'
18 Muharram 1448 H | Sabtu, 4 Juli 2026
×
/ nasional
IDI Panggil Dokter Lois Soal Pernyataan Tak Percaya Covid-19
| Senin, 12 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) melakukan pemanggilan kepada dokter Lois Owien terkait pernyataannya soal covid-19.

Pernyataan dokter Lois viral terkait covid-19 saat menjadi nara sumber di acara Hotman Paris Show.

"MKEK sedang panggil yang bersangkutan," ucap Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Daeng M Faqih kepada CNNIndonesia.com, Minggu (11/7).

Saat ini, MKEK IDI sedang menunggu respons dari dr. Lois. Daeng mengatakan belum ada kepastian kapan diskusi MKEK IDI dengan Lois akan dilakukan.

"Kami menunggu respons yang bersangkutan," imbuh Daeng.

Ia juga belum dapat memastikan apakah pihaknya akan membawa hal ini ke jalur hukum atau tidak. Menurutnya, semua ini akan bergantung dengan diskusi MKEK IDI dengan Lois.

Sementara, Daeng menyebut keanggotaan Lois sudah kedaluwarsa. Artinya, Lois tak lagi anggota IDI saat ini.

"Keanggotaannya sudah kedaluwarsa," jelas Daeng.

Sebelumnya, pernyataan Lois soal covid-19 menjadi perbincangan warganet di media sosial. Mengutip salah satu video di Youtube channel Miftah's TV, terdapat salah satu wawancara pengacara Hotman Paris.

Hotman bertanya apakah Lois percaya dengan covid-19 dalam acara tersebut. Lalu, Lois menjawab tidak percaya.

"Menurut Ibu yang dikubur dengan cara protokol kesehatan covid-19, menurut ibu dokter apakah itu meninggal karena virus corona atau tidak?" tanya Hotman dalam tayangan tersebut.

Dokter Lois Owien menjawab "bukan". Menurutnya, mereka yang dikubur dengan tata cara protokol kesehatan covid-19 meninggal karena interaksi antar obat.

Index
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
Wabup Syamsurizal Kenalkan Pesona Siak kepada Komisaris Bank Mandiri
Pemkab Siak Bangun Rumah Singgah untuk Pasien Miskin yang Berobat Ke RS Tengku Rafian
 Ditengah Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Pastikan Pembayaran gaji 13 bagi  ASN.
HUT ke-242, Pekanbaru Semakin Maju dan Masyarakat Sejahtera jadi Harapan Walikota Agung
KolaborAksi Membangun Pekanbaru: 242 Tahun Melangkah Menuju Kota yang Lebih Maju
Peringati HKG PKK Ke-54, TP PKK Pelalawan Dorong Penguatan 10 Program Pokok PKK
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Kab Siak Dapat Pengahargaan WTP ke-15 Kali Berturut-turut dari BPK RI, Ini Harapan Bupati Afni
Index
Buka Festival Literasi 2026, Walikota: Jadikan Membaca Sebagai Kebiasaan
Rapat Persiapan MTQ Riau ke 44, Wabup Misharti,Maksimalkan Persiapan.
Semarak Malam 1 Muharam, Bupati Siak Hidupkan Kembali Tradisi Pawai Obor di Kota Pusaka
DPRD Pekanbaru Sampaikan Hasil Reses di Rapat Paripurna
Bupati Siak Gandeng SKK Migas dan BPKP, Seleksi Dirut BSP Masuk Babak Akhir
Demi Proses Administrasi Bantuan Sapi Presiden, Peternak Riau Kumpul di Kantor Gubri
Disdik Kota Pekanbaru Vidcon ESD Pertemukan Pelajar, Indonesia, Malaysia dan Thailand
Mandi di Sungai Kampar, Anak 13 Tahun Dilaporkan Hilang Tenggelam
Libur Panjang Tak Pengaruhi Jumlah Penumpang di Bandara SSK II Pekanbaru
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
pemerintahan
Rektor Unri dan Plt Gubri Lepas Ribuan Mahasiswa Kukerta Membangun Negeri
Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Pemprov Riau Fokus Kembangkan UMKM Berbasis Syariah
Pemko Pekanbaru akan Membentuk Dinas Perikanan dan Peternakan untuk Menyukseskan Program MBG.
Satu Tahun Kepemimpinan Agung dan Markarius, Fiskal Naik Singnifikan
daerah
Pembukaan MTQ Riau ke-44 Resmi Digelar, Kafilah Siak Siap Bertanding
 Bupati Afni Lepas Kafilah MTQ Siak,Hadiah Umroh Menanti, Bonus Naik 10 Persen
Wabup Syamsurizal Kenalkan Pesona Siak kepada Komisaris Bank Mandiri
Pemkab Siak Bangun Rumah Singgah untuk Pasien Miskin yang Berobat Ke RS Tengku Rafian
Politik
Musda VI Demokrat Riau Akan di Gelar,Agung Nugroho Calon Tunggal Ketua DPD Periode 2026-2031
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
nasional

IDI Panggil Dokter Lois Soal Pernyataan Tak Percaya Covid-19
Senin, 12 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) melakukan pemanggilan kepada dokter Lois Owien terkait pernyataannya soal covid-19.

Pernyataan dokter Lois viral terkait covid-19 saat menjadi nara sumber di acara Hotman Paris Show.

"MKEK sedang panggil yang bersangkutan," ucap Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Daeng M Faqih kepada CNNIndonesia.com, Minggu (11/7).

Saat ini, MKEK IDI sedang menunggu respons dari dr. Lois. Daeng mengatakan belum ada kepastian kapan diskusi MKEK IDI dengan Lois akan dilakukan.

"Kami menunggu respons yang bersangkutan," imbuh Daeng.

Ia juga belum dapat memastikan apakah pihaknya akan membawa hal ini ke jalur hukum atau tidak. Menurutnya, semua ini akan bergantung dengan diskusi MKEK IDI dengan Lois.

Sementara, Daeng menyebut keanggotaan Lois sudah kedaluwarsa. Artinya, Lois tak lagi anggota IDI saat ini.

"Keanggotaannya sudah kedaluwarsa," jelas Daeng.

Sebelumnya, pernyataan Lois soal covid-19 menjadi perbincangan warganet di media sosial. Mengutip salah satu video di Youtube channel Miftah's TV, terdapat salah satu wawancara pengacara Hotman Paris.

Hotman bertanya apakah Lois percaya dengan covid-19 dalam acara tersebut. Lalu, Lois menjawab tidak percaya.

"Menurut Ibu yang dikubur dengan cara protokol kesehatan covid-19, menurut ibu dokter apakah itu meninggal karena virus corona atau tidak?" tanya Hotman dalam tayangan tersebut.

Dokter Lois Owien menjawab "bukan". Menurutnya, mereka yang dikubur dengan tata cara protokol kesehatan covid-19 meninggal karena interaksi antar obat.