'
14 Safar 1448 H | Kamis, 30 Juli 2026
×
/ pekanbaru
MBG di Riau Dikawal Ketat Polisi, Pakai CCTv dan SOP Higienis
| Rabu, 15 Oktober 2025
Editor : | Penulis :

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Herry Heryawan memerintahkan anak buahnya untuk mengawal ketat pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini sebagai upaya keamanan pangan demi pemenuhan gizi yang aman dan berkualitas bagi masyarakat. 

Penegasan ini disampaikan seiring dilaksanakannya program gizi yang melibatkan pengawasan ketat terhadap seluruh alur penyediaan makanan. Herry mengatakan aspek higienitas dan keamanan makanan menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Menurut Herry, pengawasan dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari hulu hingga hilir proses penyiapan makanan. Herry memantau salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang didirikan Polres Indragiri Hilir.

"Untuk makanan kita harus cek, dari alur masuk, disimpan, baik bahan kering maupun basah, habis itu berlanjut, diolah, dimasak, dicampur, dan setelah selesai, suhunya dicek. Ketika dingin baru dimasukkan," ujar Herry usai mengunjungi dapur SPPG Polres Indragiri Hilir, Senin 13 Oktober 2025.

Herry menyebutkan, titik krusial dalam proses ini adalah pengujian kualitas dan keamanan pangan. Dia menjelaskan makanan yang telah selesai diolah akan melalui prosedur rapid test food security untuk memastikan tidak ada kontaminasi. 

"Setelah itu hasilnya disimpan. Setelah lolos pengujian, makanan kemudian diikat dan dimasukkan ke dalam mobil untuk siap didistribusikan," kata Herimen.

Seluruh proses ini, mulai dari masuknya bahan baku hingga pendistribusian akhir, harus betul-betul dicek berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) higienis, bahkan dipantau melalui kamera pengawas atau CCTV selama 24 jam.

Dalam memastikan keamanan distribusi, Kapolda melibatkan anggota kepolisian sebagai pendamping. 

"Kita minta pakai CCTv 24 jam. Bahan makanan ada pendamping dari polres. Ada 15 sekolah misalnya, ada 15 pendamping," kata Herry. 

Para pendamping ini akan mengawal mulai dari mobil pengangkut makanan hingga tiba di sekolah, lalu ditungguin dan dicek kembali untuk memastikan makanan tidak terkontaminasi.

Herry juga menyoroti pentingnya sanitasi peralatan makan, khususnya food tray atau ompreng.  "Lalu untuk food tray (ompreng), tempat cucinya dan air harus steril," tegasnya. 

Anggota yang ditugaskan sebagai pendamping pun bukan personel biasa, melainkan mereka yang memiliki keahlian khusus karena telah dilatih intensif selama seminggu dalam SPPG.

Aspek waktu memasak juga menjadi perhatian. Herry mengingatkan agar bahan makanan tidak dimasak pada malam hari, melainkan harus pada pagi hari. 

Setiap makanan juga wajib memiliki stiker yang ditempel dengan mencantumkan batas waktu kedaluwarsa konsumsi, misalnya "makanan ini tadi dikonsumsi sebelum jam 14 siang," sebagai upaya memastikan kesegaran dan menghindari risiko keracunan makanan.

Program pengawasan ketat keamanan pangan ini menunjukkan komitmen serius Herry, dalam mendukung inisiatif pemenuhan gizi, sekaligus menjadi upaya preventif Polri untuk menjaga kesehatan dan keselamatan generasi muda dari bahaya kontaminasi makanan.

Index
Film Pramuka Tayang di Pekanbaru, Wawako Ajak Sekolah Dukung Penguatan Karakter Siswa
Siak Masuk Kategori Terbaik Investasi, Pemkab Genjot Permudah Perizinan Bagi Investasi
 Buka Seminar UMKM Rohil Bistamam, UMKM Harus Kuasai Transformasi platform digital.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Berkunjung Rohil Tinjau Fasilitas Pendidikan dan Program MBG
Coffe Morning Bersama Camat, Wako Pekanbaru Bahas Soal Banjir Hingga Pelantikan RT/RW
Raih Juara Umum MTQ Riau, LPTQ Rohil Gelar Syukuran dan Doa Bersama
Olimpiade Bahasa Arab, Tiga Wakil MAN 1 Rokan Hilir Melaju ke Provinsi
Sekda Rohil Fauzi Efrizal Ikuti Rapat Virtual Bersama Kemendagri Bahas SIPD BUMD
MTQ XLIV Riau 2026 Resmi Ditutup,Rokan Hilir Juara Umum
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
Index
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
Wabup Syamsurizal Kenalkan Pesona Siak kepada Komisaris Bank Mandiri
Pemkab Siak Bangun Rumah Singgah untuk Pasien Miskin yang Berobat Ke RS Tengku Rafian
 Ditengah Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Pastikan Pembayaran gaji 13 bagi  ASN.
HUT ke-242, Pekanbaru Semakin Maju dan Masyarakat Sejahtera jadi Harapan Walikota Agung
KolaborAksi Membangun Pekanbaru: 242 Tahun Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
Peringati HKG PKK Ke-54, TP PKK Pelalawan Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Kab Siak Dapat Pengahargaan WTP ke-15 Kali Berturut-turut dari BPK RI, Ini Harapan Bupati Afni
Buka Festival Literasi 2026, Walikota: Jadikan Membaca Sebagai Kebiasaan
pemerintahan
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
Pemko Pekanbaru akan Membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Menyukseskan Program MBG.
Satu Tahun Kepemimpinan Agung dan Markarius, Fiskal Naik Singnifikan
daerah
Film Pramuka Tayang di Pekanbaru, Wawako Ajak Sekolah Dukung Penguatan Karakter Siswa
Siak Masuk Kategori Terbaik Investasi, Pemkab Genjot Permudah Perizinan Bagi Investasi
Coffe Morning Bersama Camat, Wako Pekanbaru Bahas Soal Banjir Hingga Pelantikan RT/RW
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pekanbaru

MBG di Riau Dikawal Ketat Polisi, Pakai CCTv dan SOP Higienis
Rabu, 15 Oktober 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Herry Heryawan memerintahkan anak buahnya untuk mengawal ketat pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini sebagai upaya keamanan pangan demi pemenuhan gizi yang aman dan berkualitas bagi masyarakat. 

Penegasan ini disampaikan seiring dilaksanakannya program gizi yang melibatkan pengawasan ketat terhadap seluruh alur penyediaan makanan. Herry mengatakan aspek higienitas dan keamanan makanan menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Menurut Herry, pengawasan dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari hulu hingga hilir proses penyiapan makanan. Herry memantau salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang didirikan Polres Indragiri Hilir.

"Untuk makanan kita harus cek, dari alur masuk, disimpan, baik bahan kering maupun basah, habis itu berlanjut, diolah, dimasak, dicampur, dan setelah selesai, suhunya dicek. Ketika dingin baru dimasukkan," ujar Herry usai mengunjungi dapur SPPG Polres Indragiri Hilir, Senin 13 Oktober 2025.

Herry menyebutkan, titik krusial dalam proses ini adalah pengujian kualitas dan keamanan pangan. Dia menjelaskan makanan yang telah selesai diolah akan melalui prosedur rapid test food security untuk memastikan tidak ada kontaminasi. 

"Setelah itu hasilnya disimpan. Setelah lolos pengujian, makanan kemudian diikat dan dimasukkan ke dalam mobil untuk siap didistribusikan," kata Herimen.

Seluruh proses ini, mulai dari masuknya bahan baku hingga pendistribusian akhir, harus betul-betul dicek berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) higienis, bahkan dipantau melalui kamera pengawas atau CCTV selama 24 jam.

Dalam memastikan keamanan distribusi, Kapolda melibatkan anggota kepolisian sebagai pendamping. 

"Kita minta pakai CCTv 24 jam. Bahan makanan ada pendamping dari polres. Ada 15 sekolah misalnya, ada 15 pendamping," kata Herry. 

Para pendamping ini akan mengawal mulai dari mobil pengangkut makanan hingga tiba di sekolah, lalu ditungguin dan dicek kembali untuk memastikan makanan tidak terkontaminasi.

Herry juga menyoroti pentingnya sanitasi peralatan makan, khususnya food tray atau ompreng.  "Lalu untuk food tray (ompreng), tempat cucinya dan air harus steril," tegasnya. 

Anggota yang ditugaskan sebagai pendamping pun bukan personel biasa, melainkan mereka yang memiliki keahlian khusus karena telah dilatih intensif selama seminggu dalam SPPG.

Aspek waktu memasak juga menjadi perhatian. Herry mengingatkan agar bahan makanan tidak dimasak pada malam hari, melainkan harus pada pagi hari. 

Setiap makanan juga wajib memiliki stiker yang ditempel dengan mencantumkan batas waktu kedaluwarsa konsumsi, misalnya "makanan ini tadi dikonsumsi sebelum jam 14 siang," sebagai upaya memastikan kesegaran dan menghindari risiko keracunan makanan.

Program pengawasan ketat keamanan pangan ini menunjukkan komitmen serius Herry, dalam mendukung inisiatif pemenuhan gizi, sekaligus menjadi upaya preventif Polri untuk menjaga kesehatan dan keselamatan generasi muda dari bahaya kontaminasi makanan.