'
20 Muharram 1448 H | Senin, 6 Juli 2026
×
/ pemerintahan
Menhut RI Sebut Pemerintah Kerja Keras Padamkan Karhutla, Partisipasi Masyarakat Juga Penting
| Kamis, 24 Juli 2025
Editor : | Penulis :

 Menteri Kehutanan (Menhut) Republik Indonesia Raja Juli Antoni menyampaikan, telah terjadi penurunan signifikan jumlah titik api di wilayah Riau yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pada tanggal 16 Juli kemarin, disebutkannya ada 1.300 titik api, namun hari ini, Rabu (23/7/2025), tersisa sekitar 116 titik api.

“Ada angka penurunan api. Pada tanggal 16 berada di angka 1.300 titik, per hari ini tinggal sekitar 116 titik. Hal ini tidak terlepas dari  kerja keras rekan-rekan di lapangan. Pasukan darat TNI, Polri, Manggala Agni, BNPB, maupun pasukan udara sudah relatif berhasil, walau perlu dioptimalisasi lagi,” ujar Raja Juli di Balai Serindit usai melaksanakan rapat koordinasi terkait penanganan karhutla di Riau, Rabu (23/7/2025).

Kendati upaya pemerintah sudah maksimal, Raja Juli menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mencegah kebakaran semakin meluas. Karena upaya pemerintah akan sia-sia jika masyarakat justru tidak berhati-hati menggunakan api.

“Sebesar apa pun upaya pemerintah dalam pemadaman, jika tidak didukung oleh masyarakat, maka kerja keras ini akan sia-sia,” ungkapnya.

Terkait penegakan hukum, Raja Juli menyampaikan bahwa saat ini sudah ada 25 kasus karhutla yang sedang diproses oleh Polda Riau. Dari kasus tersebut, 31 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Diharapkan, tidak ada lagi kasus baru maupun tersangka baru.

“Kami berharap tidak ada lagi kasus baru dan tersangka baru. Ini bukan negara tanpa tuan, ini negara hukum. Yang melakukan pelanggaran akan mendapatkan hukuman sesuai undang-undang yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, Raja Juli juga menginformasikan bahwa dirinya telah melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Rokan Hilir (Rohil). Ia didampingi Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, memantau langsung perkembangan karhutla di lapangan.

Dijelaskannya, di Rohil kebakaran hutan cukup luas terjadi di wilayah perkebunan sawit. Sementara di Rohul, api membakar lahan mineral di daerah marginal, yang membuat penanganan karhutla oleh pasukan darat menjadi lebih sulit.

“Di daerah Rohul perlu upaya pencegahan yang masif. Tidak hanya pasukan darat, penguatan masyarakat agar peduli terhadap api serta sosialisasi kepada masyarakat terkait karhutla harus ditingkatkan,” pungkasnya.

Index
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
Wabup Syamsurizal Kenalkan Pesona Siak kepada Komisaris Bank Mandiri
Pemkab Siak Bangun Rumah Singgah untuk Pasien Miskin yang Berobat Ke RS Tengku Rafian
 Ditengah Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Pastikan Pembayaran gaji 13 bagi  ASN.
HUT ke-242, Pekanbaru Semakin Maju dan Masyarakat Sejahtera jadi Harapan Walikota Agung
KolaborAksi Membangun Pekanbaru: 242 Tahun Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
Peringati HKG PKK Ke-54, TP PKK Pelalawan Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Kab Siak Dapat Pengahargaan WTP ke-15 Kali Berturut-turut dari BPK RI, Ini Harapan Bupati Afni
Index
Buka Festival Literasi 2026, Walikota: Jadikan Membaca Sebagai Kebiasaan
Rapat Persiapan MTQ Riau ke 44, Wabup Misharti,Maksimalkan Persiapan.
Semarak Malam 1 Muharam, Bupati Siak Hidupkan Kembali Tradisi Pawai Obor di Kota Pusaka
DPRD Pekanbaru Sampaikan Hasil Reses di Rapat Paripurna
Bupati Siak Gandeng SKK Migas dan BPKP, Seleksi Dirut BSP Masuk Babak Akhir
Demi Proses Administrasi Bantuan Sapi Presiden, Peternak Riau Kumpul di Kantor Gubri
Disdik Kota Pekanbaru Vidcon ESD Pertemukan Pelajar, Indonesia, Malaysia dan Thailand
Mandi di Sungai Kampar, Anak 13 Tahun Dilaporkan Hilang Tenggelam
Libur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
pemerintahan
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
Pemko Pekanbaru akan Membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Menyukseskan Program MBG.
Satu Tahun Kepemimpinan Agung dan Markarius, Fiskal Naik Singnifikan
daerah
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
Wabup Syamsurizal Kenalkan Pesona Siak kepada Komisaris Bank Mandiri
Pemkab Siak Bangun Rumah Singgah untuk Pasien Miskin yang Berobat Ke RS Tengku Rafian
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
pemerintahan

Menhut RI Sebut Pemerintah Kerja Keras Padamkan Karhutla, Partisipasi Masyarakat Juga Penting
Kamis, 24 Juli 2025
Editor : | Penulis :
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

 Menteri Kehutanan (Menhut) Republik Indonesia Raja Juli Antoni menyampaikan, telah terjadi penurunan signifikan jumlah titik api di wilayah Riau yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pada tanggal 16 Juli kemarin, disebutkannya ada 1.300 titik api, namun hari ini, Rabu (23/7/2025), tersisa sekitar 116 titik api.

“Ada angka penurunan api. Pada tanggal 16 berada di angka 1.300 titik, per hari ini tinggal sekitar 116 titik. Hal ini tidak terlepas dari  kerja keras rekan-rekan di lapangan. Pasukan darat TNI, Polri, Manggala Agni, BNPB, maupun pasukan udara sudah relatif berhasil, walau perlu dioptimalisasi lagi,” ujar Raja Juli di Balai Serindit usai melaksanakan rapat koordinasi terkait penanganan karhutla di Riau, Rabu (23/7/2025).

Kendati upaya pemerintah sudah maksimal, Raja Juli menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mencegah kebakaran semakin meluas. Karena upaya pemerintah akan sia-sia jika masyarakat justru tidak berhati-hati menggunakan api.

“Sebesar apa pun upaya pemerintah dalam pemadaman, jika tidak didukung oleh masyarakat, maka kerja keras ini akan sia-sia,” ungkapnya.

Terkait penegakan hukum, Raja Juli menyampaikan bahwa saat ini sudah ada 25 kasus karhutla yang sedang diproses oleh Polda Riau. Dari kasus tersebut, 31 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Diharapkan, tidak ada lagi kasus baru maupun tersangka baru.

“Kami berharap tidak ada lagi kasus baru dan tersangka baru. Ini bukan negara tanpa tuan, ini negara hukum. Yang melakukan pelanggaran akan mendapatkan hukuman sesuai undang-undang yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, Raja Juli juga menginformasikan bahwa dirinya telah melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Rokan Hilir (Rohil). Ia didampingi Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, memantau langsung perkembangan karhutla di lapangan.

Dijelaskannya, di Rohil kebakaran hutan cukup luas terjadi di wilayah perkebunan sawit. Sementara di Rohul, api membakar lahan mineral di daerah marginal, yang membuat penanganan karhutla oleh pasukan darat menjadi lebih sulit.

“Di daerah Rohul perlu upaya pencegahan yang masif. Tidak hanya pasukan darat, penguatan masyarakat agar peduli terhadap api serta sosialisasi kepada masyarakat terkait karhutla harus ditingkatkan,” pungkasnya.