'
1 Rabiul Awwal 1448 H | Sabtu, 15 Agustus 2026
×
/ bengkalis
Kalapas Kelas II A Bengkalis Antusias Laksanakan Pelatihan Budidaya Ayam Petelur
| Rabu, 22 Oktober 2025
Editor : | Penulis :

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis kembali menunjukkan komitmennya dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.

Pada Rabu, 22 Oktober 2025, Lapas Bengkalis resmi membuka pelatihan budidaya ayam petelur sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menyampaikan antusiasmenya terhadap kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Lapas dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, agar program pembinaan berjalan optimal.

"Tentunya peran serta dari pemerintah, terutama pemerintah daerah, sangat penting. Kami dari Lapas Kelas IIA Bengkalis tidak akan bisa bekerja sendiri," terangnya.

Kalapas Priyo mengatakan, dengan adanya sinergi ini, diharapkan warga binaan yang juga merupakan warga Bengkalis bisa memiliki keterampilan, sehingga ketika mereka nanti bebas bisa dijadikan bekal untuk hidupnya.

Pelatihan yang berlangsung selama kurang lebih lima hari ini akan mengajarkan warga binaan berbagai aspek, mulai dari pembuatan kandang, perawatan, hingga proses panen.

Priyo berpesan kepada para peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan baik dan penuh kedisiplinan, meski waktunya singkat namun ilmu yang didapat harus maksimal.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program pembinaan kemandirian yang telah berjalan sebelumnya, seperti pembuatan roti dan tenun, di bawah binaan Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Kelas IIA Bengkalis David Susilo.

Pelatihan peternakan ayam petelur dipilih karena dinilai mudah, murah, dan ramah lingkungan.

Turut hadir dalam pembukaan pelatihan ini Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Holtikultura, dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, Suhairi. Pengawasan Mutu Hasil Pertanian Kabupaten Bengkalis, Rahmat Ramadhan serta Penyuluh Pertanian Kabupaten Bengkalis Nuriza zulfia.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Holtikultura, dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, Suhairi bahkan menawarkan bantuan, baik fisik maupun pembinaan, jika Lapas membutuhkan.

"Untuk ayam petelur, sebenarnya kita tidak perlu banyak-banyak dulu. Kami berharap dengan 10 atau 20 ekor saja, kita bisa memulai. Kalau 10 ekor bisa 7 butir telur per hari. Kebutuhan protein hewani terpenuhi," jelas Suhairi.

Ia juga menekankan bahwa peternakan ayam petelur skala kecil sangat mungkin dilakukan di lahan yang tidak terlalu luas, seperti halaman yang dimiliki Lapas Bengkalis. Hal ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk meningkatkan ekonomi mereka.

Setelah acara pembukaan, Kalapas Priyo Tri Laksono didampingi David Susilo dan dinas terkait meninjau langsung lokasi peternakan ayam yang sudah dimiliki Lapas. Langkah ini menunjukkan keseriusan Lapas Bengkalis dalam mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warganya.

Index
Film Pramuka Tayang di Pekanbaru, Wawako Ajak Sekolah Dukung Penguatan Karakter Siswa
Siak Masuk Kategori Terbaik Investasi, Pemkab Genjot Permudah Perizinan Bagi Investasi
 Buka Seminar UMKM Rohil Bistamam, UMKM Harus Kuasai Transformasi platform digital.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Berkunjung Rohil Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Program MBG
Coffe Morning Bersama Camat, Wako Pekanbaru Bahas Soal Banjir Hingga Pelantikan RT/RW
Raih Juara Umum MTQ Riau, LPTQ Rohil Gelar Syukuran dan Doa Bersama
Olimpiade Bahasa Arab, Tiga Wakil MAN 1 Rokan Hilir Melaju ke Provinsi
Sekda Rohil Fauzi Efrizal Ikuti Rapat Virtual Bersama Kemendagri Bahas SIPD BUMD
MTQ XLIV Riau 2026 Resmi Ditutup,Rokan Hilir Juara Umum
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
Index
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
Wabup Syamsurizal Kenalkan Pesona Siak kepada Komisaris Bank Mandiri
Pemkab Siak Bangun Rumah Singgah untuk Pasien Miskin yang Berobat Ke RS Tengku Rafian
 Ditengah Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Pastikan Pembayaran gaji 13 bagi  ASN.
HUT ke-242, Pekanbaru Semakin Maju dan Masyarakat Sejahtera jadi Harapan Walikota Agung
KolaborAksi Membangun Pekanbaru: 242 Tahun Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
Peringati HKG PKK Ke-54, TP PKK Pelalawan Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Kab Siak Dapat Pengahargaan WTP ke-15 Kali Berturut-turut dari BPK RI, Ini Harapan Bupati Afni
Buka Festival Literasi 2026, Walikota: Jadikan Membaca Sebagai Kebiasaan
pemerintahan
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
Pemko Pekanbaru akan Membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Menyukseskan Program MBG.
Satu Tahun Kepemimpinan Agung dan Markarius, Fiskal Naik Singnifikan
daerah
Film Pramuka Tayang di Pekanbaru, Wawako Ajak Sekolah Dukung Penguatan Karakter Siswa
Siak Masuk Kategori Terbaik Investasi, Pemkab Genjot Permudah Perizinan Bagi Investasi
Coffe Morning Bersama Camat, Wako Pekanbaru Bahas Soal Banjir Hingga Pelantikan RT/RW
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
bengkalis

Kalapas Kelas II A Bengkalis Antusias Laksanakan Pelatihan Budidaya Ayam Petelur
Rabu, 22 Oktober 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

SUPERRIAU.COM

BENGKALIS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis kembali menunjukkan komitmennya dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.

Pada Rabu, 22 Oktober 2025, Lapas Bengkalis resmi membuka pelatihan budidaya ayam petelur sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Bengkalis, Priyo Tri Laksono, menyampaikan antusiasmenya terhadap kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Lapas dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, agar program pembinaan berjalan optimal.

"Tentunya peran serta dari pemerintah, terutama pemerintah daerah, sangat penting. Kami dari Lapas Kelas IIA Bengkalis tidak akan bisa bekerja sendiri," terangnya.

Kalapas Priyo mengatakan, dengan adanya sinergi ini, diharapkan warga binaan yang juga merupakan warga Bengkalis bisa memiliki keterampilan, sehingga ketika mereka nanti bebas bisa dijadikan bekal untuk hidupnya.

Pelatihan yang berlangsung selama kurang lebih lima hari ini akan mengajarkan warga binaan berbagai aspek, mulai dari pembuatan kandang, perawatan, hingga proses panen.

Priyo berpesan kepada para peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan baik dan penuh kedisiplinan, meski waktunya singkat namun ilmu yang didapat harus maksimal.

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program pembinaan kemandirian yang telah berjalan sebelumnya, seperti pembuatan roti dan tenun, di bawah binaan Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Kelas IIA Bengkalis David Susilo.

Pelatihan peternakan ayam petelur dipilih karena dinilai mudah, murah, dan ramah lingkungan.

Turut hadir dalam pembukaan pelatihan ini Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Holtikultura, dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, Suhairi. Pengawasan Mutu Hasil Pertanian Kabupaten Bengkalis, Rahmat Ramadhan serta Penyuluh Pertanian Kabupaten Bengkalis Nuriza zulfia.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Holtikultura, dan Peternakan Kabupaten Bengkalis, Suhairi bahkan menawarkan bantuan, baik fisik maupun pembinaan, jika Lapas membutuhkan.

"Untuk ayam petelur, sebenarnya kita tidak perlu banyak-banyak dulu. Kami berharap dengan 10 atau 20 ekor saja, kita bisa memulai. Kalau 10 ekor bisa 7 butir telur per hari. Kebutuhan protein hewani terpenuhi," jelas Suhairi.

Ia juga menekankan bahwa peternakan ayam petelur skala kecil sangat mungkin dilakukan di lahan yang tidak terlalu luas, seperti halaman yang dimiliki Lapas Bengkalis. Hal ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk meningkatkan ekonomi mereka.

Setelah acara pembukaan, Kalapas Priyo Tri Laksono didampingi David Susilo dan dinas terkait meninjau langsung lokasi peternakan ayam yang sudah dimiliki Lapas. Langkah ini menunjukkan keseriusan Lapas Bengkalis dalam mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warganya.