'
19 Zulqaidah 1447 H | Rabu, 6 Mei 2026
×
/ pekanbaru
Satu Persatu Program Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Terealisasi
Pekanbaru Melaju Cepat: Dari Program Prioritas hingga Dampak Nyata bagi Warga
| Selasa, 5 Mei 2026
Editor : | Penulis :

PEKANBARU — Dalam kurun satu tahun terakhir, wajah Kota Pekanbaru mulai menunjukkan perubahan yang signifikan. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, berbagai program prioritas tidak hanya direalisasikan, tetapi juga mulai memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Alih-alih sekadar retorika, arah pembangunan kota kini bergerak lebih sistematis. Pemerintah kota menitikberatkan pada solusi konkret terhadap persoalan klasik perkotaan—mulai dari sampah, banjir, hingga pelayanan publik yang sebelumnya dinilai lambat.

Salah satu langkah awal yang dirasakan langsung masyarakat adalah penyesuaian tarif parkir yang lebih terjangkau. Di saat yang sama, sektor kebersihan mendapat perhatian serius melalui gerakan “Serbu Sampah” dan pembentukan Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di seluruh kelurahan. Penindakan terhadap pembuang sampah sembarangan pun diperketat, mencerminkan pendekatan yang tidak lagi kompromistis terhadap pelanggaran lingkungan.

Upaya penataan kota juga terlihat dari penertiban ratusan tiang reklame yang selama ini dinilai mengganggu ketertiban visual kota. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pembenahan dilakukan tidak hanya dari sisi fungsi, tetapi juga estetika.

Dalam hal pelayanan publik, inovasi terus didorong. Kehadiran Mobil AMAN menjadi solusi jemput bola untuk layanan administrasi kependudukan, memudahkan warga tanpa harus bergantung pada kantor pelayanan.

Masalah banjir yang selama ini menjadi momok, ditangani melalui pendekatan terintegrasi. Normalisasi sungai, perbaikan drainase, hingga penanganan titik rawan dilakukan secara simultan. Pemerintah juga memperkuat komitmen lingkungan dengan menanam ribuan pohon sebagai bagian dari visi kota hijau berkelanjutan.

Di sektor sosial dan pendidikan, intervensi dilakukan secara menyeluruh. Program beasiswa untuk berbagai jenjang pendidikan, termasuk bagi penghafal Al-Qur’an, menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan. Sementara itu, program Zero Putus Sekolah berhasil menjangkau ribuan anak yang sebelumnya terhambat akses pendidikannya.

Pemerintah juga hadir dalam menyelesaikan persoalan mendasar seperti ijazah tertahan dan keterbatasan perlengkapan sekolah. Program wajib belajar 13 tahun diperkuat dengan kehadiran PAUD di setiap kelurahan yang terintegrasi dengan layanan kesehatan masyarakat.

Langkah preventif di bidang kesehatan turut diperluas melalui program pemeriksaan gratis serta penyediaan Makan Bergizi Gratis bagi kelompok rentan. Kebijakan ini tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, pemerintah juga mendorong penguatan identitas daerah. Berbagai agenda budaya seperti festival Melayu hingga pelaksanaan MTQ menjadi ruang bagi pelestarian nilai lokal sekaligus penggerak ekonomi kreatif.

Di sisi lain, gaya hidup sehat mulai difasilitasi melalui penyelenggaraan event olahraga dan pembangunan fasilitas publik. Program pemberdayaan masyarakat melalui dana Rp100 juta per RW menjadi salah satu strategi untuk mempercepat pembangunan berbasis komunitas.

Dari aspek infrastruktur, progres pembangunan menunjukkan capaian di atas target. Perbaikan jalan, revitalisasi halte, penerangan kota, hingga penyediaan wifi gratis menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

Stabilitas ekonomi juga dijaga melalui intervensi langsung seperti bazaar pangan murah. Sementara itu, pembenahan tata kelola keuangan ditunjukkan dengan pelunasan utang daerah dalam jumlah besar, serta percepatan layanan perizinan yang kini semakin efisien.

Komitmen terhadap keamanan masyarakat diwujudkan melalui pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112, yang diharapkan mampu memberikan respons cepat terhadap kondisi darurat.

Di sektor lingkungan, inovasi jangka panjang mulai dirintis melalui pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan urbanisasi yang semakin kompleks.

Atas berbagai capaian tersebut, Agung Nugroho mendapatkan pengakuan di tingkat nasional melalui penghargaan pemerintah pusat, khususnya dalam keberhasilan menekan angka kemiskinan dan stunting.

Dorongan Program Nasional Percepat Transformasi

Sejalan dengan kebijakan nasional, Pekanbaru juga aktif mengakselerasi sejumlah program strategis. Program Makan Bergizi Gratis kini didukung puluhan dapur umum yang melayani ribuan porsi setiap hari.

Pembentukan koperasi di setiap kelurahan menjadi bagian dari penguatan ekonomi berbasis masyarakat. Digitalisasi pendidikan juga terus berjalan, ditandai dengan pemanfaatan teknologi di sekolah-sekolah negeri.

Selain itu, program pembangunan rumah layak huni dan perluasan jaringan gas kota menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Dengan fondasi yang telah dibangun selama satu tahun terakhir, Pekanbaru kini berada pada jalur percepatan menuju kota yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan.

Index
Pekanbaru Melaju Cepat: Dari Program Prioritas hingga Dampak Nyata bagi Warga
Kisah Pilu Putri, Korban Narkoba yang Datang ke Rumah Dinas Bupati Siak
Pelaku Usaha Pekanbaru Riau Gelar Temu Ramah dan Sosialisasi Bersama Penggadaian
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
Pemko Pekanbaru Jawab Pandangan Umum Fraksi Terkait LKPj 2025
Index
Pemko Pekanbaru Koordinasi ke Pemprov Minta Bangun Drainase Jalan Soekarno Hatta
Deportasi Perdana Pascalebaran, 32 Pekerja Migran dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
HUT PUPR ke-2,Ketum Handoko,PUPR Terus Berkembang,Berkolaborasi dengan Pihak Pemerintah dan Swasta
Bupati Pelalawan H. Zukri Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Jelang Idul Fitri
 Jalin Silaturrahmi,DPD Parsindo Riau Buka Puasa Bersama 137 Yatim dan Dhuafa
 Inspektorat Kota Pekanbaru dan Darma Wanita Berbagi 1000 Paket Takjil Gratis
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Bupati Siak Afni, Hadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Polda Riau
Serap Aspirasi hingga Bahas Beasiswa
pemerintahan
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
daerah
Pekanbaru Melaju Cepat: Dari Program Prioritas hingga Dampak Nyata bagi Warga
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

Satu Persatu Program Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Terealisasi
Pekanbaru Melaju Cepat: Dari Program Prioritas hingga Dampak Nyata bagi Warga
Selasa, 5 Mei 2026
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

PEKANBARU — Dalam kurun satu tahun terakhir, wajah Kota Pekanbaru mulai menunjukkan perubahan yang signifikan. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, berbagai program prioritas tidak hanya direalisasikan, tetapi juga mulai memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

Alih-alih sekadar retorika, arah pembangunan kota kini bergerak lebih sistematis. Pemerintah kota menitikberatkan pada solusi konkret terhadap persoalan klasik perkotaan—mulai dari sampah, banjir, hingga pelayanan publik yang sebelumnya dinilai lambat.

Salah satu langkah awal yang dirasakan langsung masyarakat adalah penyesuaian tarif parkir yang lebih terjangkau. Di saat yang sama, sektor kebersihan mendapat perhatian serius melalui gerakan “Serbu Sampah” dan pembentukan Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) di seluruh kelurahan. Penindakan terhadap pembuang sampah sembarangan pun diperketat, mencerminkan pendekatan yang tidak lagi kompromistis terhadap pelanggaran lingkungan.

Upaya penataan kota juga terlihat dari penertiban ratusan tiang reklame yang selama ini dinilai mengganggu ketertiban visual kota. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pembenahan dilakukan tidak hanya dari sisi fungsi, tetapi juga estetika.

Dalam hal pelayanan publik, inovasi terus didorong. Kehadiran Mobil AMAN menjadi solusi jemput bola untuk layanan administrasi kependudukan, memudahkan warga tanpa harus bergantung pada kantor pelayanan.

Masalah banjir yang selama ini menjadi momok, ditangani melalui pendekatan terintegrasi. Normalisasi sungai, perbaikan drainase, hingga penanganan titik rawan dilakukan secara simultan. Pemerintah juga memperkuat komitmen lingkungan dengan menanam ribuan pohon sebagai bagian dari visi kota hijau berkelanjutan.

Di sektor sosial dan pendidikan, intervensi dilakukan secara menyeluruh. Program beasiswa untuk berbagai jenjang pendidikan, termasuk bagi penghafal Al-Qur’an, menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan. Sementara itu, program Zero Putus Sekolah berhasil menjangkau ribuan anak yang sebelumnya terhambat akses pendidikannya.

Pemerintah juga hadir dalam menyelesaikan persoalan mendasar seperti ijazah tertahan dan keterbatasan perlengkapan sekolah. Program wajib belajar 13 tahun diperkuat dengan kehadiran PAUD di setiap kelurahan yang terintegrasi dengan layanan kesehatan masyarakat.

Langkah preventif di bidang kesehatan turut diperluas melalui program pemeriksaan gratis serta penyediaan Makan Bergizi Gratis bagi kelompok rentan. Kebijakan ini tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, pemerintah juga mendorong penguatan identitas daerah. Berbagai agenda budaya seperti festival Melayu hingga pelaksanaan MTQ menjadi ruang bagi pelestarian nilai lokal sekaligus penggerak ekonomi kreatif.

Di sisi lain, gaya hidup sehat mulai difasilitasi melalui penyelenggaraan event olahraga dan pembangunan fasilitas publik. Program pemberdayaan masyarakat melalui dana Rp100 juta per RW menjadi salah satu strategi untuk mempercepat pembangunan berbasis komunitas.

Dari aspek infrastruktur, progres pembangunan menunjukkan capaian di atas target. Perbaikan jalan, revitalisasi halte, penerangan kota, hingga penyediaan wifi gratis menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

Stabilitas ekonomi juga dijaga melalui intervensi langsung seperti bazaar pangan murah. Sementara itu, pembenahan tata kelola keuangan ditunjukkan dengan pelunasan utang daerah dalam jumlah besar, serta percepatan layanan perizinan yang kini semakin efisien.

Komitmen terhadap keamanan masyarakat diwujudkan melalui pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112, yang diharapkan mampu memberikan respons cepat terhadap kondisi darurat.

Di sektor lingkungan, inovasi jangka panjang mulai dirintis melalui pengembangan teknologi pengolahan sampah menjadi energi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjawab tantangan urbanisasi yang semakin kompleks.

Atas berbagai capaian tersebut, Agung Nugroho mendapatkan pengakuan di tingkat nasional melalui penghargaan pemerintah pusat, khususnya dalam keberhasilan menekan angka kemiskinan dan stunting.

Dorongan Program Nasional Percepat Transformasi

Sejalan dengan kebijakan nasional, Pekanbaru juga aktif mengakselerasi sejumlah program strategis. Program Makan Bergizi Gratis kini didukung puluhan dapur umum yang melayani ribuan porsi setiap hari.

Pembentukan koperasi di setiap kelurahan menjadi bagian dari penguatan ekonomi berbasis masyarakat. Digitalisasi pendidikan juga terus berjalan, ditandai dengan pemanfaatan teknologi di sekolah-sekolah negeri.

Selain itu, program pembangunan rumah layak huni dan perluasan jaringan gas kota menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Dengan fondasi yang telah dibangun selama satu tahun terakhir, Pekanbaru kini berada pada jalur percepatan menuju kota yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan.