'
20 Rabiul Awwal 1448 H | Kamis, 3 September 2026
×
/ parlementaria
Komisi IV DPRD Bengkalis Koordinasi ke Provinsi terkait Pengelolaan Anggaran Bantuan Keuangan
| Sabtu, 10 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis melakukan koordinasi ke berbagai pihak terkait Pengelolaan Anggaran Bantuan Keuangan di Kesra terhadap dana yang tidak tersalurkan termasuk Bantuan Provinsi untuk Kabupaten Bengkalis.

Sebelumnya Komisi IV telah koordinasi ke DPRD Provinsi Riau dan Kali ini komisi IV melanjutkan koordinasinya ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau terkait hal yang sama pada Kamis (08/07/2021).

Pertemuan kedua belah pihak dilakukan di ruang rapat BPKAD Prov. Riau. Saat itu dari BPKAD Provinsi dipimpin Sekretaris Ispan Syahputra, sedangkan dari Komisi IV DPRD Kab. Bengkalis langsung dipimpin wakil ketua Syahrial yang didampingi ketua komisi IV Febriza Luwu beserta Anggota.

"Bersama Komisi IV, kami ingin mendapatkan informasi dan penjelasan terkait persiapan APBD-P. Banyak hal yang harus kami gali sehingga dengan berkoordinasi ini rapat yang kami lakukan di DPRD nantinya lebih maksimal lagi," ucap Syahrial.

"Dapat kami pahami, berbagai hal yang terjadi dalam pengelolaan anggaran yang tidak terlepas dari kondisi sekarang seperti Covid-19, adanya perubahan dan pergeseran anggaran. Kita mau dengan kondisi sekarang ini kita bisa bersinergi antara DPRD dan Eksekutif."

Lanjut Syahrial, komisi IV merupakan mitra kerja OPD yang erat dengan covid-19, ini ditangani oleh Dinas Sosial, Kesra, Dinas Kesehatan dan beberapa OPD lainnya, termasuk RSUD dan Dinas Pendidikan.

Dari hasil rapat di DPRD, dalam penggunaan anggaran, ada beberapa anggaran yang terlaksana dengan baik dan ada juga yang tertunda serta ada juga tidak digunakan sama sekali oleh OPD. Dalam hal tersebut perlu ada mekanisme anggaran yang bisa digunakan sebagaimana mestinya.

Febriza Luwu selaku Ketua Komisi IV menyampaikan setelah melakukan koordinasi dengan pihak DPRD Provinsi minggu lalu banyak hal yang ingin disampaikan. Dimana banyak anggaran pada proses Refocusing di kabupaten yang akan ditunda sementara waktu.

"Saya ingin meminta kepada BPKAD data bantuan yang diberikan ke kabupaten khususnya dinas sosial, walaupun kita sedang mengalami proses Refocusing ada hal alternatif lain dari provinsi membantu daerah sesuai kemampuan provinsi untuk kabupaten." Ungkapnya.

Morison juga tidak tinggal diam, ia meminta kepada pihak BPKAD agar memberikan data keseluruhan agar kabupaten tahu secara detail berapa banyak bantuan yang telah disalurkan di Kabupaten Bengkalis.

Hj. Zahraini menambahkan Untuk tahun 2021 bantuan-bantuan yang disalurkan perlu diberitahu supaya bisa langsung dikomunikasikan kepada dinas terkait.

Ispan Syahputra selaku Sekretaris BPKAD Provinsi Riau menanggapi apa yang telah disampaikan oleh Komisi IV bahwa saat ini sedang fokus penyelesaian tindak lanjut dari P4 17 dimana daerah disuruh menyiapkan anggaran untuk penanganan Covid-19. P4 17 mengatur bahwa dana transfer umum ke kabupaten/kota minimal 8 persen teralokasikan untuk penanganan Covid-19.

"Hari ini kami sedang melakukan pergeseran ketiga dan sudah ditandatangani gubernur. Terkait bantuan keuangan yang sudah disalurkan provinsi tahun lalu ada lima jenis bantuan keuangan untuk guru bantu, bantuan keuangan kelurahan ditujukan untuk penanganan Covid-19, dan di kecamatan ada bantuan uang khusus dan bantuan keuangan desa, untuk guru bantuan terealisasi 100 persen," jelas Ispan.

Kemudian untuk tahun 2021 provinsi juga mengalokasikan 4 jenis bantuan keuangan seperti bantuan guru bantu dengan jumlah guru 229 orang, sudah disalurkan tahap pertama dan kedua selama 12 bulan. Dan apabila ada kecamatan atau desa yang belum selesai pelaporannya akan ditunda penyalurannya tetapi apabila sudah selesai pelaporannya akan dilanjut proses penyalurannya. Untuk data bantuan di Kabupaten Bengkalis pihak kami akan memberikan kepada pihak komisi IV.

Diakhir rapat Syahrial mengatakan apa yang telah disampaikan pada pertemuan ini cukup dipahami, semoga bisa diterapkan di Bengkalis dan untuk Komisi IV kedepannya membawa OPD langsung berkonsultasi ke BPKAD Provinsi Riau.

 

Index
75 Kepala Desa di Bengkalis Menjabat Lagi, Berikut Nama Lengkapnya
Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa, Bupati Kasmarni Ingatkan Amanah Tak Boleh Diselewengkan
Bunda PAUD Bengkalis Tandatangani Komitmen Bersama Dukung Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah
Festival Dai Cilik Bukit Batu Sukses Digelar, Tanamkan Keberanian dan Akhlak Sejak Dini
Pengurus ICMI Bengkalis Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Bupati Kasmarni Dorong ICMI Jadi Mitra Str
Mengenang Abdul Rasyid: Ulama Pendiri Desa Pedekik
Rumah Kreatif Suku Seni Riau Sukses Gelar Festival Sastra Melayu Riau di Bengkalis
Festival Anak Berbakat Siap Meriahkan Suka Maju, Ada Mini Concert dan Car Free Night
14 Regu Ikuti Lomba Gerak Jalan Kampung Pancasila Kelurahan Kota Bengkalis
Pengurus Dikukuhkan, Amir Fauzan Pimpin DJSC Air Putih
Index
Hingga Dini Hari Bupati Siak Pimpin Karhutla, Menjaga Sumur Minyak BSP
Pekanbaru Bersujud, Wako Agung dan Ratusan Warga Mohon Hujan di Tengah Kepungan Asap
Dugaan Ketertutupan Publikasi Media di DPRD Pekanbaru, Kabag Protokol Menolak di Jumpai Wartawan
Sekolah di Pekanbaru Dialihkan ke Daring, MBG Tetap Disalurkan
Alam Cahyo Tuah Nagoghi Rebut Tahta Tepian Narosa, Tumbangkan Juara Bertahan Bintang Emas Cahaya Int
LKKS Kabupaten Kampar Kembali Salurkan Bantuan Perlengkapan dan Perlengkapan Rumah Tangga
Panen Semangka di Sungai Apit, Bupati Afni Buktikan Dana Desa Bermanfaat bagi Warga
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
Tahun Ini Pemko Pekanbaru Terima Ratusan Usulan di Program Pembangunan Rp100 Juta per RW
pemerintahan
Pekanbaru Bersujud, Wako Agung dan Ratusan Warga Mohon Hujan di Tengah Kepungan Asap
Sekolah di Pekanbaru Dialihkan ke Daring, MBG Tetap Disalurkan
SF Hariyanto Jadi Gubernur Pertama di Indonesia Raih Insinyur Profesional Utama
SF Hariyanto Tunjuk Sri Sadono Jadi Plt Kadishub Riau
daerah
75 Kepala Desa di Bengkalis Menjabat Lagi, Berikut Nama Lengkapnya
Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa, Bupati Kasmarni Ingatkan Amanah Tak Boleh Diselewengkan
Bunda PAUD Bengkalis Tandatangani Komitmen Bersama Dukung Wajib Belajar Satu Tahun Prasekolah
Festival Dai Cilik Bukit Batu Sukses Digelar, Tanamkan Keberanian dan Akhlak Sejak Dini
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
parlementaria

Komisi IV DPRD Bengkalis Koordinasi ke Provinsi terkait Pengelolaan Anggaran Bantuan Keuangan
Sabtu, 10 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis melakukan koordinasi ke berbagai pihak terkait Pengelolaan Anggaran Bantuan Keuangan di Kesra terhadap dana yang tidak tersalurkan termasuk Bantuan Provinsi untuk Kabupaten Bengkalis.

Sebelumnya Komisi IV telah koordinasi ke DPRD Provinsi Riau dan Kali ini komisi IV melanjutkan koordinasinya ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau terkait hal yang sama pada Kamis (08/07/2021).

Pertemuan kedua belah pihak dilakukan di ruang rapat BPKAD Prov. Riau. Saat itu dari BPKAD Provinsi dipimpin Sekretaris Ispan Syahputra, sedangkan dari Komisi IV DPRD Kab. Bengkalis langsung dipimpin wakil ketua Syahrial yang didampingi ketua komisi IV Febriza Luwu beserta Anggota.

"Bersama Komisi IV, kami ingin mendapatkan informasi dan penjelasan terkait persiapan APBD-P. Banyak hal yang harus kami gali sehingga dengan berkoordinasi ini rapat yang kami lakukan di DPRD nantinya lebih maksimal lagi," ucap Syahrial.

"Dapat kami pahami, berbagai hal yang terjadi dalam pengelolaan anggaran yang tidak terlepas dari kondisi sekarang seperti Covid-19, adanya perubahan dan pergeseran anggaran. Kita mau dengan kondisi sekarang ini kita bisa bersinergi antara DPRD dan Eksekutif."

Lanjut Syahrial, komisi IV merupakan mitra kerja OPD yang erat dengan covid-19, ini ditangani oleh Dinas Sosial, Kesra, Dinas Kesehatan dan beberapa OPD lainnya, termasuk RSUD dan Dinas Pendidikan.

Dari hasil rapat di DPRD, dalam penggunaan anggaran, ada beberapa anggaran yang terlaksana dengan baik dan ada juga yang tertunda serta ada juga tidak digunakan sama sekali oleh OPD. Dalam hal tersebut perlu ada mekanisme anggaran yang bisa digunakan sebagaimana mestinya.

Febriza Luwu selaku Ketua Komisi IV menyampaikan setelah melakukan koordinasi dengan pihak DPRD Provinsi minggu lalu banyak hal yang ingin disampaikan. Dimana banyak anggaran pada proses Refocusing di kabupaten yang akan ditunda sementara waktu.

"Saya ingin meminta kepada BPKAD data bantuan yang diberikan ke kabupaten khususnya dinas sosial, walaupun kita sedang mengalami proses Refocusing ada hal alternatif lain dari provinsi membantu daerah sesuai kemampuan provinsi untuk kabupaten." Ungkapnya.

Morison juga tidak tinggal diam, ia meminta kepada pihak BPKAD agar memberikan data keseluruhan agar kabupaten tahu secara detail berapa banyak bantuan yang telah disalurkan di Kabupaten Bengkalis.

Hj. Zahraini menambahkan Untuk tahun 2021 bantuan-bantuan yang disalurkan perlu diberitahu supaya bisa langsung dikomunikasikan kepada dinas terkait.

Ispan Syahputra selaku Sekretaris BPKAD Provinsi Riau menanggapi apa yang telah disampaikan oleh Komisi IV bahwa saat ini sedang fokus penyelesaian tindak lanjut dari P4 17 dimana daerah disuruh menyiapkan anggaran untuk penanganan Covid-19. P4 17 mengatur bahwa dana transfer umum ke kabupaten/kota minimal 8 persen teralokasikan untuk penanganan Covid-19.

"Hari ini kami sedang melakukan pergeseran ketiga dan sudah ditandatangani gubernur. Terkait bantuan keuangan yang sudah disalurkan provinsi tahun lalu ada lima jenis bantuan keuangan untuk guru bantu, bantuan keuangan kelurahan ditujukan untuk penanganan Covid-19, dan di kecamatan ada bantuan uang khusus dan bantuan keuangan desa, untuk guru bantuan terealisasi 100 persen," jelas Ispan.

Kemudian untuk tahun 2021 provinsi juga mengalokasikan 4 jenis bantuan keuangan seperti bantuan guru bantu dengan jumlah guru 229 orang, sudah disalurkan tahap pertama dan kedua selama 12 bulan. Dan apabila ada kecamatan atau desa yang belum selesai pelaporannya akan ditunda penyalurannya tetapi apabila sudah selesai pelaporannya akan dilanjut proses penyalurannya. Untuk data bantuan di Kabupaten Bengkalis pihak kami akan memberikan kepada pihak komisi IV.

Diakhir rapat Syahrial mengatakan apa yang telah disampaikan pada pertemuan ini cukup dipahami, semoga bisa diterapkan di Bengkalis dan untuk Komisi IV kedepannya membawa OPD langsung berkonsultasi ke BPKAD Provinsi Riau.