'
19 Sya'ban 1447 H | Sabtu, 7 Februari 2026
×
/ kampar
Bupati Kampar, Jadikan Padi Kuning Kampar Varietas Unggul Nasional.
| Selasa, 13 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar saat ini sedang mengembangkan varietas padi kuning unggul khas Kampar yang dimulai dari kelompok tani yang ada di Desa pulau Jambu Kecamatan Kuok.

Dimana padi kuning khas kampar yang mulai ditanam sejak tahun 1975 sampai tahun 2021 di Desa Pulau Jambu, kedepan Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto,SH,MH berharap padi khas kampar ini suatu saat akan bisa dijadikan salah satu bibit padi unggulan dikementrian Pertanian Republik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar saat melakukan Panen Raya Padi Kuning Asli Khas Kampar seluas 98 hektar di Desa Pulau Jambu Kecamatan Kuok, senin (12/7/21).

Sebagai langkah awal hal tersebut, Pemda Kampar melalui Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura kabupaten kampar melakukan kerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau tentang Pelepasan Varietas Padi Unggul Khas Kampar yang ditandatangani oleh, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Plt. Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura kabupaten Kampar Nanik Saryanti,SP,MMA dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau Dr Salwati,SP,M.Si yang disaksikan oleh ketua KTNA Provinsi Riau Drs Yusri,M.Si.

Dengan demikian, Bupati Kampar mendukung dalam pengembangan padi ini, sebab padi kuning Kampar ini kita lihat bahwa padi yang tahan terhadap serangan hama, baik, hama pianggang, burung, walang sangit, bahkan tikus sekalipun tidak mau menganggunya.

Selain tahan serangan hama, apabila padi kuning ini bisa dierawat dengan baik, saat ini hanya menhasilkan 4 ton/hektar kedepan harap bisa 10 ton/hektar. Dengan demikian semoga kedepan surplus yang saat ini baru masih 35% nantinya bisa jauh lebih meningkat. Makanya wajar padi kuning ini kedepan mesti menjadi padi unggulan Nasional.

Selain itu harapan kita walaupun kita belum bisa swasembada, tetapi minimal bisa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kampar saja sudah cukup. Untuk itu, kedepan kita akan upayakan Bersama balai penelitian teknologi pertanian riau, KTNA Riau,KTNA Kampar dan para Gapoktan yang ada dikampar bisa bekrjasama dengan baik.

Sementara itu Ketua KTNA Provinsi Riau Drs Yusri,M.Si menaymapiakan komit juga dalam pengembangan bibit padi kuning khas Kampar ini menjadi bibit varietas unggul nasional. Yusri yang juga merupakan Sekretaris Derah Kabupaten Kampar siap mendukung semua ini apalagi untuk kabupaten Kampar yang kita cintai ini.

Index
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
PGRI Kabupaten Bengkalis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Hadiri RAKERCAB Pemuda Pancasila, Bupati Bengkalis Tekankan Peran Strategis Ormas dalam Pembangunan
Bupati Bengkalis Raih Anugerah Baiduri ke-14, Wujud Apresiasi Perempuan untuk Perempuan
Index
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
 Anggota DPRD Kota Pekanbaru Nurul Ikhsan Jemput Aspirasi Warga di RT 05 RW 01 Sidomulyo Timur
Ketua DPRD Sambut Baik Larangan Plastik Pemko Pekanbaru, Dinilai Positif Atasi Sampah
Septian Nugraha Nahkodai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bengkalis
Buaya Raksasa Inhil Belum Mau Makan, Petugas Berikan Infus dan Antibiotik Khusus
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
Pelalawan Sabet Dua Penghargaan Bergengsi di API Award 2025 Kalimantan Barat
 Sebanyak 769 ASN Pemko Pekanbaru Jalani Asesmen
Hari Pahlawan, Puluhan Veteran Dapat Sagu Hati dari Pemko Pekanbaru
Peringati Hari Pahlawan, Plt Gubri SF Hariyanto Ajak Bekerja Lebih Giat
pemerintahan
Potensi Pendapatan Aryaduta Besar, Kontribusi ke Pemprov Riau Dinilai Terlalu Kecil
Ketua DPRD Riau Pastikan Evaluasi APBD 2026 Rampung, Penggunaan Anggaran Segera Dimulai
Diikuti 71 Pasangan, Nikah Massal Pekanbaru Meriah Dipadati 10 Ribu Warga
Kemenko Polkam Gelar Rakor Penguatan Literasi Digital BEJO’S di Pekanbaru
daerah
Pimpin Rapat OPD, Wako Minta Tingkatkan Kinerja di 2026
Bupati Bengkalis Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja T
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Refleksi Akhir Tahun Pemko Pekanbaru, Pembangunan dan PAD Meningkat
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
kampar

Bupati Kampar, Jadikan Padi Kuning Kampar Varietas Unggul Nasional.
Selasa, 13 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar saat ini sedang mengembangkan varietas padi kuning unggul khas Kampar yang dimulai dari kelompok tani yang ada di Desa pulau Jambu Kecamatan Kuok.

Dimana padi kuning khas kampar yang mulai ditanam sejak tahun 1975 sampai tahun 2021 di Desa Pulau Jambu, kedepan Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto,SH,MH berharap padi khas kampar ini suatu saat akan bisa dijadikan salah satu bibit padi unggulan dikementrian Pertanian Republik Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar saat melakukan Panen Raya Padi Kuning Asli Khas Kampar seluas 98 hektar di Desa Pulau Jambu Kecamatan Kuok, senin (12/7/21).

Sebagai langkah awal hal tersebut, Pemda Kampar melalui Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura kabupaten kampar melakukan kerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau tentang Pelepasan Varietas Padi Unggul Khas Kampar yang ditandatangani oleh, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, Plt. Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura kabupaten Kampar Nanik Saryanti,SP,MMA dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Riau Dr Salwati,SP,M.Si yang disaksikan oleh ketua KTNA Provinsi Riau Drs Yusri,M.Si.

Dengan demikian, Bupati Kampar mendukung dalam pengembangan padi ini, sebab padi kuning Kampar ini kita lihat bahwa padi yang tahan terhadap serangan hama, baik, hama pianggang, burung, walang sangit, bahkan tikus sekalipun tidak mau menganggunya.

Selain tahan serangan hama, apabila padi kuning ini bisa dierawat dengan baik, saat ini hanya menhasilkan 4 ton/hektar kedepan harap bisa 10 ton/hektar. Dengan demikian semoga kedepan surplus yang saat ini baru masih 35% nantinya bisa jauh lebih meningkat. Makanya wajar padi kuning ini kedepan mesti menjadi padi unggulan Nasional.

Selain itu harapan kita walaupun kita belum bisa swasembada, tetapi minimal bisa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kampar saja sudah cukup. Untuk itu, kedepan kita akan upayakan Bersama balai penelitian teknologi pertanian riau, KTNA Riau,KTNA Kampar dan para Gapoktan yang ada dikampar bisa bekrjasama dengan baik.

Sementara itu Ketua KTNA Provinsi Riau Drs Yusri,M.Si menaymapiakan komit juga dalam pengembangan bibit padi kuning khas Kampar ini menjadi bibit varietas unggul nasional. Yusri yang juga merupakan Sekretaris Derah Kabupaten Kampar siap mendukung semua ini apalagi untuk kabupaten Kampar yang kita cintai ini.