni Ajak Santri Kuasai Ilmu dan Teknologi Tanpa Ting
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
nasional

Prabowo Bahas Tren Perang Terkini, Singgung Drone Negara Lain Masuk RI
Sabtu, 10 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto bicara soal tren perang saat ini yang didominasi oleh perang teknologi. Prabowo mengatakan pesawat nirawak atau drone ada sejumlah negara asing sudah masuk ke wilayah Indonesia.

"Ternyata, perang sekarang adalah perang iptek, perang teknologi, sebelum peluru meletus, sudah terjadi perang. Perang apa? perang cyber. Perang apa? Perang intelijen. Perang apa? Perang sensor sudah terjadi," kata Prabowo dalam webinar Optimalisasi Industri Pertahanan dalam Konteks Kepentingan Nasional RI di Abad 21, Jumat (9/7/2021).

Prabowo kemudian bercerita bahwa nelayan di Tanah Air menemukan drone yang masuk ke jaring mereka. Drone masuk ke jaring nelayan itu, menurut Prabowo, tak hanya terjadi sekali.

"Ibu-ibu, Bapak-bapak, kita semua pernah baca dua-tiga bulan lalu, apa itu? Ketemu, nelayan-nelayan kita di jaringnya ketemu drone-drone laut. Bukan satu, bukan dua, iya kan?" ujarnya.

Drone dari negara asing, menurut Prabowo, telah memasuki wilayah laut Indonesia. Prabowo mengungkapkan mengapa drone negara asing itu masuk ke wilayah laut Indonesia.

"Jadi sudah drone-drone dari negara mana sudah masuk ke kita. Di mana? Di laut kita. Kenapa? Di laut kita sangat kaya. Hutan kita sangat kaya, kayu langka di dunia," ucapnya.

Di tengah perang teknologi saat ini, menurut Prabowo, dibutuhkan ilmuwan. Para intelektual itu diharapkan siap membantu menghadapi gangguan dari negara asing.

"Jadi Saudara-saudara, sekarang kalau kita bicara perang, kita bicara teknologi, iptek adanya dari kampus, kita butuh scientist, kita butuh ilmuwan yang bisa memberi kepada kita teknologi untuk kita bisa siap menghadapi gangguan invasi dari luar, itu intinya," imbuhnya.