'
15 Zulqaidah 1447 H | Sabtu, 2 Mei 2026
×
/ meranti
Empat Petak Rumah Warga Meranti Jadi Abu
| Sabtu, 10 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin

Empat unit rumah warga Jalan Belibis RT 1 RW 6 Dusun 3 Desa Alah Air Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Kepulauan Meranti, hangus dilalap jago merah.

Api mulai tampak di salah satu rumah, sekita pukul 13.12 WIB. Namun kobaran api tidak terbendung, hingga melalap tiga rumah lainnya. Beruntung, kejadian itu tidak menelan korban jiwa.

Proses pemadaman dilakukan oleh warga setempat, yang juga dibantu belasan orang petugas BPBD, aparat kepolisian, dan TNI, dengan alat seadanya.

Kapolsek Tebingtinggi Iptu Aguslan mengatakan sampai saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

"Masih kami selidiki apakah karena aliran listrik atau hal yang lain. Sekarang masih mengumpulkan keterangan di lapangan," ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Alah Air, Edy Amin, mengungkapkan, dari seluruh rumah yang terbakar tersebut dihuni oleh tiga kepala keluarga.

"Jadi yang terbakar itu terdiri dari 4 rumah pemiliknya pak Awang, dua diantaranya lagi merupakan rumah petak tempat tinggal saudaranya. Jadi di sana ada tiga keluarga," ungkapnya.

Untuk meringankan beban para korban ia mengaku akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk dicarikan solusi agar bisa membantu para korban. Pasalnya diungkapkannya hanya sedikit harta benda korban yang bisa diselamatkan. Uang tabungan mereka juga ikut.

"Untuk barang milik korban hanya sedikit saja yang bisa diselamatkan. Termasuk ada uang tunai sebesar dua puluh juta rupiah milik korban di salah satu rumah pun ikut terbakar," ujarnya mengakhiri.

Index
Kisah Pilu Putri, Korban Narkoba yang Datang ke Rumah Dinas Bupati Siak
Pelaku Usaha Pekanbaru Riau Gelar Temu Ramah dan Sosialisasi Bersama Penggadaian
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
Pemko Pekanbaru Jawab Pandangan Umum Fraksi Terkait LKPj 2025
Pemko Pekanbaru Koordinasi ke Pemprov Minta Bangun Drainase Jalan Soekarno Hatta
Index
Deportasi Perdana Pascalebaran, 32 Pekerja Migran dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
HUT PUPR ke-2,Ketum Handoko,PUPR Terus Berkembang,Berkolaborasi dengan Pihak Pemerintah dan Swasta
Bupati Pelalawan H. Zukri Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Jelang Idul Fitri
 Jalin Silaturrahmi,DPD Parsindo Riau Buka Puasa Bersama 137 Yatim dan Dhuafa
 Inspektorat Kota Pekanbaru dan Darma Wanita Berbagi 1000 Paket Takjil Gratis
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Bupati Siak Afni, Hadiri Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 di Polda Riau
Serap Aspirasi hingga Bahas Beasiswa
Bupati Siak Afni Yakin Generasi Muda Siak Mampu Tumbuh Menjadi Generasi Qur’ani
pemerintahan
Menteri LHK Hanif Dorong Pengakhiran Open Dumping, Pekanbaru Siapkan Teknologi Methane Capture
Berhasil Tekan Kemiskinan dan Stunting, WaliKota Agung Terima Penghargaan
Harga Lebih Murah, Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Pekan Ini Digelar di Pekanbaru dan Siak
Pekan Ini Operasi Pasar Murah Digelar di 3 Kabupaten, Berikut Lokasinya
daerah
Bupati Siak, Perempuan NU Harus Aktif di Bidang Sosial dan Ekonomi
Rakor DBH Sawit 2026: Pelalawan Tegaskan Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur
Perkuat Sinergi Pengamanan Idulfitri, Bupati Siak Hadiri Rakor Operasi Lancang Kuning 2026
Polisi Bubarkan Kerumunan Pemuda di Pekanbaru untuk Antisipasi Balap Liar
Politik
 Pasangan Cawako Aman Menang Hasil Hitungan Cepat Raih 47 Persen Suara
Hasil Quick Count LSI Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul 42,39 Persen di Pilgub Riau
KPU Himbau Agar Masyarakat Datang ke TPS Gunakan Hak Suara
Berikut Nama Lembaga Survei yang resmi Daftar ke KPU

ekonomi
Bapenda Beri Penghargaan Taat Pajak kepada Perusahaan dan Warga
Hasil Uji Labor, Pemko Pekanbaru Pastikan Anggur Muscat Aman Dikonsumsi
UMKM EXPO Inhil Resmi di Tutup,Bupati Inhil,Semoga UMKM Makin Berkembang
Nasional
Dipukul Rata 26 Tahun, Tak Ada Lagi Masa Tunggu Haji 15 Tahun
Farhan Harumkan Riau Lewat Hafalan 10 Juz di STQH Nasional 2025
Rektor UII Kawatir Ada Cukong Dibalik Perguruan Tinggi Kelola Tambang
SKK Migas dan Polda Riau Tandatangani Perpanjangan Perjanjian Perjanjian Kerja Sama (PKS) SKK Migas

internasional
Parlemen Iran Dikabarkan Setujui Penutupan Selat Hormuz
Menteri Keamanan Israel Ancam Bubarkan Pemerintah Benjamin Netanyahu
Gelar Konpers Pertama, Taliban Janji Hormati Hak Perempuan Menurut Syariah
olahraga
Polda Riau Siap Gelar Event Lari RBR 2025, Terbesar di Sumatra dan Akan di Buka Kapolri
Asyrof Al Ghifari Mahasiswa FH UGM asal Bengkalis Wakili Indonesia pada Paris International Model Un
Pengurus Pengprov Muaythai Riau dan Pengurus kab/kota Jumpai Kabid Organisasi dan Bidang Hukum KONI
Muaythai Tampil di Perpisahan Sekolah, Ketua KONI: Muaythai akan Kita Jadikan Ekstrakurikuler Binaan

News Popular
Pilihan Redaksi
Daerah
Politik
Nasional
Serba Serbi
meranti

Empat Petak Rumah Warga Meranti Jadi Abu
Sabtu, 10 Juli 2021
Editor : | Penulis : admin
Pemerintahan

OLAHRAGA

Pendidikan
lingkungan

Empat unit rumah warga Jalan Belibis RT 1 RW 6 Dusun 3 Desa Alah Air Kecamatan Tebingtinggi Kabupaten Kepulauan Meranti, hangus dilalap jago merah.

Api mulai tampak di salah satu rumah, sekita pukul 13.12 WIB. Namun kobaran api tidak terbendung, hingga melalap tiga rumah lainnya. Beruntung, kejadian itu tidak menelan korban jiwa.

Proses pemadaman dilakukan oleh warga setempat, yang juga dibantu belasan orang petugas BPBD, aparat kepolisian, dan TNI, dengan alat seadanya.

Kapolsek Tebingtinggi Iptu Aguslan mengatakan sampai saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

"Masih kami selidiki apakah karena aliran listrik atau hal yang lain. Sekarang masih mengumpulkan keterangan di lapangan," ujarnya.

Sementara itu Kepala Desa Alah Air, Edy Amin, mengungkapkan, dari seluruh rumah yang terbakar tersebut dihuni oleh tiga kepala keluarga.

"Jadi yang terbakar itu terdiri dari 4 rumah pemiliknya pak Awang, dua diantaranya lagi merupakan rumah petak tempat tinggal saudaranya. Jadi di sana ada tiga keluarga," ungkapnya.

Untuk meringankan beban para korban ia mengaku akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk dicarikan solusi agar bisa membantu para korban. Pasalnya diungkapkannya hanya sedikit harta benda korban yang bisa diselamatkan. Uang tabungan mereka juga ikut.

"Untuk barang milik korban hanya sedikit saja yang bisa diselamatkan. Termasuk ada uang tunai sebesar dua puluh juta rupiah milik korban di salah satu rumah pun ikut terbakar," ujarnya mengakhiri.