'
13 Muharram 1448 H | Senin, 29 Juni 2026
×
/ pekanbaru
KolaborAksi Membangun Pekanbaru: 242 Tahun Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
| Selasa, 23 Juni 2026
Editor : | Penulis :

PEKANBARU - Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru yang diperingati pada 23 Juni 2026 menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen pembangunan yang berorientasi pada kolaborasi. Mengangkat tema "Berkolaborasi Menjadi Aksi" dengan tagline "Pekanbaru KolaborAksi", Pemerintah Kota mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mewujudkan kota yang semakin maju, nyaman, dan berdaya saing.

Memasuki usia lebih dari dua abad, Pekanbaru terus memperkuat posisinya sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau. Berbagai capaian pembangunan mulai terlihat di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius, meskipun masa pemerintahan baru memasuki sekitar satu tahun empat bulan.

Perkembangan tersebut tercermin pada sejumlah sektor strategis, mulai dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Salah satu indikator yang menunjukkan tren positif adalah pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru pada Triwulan I Tahun 2026 yang mencapai sekitar 7,91 persen, melampaui rata-rata nasional. Peningkatan konsumsi masyarakat, masuknya investasi, serta tumbuhnya aktivitas usaha menjadi faktor utama yang mendorong capaian tersebut.

Kinerja pemerintah daerah juga memperoleh apresiasi dari Menteri Dalam Negeri setelah Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat signifikan, dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun. Peningkatan tersebut didukung penyederhanaan proses perizinan, digitalisasi pelayanan publik, serta meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Di bidang pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kota turut merealisasikan salah satu program prioritas berupa penurunan tarif parkir melalui Peraturan Wali Kota Nomor 2 Tahun 2025. Tarif parkir kendaraan roda dua kini ditetapkan sebesar Rp1.000, sedangkan kendaraan roda empat Rp2.000 untuk sekali parkir.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur terus dipacu melalui perbaikan jalan rusak, pembangunan jalan mantap, penataan drainase, hingga penanganan titik-titik rawan banjir.

Hingga saat ini, pemeliharaan jalan lingkungan telah mencapai sekitar 7.000 meter. Program tersebut disertai pembersihan saluran drainase dan lingkungan di 15 kecamatan guna meningkatkan kualitas kawasan permukiman sekaligus mengurangi risiko banjir.

Penanganan persoalan sampah juga menjadi perhatian utama Pemerintah Kota. Pembentukan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di seluruh kelurahan dilakukan untuk memastikan pengangkutan sampah rumah tangga berlangsung setiap hari sehingga tidak terjadi penumpukan di lingkungan masyarakat.

Di sisi lain, gerakan pemilahan sampah dari sumber terus diperkuat melalui program Green City dengan melibatkan ASN dan tenaga non-ASN sebagai teladan dalam pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.

Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan juga diwujudkan melalui uji coba operasional bus listrik sebagai moda transportasi ramah lingkungan. Kehadiran bus listrik diharapkan mampu mengurangi emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, sekaligus menjadi bagian dari sistem transportasi perkotaan yang modern.

Pada sektor pendidikan, Pemerintah Kota Pekanbaru menghadirkan layanan transportasi gratis bagi pelajar. Program tersebut tidak hanya membantu mengurangi beban biaya keluarga, tetapi juga mendorong budaya menggunakan transportasi umum sejak usia sekolah.

Upaya memperkuat ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan UMKM, seperti subsidi bunga pinjaman, bantuan modal usaha, hingga penciptaan wirausaha baru. Berbagai program tersebut turut berkontribusi menurunkan angka kemiskinan Kota Pekanbaru menjadi sekitar 3,1 persen.

Peningkatan kualitas pelayanan publik juga diwujudkan melalui inovasi Mobil AMAN (Administrasi Mudah, Aman, dan Nyaman) yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru. Melalui layanan jemput bola ini, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan secara lebih mudah tanpa harus datang langsung ke kantor Disdukcapil.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-242, Pemerintah Kota menyiapkan 48 rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi pelayanan publik, kegiatan sosial, olahraga, promosi ekonomi kreatif, hingga pelestarian budaya Melayu.

Sejumlah program yang langsung dirasakan masyarakat di antaranya penghapusan sanksi administratif pajak daerah hingga 31 Agustus 2026, pemasangan instalasi listrik gratis bagi 2.000 rumah warga kurang mampu, sunatan massal gratis, serta berbagai layanan sosial lainnya.

Masyarakat juga menikmati layanan Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) gratis selama tiga hari, parkir gratis di sejumlah lokasi, promosi produk UMKM, hingga Festival Kue Talam Ketan Durian sepanjang satu kilometer yang menjadi pusat perhatian dalam rangkaian perayaan tahun ini.

Festival tersebut berhasil menarik ribuan pengunjung sejak pagi hari. Tingginya antusiasme masyarakat menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu perayaan Hari Jadi Kota Pekanbaru paling meriah dalam beberapa tahun terakhir. Selain menjadi ajang promosi produk lokal, festival ini juga memperlihatkan bahwa budaya Melayu tetap hidup, berkembang, dan mendapat tempat di tengah kehidupan masyarakat modern.

Puncak perayaan semakin berkesan setelah Festival Kue Talam Ketan Durian berhasil meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Sajian Kue Talam Ketan Durian Terpanjang.

Penghargaan tersebut menjadi catatan sejarah baru bagi Kota Pekanbaru sekaligus menjadi bukti bahwa semangat KolaborAksi mampu melahirkan karya bersama yang membanggakan. Rekor MURI itu menjadi hadiah istimewa dalam peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru serta menjadi simbol keberhasilan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun kota yang semakin maju, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu.

Index
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
Wabup Syamsurizal Kenalkan Pesona Siak kepada Komisaris Bank Mandiri
Pemkab Siak Bangun Rumah Singgah untuk Pasien Miskin yang Berobat Ke RS Tengku Rafian
 Ditengah Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Pastikan Pembayaran gaji 13 bagi  ASN.
HUT ke-242, Pekanbaru Semakin Maju dan Masyarakat Sejahtera jadi Harapan Walikota Agung
KolaborAksi Membangun Pekanbaru: 242 Tahun Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
Peringati HKG PKK Ke-54, TP PKK Pelalawan Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Kab Siak Dapat Pengahargaan WTP ke-15 Kali Berturut-turut dari BPK RI, Ini Harapan Bupati Afni
Buka Festival Literasi 2026, Walikota: Jadikan Membaca Sebagai Kebiasaan
Index
Rapat Persiapan MTQ Riau ke 44, Wabup Misharti,Maksimalkan Persiapan.
Semarak Malam 1 Muharam, Bupati Siak Hidupkan Kembali Tradisi Pawai Obor di Kota Pusaka
DPRD Pekanbaru Sampaikan Hasil Reses di Rapat Paripurna
Bupati Siak Gandeng SKK Migas dan BPKP, Seleksi Dirut BSP Masuk Babak Akhir
Demi Proses Administrasi Bantuan Sapi Presiden, Peternak Riau Kumpul di Kantor Gubri
Disdik Kota Pekanbaru Vidcon ESD Pertemukan Pelajar, Indonesia, Malaysia dan Thailand
Mandi di Sungai Kampar, Anak 13 Tahun Dilaporkan Hilang Tenggelam
Libur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
Ketua TP PKK Pekanbaru dan Siak Gelar Diskusi Bahas Pengelolaan Sampah Tepat Guna
pemerintahan
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
Pemko Pekanbaru akan Membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Menyukseskan Program MBG.
Satu Tahun Kepemimpinan Agung dan Markarius, Fiskal Naik Singnifikan
daerah
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
Wabup Syamsurizal Kenalkan Pesona Siak kepada Komisaris Bank Mandiri
Pemkab Siak Bangun Rumah Singgah untuk Pasien Miskin yang Berobat Ke RS Tengku Rafian
 Ditengah Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Pastikan Pembayaran gaji 13 bagi  ASN.
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

KolaborAksi Membangun Pekanbaru: 242 Tahun Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
Selasa, 23 Juni 2026
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

PEKANBARU - Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru yang diperingati pada 23 Juni 2026 menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen pembangunan yang berorientasi pada kolaborasi. Mengangkat tema "Berkolaborasi Menjadi Aksi" dengan tagline "Pekanbaru KolaborAksi", Pemerintah Kota mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mewujudkan kota yang semakin maju, nyaman, dan berdaya saing.

Memasuki usia lebih dari dua abad, Pekanbaru terus memperkuat posisinya sebagai pusat pemerintahan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau. Berbagai capaian pembangunan mulai terlihat di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius, meskipun masa pemerintahan baru memasuki sekitar satu tahun empat bulan.

Perkembangan tersebut tercermin pada sejumlah sektor strategis, mulai dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Salah satu indikator yang menunjukkan tren positif adalah pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru pada Triwulan I Tahun 2026 yang mencapai sekitar 7,91 persen, melampaui rata-rata nasional. Peningkatan konsumsi masyarakat, masuknya investasi, serta tumbuhnya aktivitas usaha menjadi faktor utama yang mendorong capaian tersebut.

Kinerja pemerintah daerah juga memperoleh apresiasi dari Menteri Dalam Negeri setelah Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat signifikan, dari sekitar Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun. Peningkatan tersebut didukung penyederhanaan proses perizinan, digitalisasi pelayanan publik, serta meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

Di bidang pelayanan kepada masyarakat, Pemerintah Kota turut merealisasikan salah satu program prioritas berupa penurunan tarif parkir melalui Peraturan Wali Kota Nomor 2 Tahun 2025. Tarif parkir kendaraan roda dua kini ditetapkan sebesar Rp1.000, sedangkan kendaraan roda empat Rp2.000 untuk sekali parkir.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur terus dipacu melalui perbaikan jalan rusak, pembangunan jalan mantap, penataan drainase, hingga penanganan titik-titik rawan banjir.

Hingga saat ini, pemeliharaan jalan lingkungan telah mencapai sekitar 7.000 meter. Program tersebut disertai pembersihan saluran drainase dan lingkungan di 15 kecamatan guna meningkatkan kualitas kawasan permukiman sekaligus mengurangi risiko banjir.

Penanganan persoalan sampah juga menjadi perhatian utama Pemerintah Kota. Pembentukan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di seluruh kelurahan dilakukan untuk memastikan pengangkutan sampah rumah tangga berlangsung setiap hari sehingga tidak terjadi penumpukan di lingkungan masyarakat.

Di sisi lain, gerakan pemilahan sampah dari sumber terus diperkuat melalui program Green City dengan melibatkan ASN dan tenaga non-ASN sebagai teladan dalam pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.

Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan juga diwujudkan melalui uji coba operasional bus listrik sebagai moda transportasi ramah lingkungan. Kehadiran bus listrik diharapkan mampu mengurangi emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, sekaligus menjadi bagian dari sistem transportasi perkotaan yang modern.

Pada sektor pendidikan, Pemerintah Kota Pekanbaru menghadirkan layanan transportasi gratis bagi pelajar. Program tersebut tidak hanya membantu mengurangi beban biaya keluarga, tetapi juga mendorong budaya menggunakan transportasi umum sejak usia sekolah.

Upaya memperkuat ekonomi masyarakat terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan UMKM, seperti subsidi bunga pinjaman, bantuan modal usaha, hingga penciptaan wirausaha baru. Berbagai program tersebut turut berkontribusi menurunkan angka kemiskinan Kota Pekanbaru menjadi sekitar 3,1 persen.

Peningkatan kualitas pelayanan publik juga diwujudkan melalui inovasi Mobil AMAN (Administrasi Mudah, Aman, dan Nyaman) yang digagas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru. Melalui layanan jemput bola ini, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan secara lebih mudah tanpa harus datang langsung ke kantor Disdukcapil.

Sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-242, Pemerintah Kota menyiapkan 48 rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi pelayanan publik, kegiatan sosial, olahraga, promosi ekonomi kreatif, hingga pelestarian budaya Melayu.

Sejumlah program yang langsung dirasakan masyarakat di antaranya penghapusan sanksi administratif pajak daerah hingga 31 Agustus 2026, pemasangan instalasi listrik gratis bagi 2.000 rumah warga kurang mampu, sunatan massal gratis, serta berbagai layanan sosial lainnya.

Masyarakat juga menikmati layanan Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) gratis selama tiga hari, parkir gratis di sejumlah lokasi, promosi produk UMKM, hingga Festival Kue Talam Ketan Durian sepanjang satu kilometer yang menjadi pusat perhatian dalam rangkaian perayaan tahun ini.

Festival tersebut berhasil menarik ribuan pengunjung sejak pagi hari. Tingginya antusiasme masyarakat menjadikan kegiatan ini sebagai salah satu perayaan Hari Jadi Kota Pekanbaru paling meriah dalam beberapa tahun terakhir. Selain menjadi ajang promosi produk lokal, festival ini juga memperlihatkan bahwa budaya Melayu tetap hidup, berkembang, dan mendapat tempat di tengah kehidupan masyarakat modern.

Puncak perayaan semakin berkesan setelah Festival Kue Talam Ketan Durian berhasil meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Sajian Kue Talam Ketan Durian Terpanjang.

Penghargaan tersebut menjadi catatan sejarah baru bagi Kota Pekanbaru sekaligus menjadi bukti bahwa semangat KolaborAksi mampu melahirkan karya bersama yang membanggakan. Rekor MURI itu menjadi hadiah istimewa dalam peringatan Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru serta menjadi simbol keberhasilan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun kota yang semakin maju, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu.